Low Back Pain pada Pasien Dewasa Muda, Dokter: Biasanya Terkait Pekerjaan dan Hobi

7 hours ago 5

Liputan6.com, Bandung - Low back pain atau nyeri punggung bagian bawah bukan cuma dialami oleh kelompok usia lanjut. Sering kali keluhan sensasi tidak nyaman di punggung bagian bawah juga dialami oleh kelompok usia muda.

Menurut dokter spesialis bedah saraf Arif Pebianto gejala low back pain ditandai dengan sensasi tidak nyaman itu dapat berupa nyeri, pegal, kesemutan, baal di area punggung bagian bawah.

"Nah penyebabnya sebenarnya tergantung struktur anatomis apa yang kena. Bisa jadi bagian tulangnya, bagian sendinya, bagian ototnya atau jaringan sekitar. Seperti jaringan sekitar ginjal, terus bisa pada pasien-pasien yang sedang menstruasi juga bisa mengalaminya. Lumayan mirip dengan LBP (low back pain)," ujar Arif dicuplik dari acara Bincang Sehat Asik (BISIK) Episode 2 RSUD Jabar Welas Asih ditulis Bandung, Selasa (24/3/2026).

Arif menjelaskan istilah medis low back pain alias nyeri pinggang dengan keluhan ada rasa sensasi tidak nyaman di punggung bagian bawah adalah lumbosacral di area lumbal sakral.

Nyeri pinggang merupakan suatu gejala klinis yang dapat diakibatkan salah satunya karena syaraf terjepit.

"LBP (low back pain) penyebabnya bisa masalah otot. Bisa masalah saraf yang terjepit sama bantaran sarafnya, bisa ke arah persendian, bisa permasalahan organ sekitarnya. Bisa ginjal, bisa juga," kata Arif.

Low Back Pain di Usia Muda

Arif menyebut terjadinya sakit pinggang di usia muda, biasanya terkait dengan pekerjaan atau profesi dan hobi yang dijalaninya.

Hobi yang berpeluang memicu sakit pinggang seperti angkat berat. Beban yang terlalu berlebihan akan membuat sensasi tidak nyaman di punggung bagian bawah terasa.

"Terus hobi riding, posisi riding yang tidak benar. Terus posisi tubuh orang yang obesitas, juga salah satunya. Jadi segala aktivitas yang menyebabkan beban di punggung bawah itu bertambah," terang Arif.

Obesitas merupakan salah satu kondisi tubuh yang paling umum dikeluhkan menjadi pemicu sakit pinggang pada seseorang.

Terpenting sebut Arif, apapun kondisi dan profesi serta hobi yang dijalani posisi tubuh harus benar saat beraktivitas. "Sangat berpengaruh karena posisi duduk yang salah, posisi menyetir yang salah, posisi riding yang salah, itu menyebabkan biomekanik dari tulang belakang itu sendiri terganggu. Jadi terganggunya struktur dari tulang belakang ini akan bermanifestasi," ungkap Arif.

Berdasarkan data pasien yang berobat ke klik traumatologi, untuk pasien usia muda sering ditemukan karena jatuh beberapa bulan sebelumnya. Mereka datang saat kondisi sudah cukup berat.

Olahraga yang Sesuai

Berolahraga sebenarnya sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tulang belakang.

"Tapi jenis olahraganya juga yang sifatnya melatih otot-otot core ya. Seperti otot abdominal, otot lower back. Jadi itu sangat-sangat dianjurkan sebenarnya. Jadi kalau misalkan hobi olahraga, dua macam otot ini harus dilatih," saran Arif.

Arif menyarankan untuk tidak melakukan olahraga terlalu berat. Olahraga yang paling disarankan bagi penderita nyeri pinggang adalah berenang.

"Yang paling dianjurkan sebenarnya olahraga renang ya. Renang bagus untuk kesehatan otot-otot di back dan core," sebut Arif.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |