Melania Trump Rilis Film Dokumenter, Bersetelan Hitam Kreasi Desainer Italia yang Dituding Rasis

3 days ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Melania Trump menghadiri pemutaran perdana film dokumenternya, Melania, di Kennedy Center, Washington D.C., pada Kamis, 29 Januari 2026. Bersamaan dengan itu, film tersebut dirilis perdana di Amazon sebelum dirilis di seluruh dunia. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Negara Amerika Serikat itu memilih setelan hitam-hitam.

Trum berjalan di karpet merah gedung yang baru saja menambahkan nama Trump di namanya dengan setelan rok hitam Dolce & Gabbana. Ia memadukannya dengan sepatu hak tinggi hitam Christian Louboutin favoritnya. Ia melengkapi penampilannya dengan ikat pinggang kulit berpinggang sedang dan menata rambutnya bergelombang.

Melania tersenyum lebar saat berpose di samping suaminya, Donald Trump, yang berpose serius untuk para fotografer. Politikus berusia 79 tahun itu mengenakan setelan biru dan dasi merah tua.

"Saya bangga padanya. Dia telah melakukan pekerjaan yang hebat. Hal seperti ini tidak mudah," katanya kepada wartawan, dikutip dari Page Six, Jumat (30/1/2026).

Sementara ketika diminta menggambarkan film tersebut dalam tiga kata, Melania berkata, dikutip dari People, "Saya pikir orang-orang akan menilainya sendiri," sebelum menambahkan bahwa film itu "indah," "emosional," "modis," dan "sinematik."

Setelah pemutaran film, akan ada dua pesta setelah pemutaran, satu resmi dan yang lainnya di klub anggota pribadi Donald Trump Jr., yang terakhir akan menampilkan penampilan dari Akon. Meskipun ini adalah pemutaran publik pertama film arahan Brett Ratner, Melania mengadakan pratinjau rahasia pada Sabtu malam, pekan lalu, di Gedung Putih.

Rencana Penayangan Film Melania

Acara tersebut dilaporkan diselenggarakan oleh Ibu Negara sendiri, menampilkan ember popcorn edisi terbatas serta kode berpakaian bertema hitam-putih. Melania mengenakan setelan tuksedo klasik untuk acara tersebut, dengan ikat pinggang dan tanpa dasi kupu-kupu.

Marc Beckman, seorang produser film dan penasihat senior eksklusif Melania, mengatakan, "Tidak ada yang pernah memiliki akses ke Ibu Negara seperti ini… [Dalam film] untuk pertama kalinya, dia membawa orang-orang ke pertemuan dan lokasi yang belum pernah dilihat sebelumnya, ini belum pernah terjadi sebelumnya."

Mengenai rencana perilisan film di bioskop, ia mengatakan, "Melania Trump menginginkan film ini bersifat sinematik. Film ini hanya akan diputar di bioskop… kami menginginkan pengalaman sinematik yang kaya dan sangat bergaya."

Melania, yang diakuisisi oleh Amazon MGM Studios dalam kesepakatan fantastis senilai USD 40 juta, akan tayang di bioskop global pada Jumat, 30 Januari 2026. Film itu menandai kembalinya sutradara Brett Ratner, yang diasingkan dari Hollywood setelah beberapa wanita menuduhnya melakukan pelecehan seksual pada 2017.

Tudingan Rasis pada Brand Fesyen Favorit Melania Trump

Tak hanya sosok sutradara yang kontroversial, brand fesyen yang dipilih Melania juga tak kalah penuh skandal. Beberapa waktu lalu, duo desainer Dolce & Gabbana dinilai mempraktikkan 'rasisme, seksisme, fanatisme, dan xenofobia' selama bertahun-tahun setelah kembali hanya menggunakan model kulit putih di Milan Fashion Week 2026.

Supermodel Bella Hadid sampai ikut berkomentar. Ia menuliskan perasaannya dalam sebuah komentar di unggahan komentator mode dan selebgram Lyas. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku 'terkejut' beberapa bintang masih secara terbuka mendukung D&G.

Mengutip Daily Mail, Senin, 19 Januari 2026, unggahan video yang dikomentari Bella itu menunjukkan reaksi marah Lyas saat menyadari bahwa 'tidak ada satu pun model Asia atau berkulit gelap' yang berjalan di atas panggung untuk peragaan busana D&G.

Sambil membagikan foto-foto barisan model, ia memberi tahu para pengikutnya, "Tidak ada satu pun model Asia, tidak ada satu pun model berkulit gelap, saya yakin tidak ada satu pun model Arab atau pria berambut pirang."

"Dan mereka berani-beraninya mengatakan dalam video promosi untuk pertunjukan itu 'potret manusia. Identitas tunggal setiap manusia.' Maaf, apa?"

Komentar Bella Hadid Terkait Duo Dolce & Gabbana

Bella, yang belum pernah berjalan di peragaan busana D&G, kemudian mengungkapkan perasaannya di kolom komentar. Ia menuliskan, "Terkejut orang-orang masih mendukung perusahaan ini, sungguh memalukan. Model/penata gaya/casting semuanya."

Kata-kata Bella sangat kontras dengan teman-temannya, seperti Kylie Jenner yang sebelumnya menjadi duta merek D&G pada 2023. Begitu pula dengan Hailey Bieber yang mengenakan pakaian dari merek tersebut saat terakhir kali terlihat bersama Bella tahun lalu.

Sementara pada Rabu, 28 Januari 2026, Melania muncul di Wall Street di hadapan para pemimpin bisnis untuk mempromosikan filmnya dan membunyikan bel pembukaan Bursa Saham New York. Dalam pidato singkatnya, ia mengatakan bahwa film dokumenter tersebut menandai "pertama kalinya dalam sejarah" orang-orang akan melihat persiapan pelantikan melalui mata seorang ibu negara, menggambarkan kembalinya suaminya ke jabatan sebagai "periode penting bagi Amerika."

"Penceritaan yang unggul mendorong budaya dan pada gilirannya menggerakkan pasar," katanya di NYSE. "Dalam waktu dekat, pengaruh budaya akan sama pentingnya dengan kekuatan ekonomi. Kemampuan kita untuk menceritakan kisah kita dan terhubung secara emosional dengan audiens sangatlah penting. Orang-orang ingin tergerak."

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |