Liputan6.com, Jakarta - Keripik daun pisang muda menjadi salah satu camilan unik yang bisa anda coba di rumah. Sesuai namanya, camilan ini terbuat dari bagian tanaman pisang yang sering terabaikan namun bertekstur renyah dan bercita rasa gurih yang khas. Proses pembuatannya pun mudah dan dijamin anti gagal, alias hasilnya bisa menjadi camilan yang nikmat disantap.
Keripik daun pisang muda memiliki rasa asli seperti daun bayam, namun lebih harum dengan sedikit manis dan kuat sensasi pisangnya. Meski demikian, keripik daun pisang muda menjadi makanan yang tepat disantap sebagai teman minum teh.
Jika Anda ingin membuatnya, ada beberapa hal yang kiranya perlu diperhatikan, mulai dari pemilihan daun yang tidak terlalu tua, proses penambahan bumbu di adonan tepung hingga cara menggorengnya yang wajib hingga renyah. Dengan begitu, rasa nikmat dari camilan ini bisa dirasakan dan membuat ketagihan. Lantas bagaimana cara membuatnya? Simak informasi selengkapnya, dirangkum Liputan6, Kamis (29/1).
Keripik Daun Pisang Sebagai Camilan Alternatif yang Unik
Keripik daun pisang muda menghadirkan aroma khas yang membedakannya dari camilan lain. Aroma ini berasal dari senyawa alami dalam daun pisang, seperti sedikit sentuhan wangi yang lembut dan efek manis setelah melalui proses penggorengan. Kehadiran aroma ini menjadikan keripik daun pisang muda memiliki daya tarik tersendiri bagi penikmat camilan.
Rasa keripik daun pisang muda memiliki perpaduan yang menarik antara sedikit manis dan gurih. Rasa masam alami dari daun pisang berpadu dengan bumbu yang digunakan, akan membuat siapapun tidak berhenti untuk mengkonsumsinya. Kombinasi ini memberikan pengalaman rasa yang unik serta berbeda, namun tetap mudah diterima oleh lidah.
Tekstur keripik daun pisang muda yang renyah menjadi salah satu daya tarik utama. Setelah digoreng dengan benar, daun pisang muda akan menghasilkan tekstur yang rapuh dan mudah hancur di mulut. Kerenyahan ini memberikan sensasi makan yang memuaskan.
Bahan yang Dibutuhkan untuk Membuat Keripik Daun Pisang
Pembuatan keripik daun pisang muda memerlukan takaran bahan yang tepat untuk menghasilkan kualitas rasa dan tekstur yang diinginkan. Ketepatan dalam menakar setiap komponen adonan akan memengaruhi kerenyahan serta gurihnya keripik. Persiapan bahan yang cermat menjadi langkah awal penting dalam proses pembuatan camilan ini.
- Daun pisang muda secukupnya, pilih yang masih menggulung atau berwarna cerah.
- Tepung beras: 150 gram, sebagai bahan dasar adonan pelapis.
- Tepung tapioka: 50 gram, untuk menambah kerenyahan.
- Air: 200 ml, sesuaikan agar tidak terlalu encer.
- Bawang putih: 3 siung, haluskan untuk bumbu dasar.
- Ketumbar bubuk: 1 sendok teh, untuk aroma dan rasa.
- Garam: 1 sendok teh, sesuaikan dengan selera.
- Kaldu bubuk: ½ sendok teh, untuk memperkaya rasa gurih.
- Minyak goreng: secukupnya, untuk proses penggorengan.
Langkah-Langkah Membuatnya
Proses pembuatan keripik daun pisang muda melibatkan beberapa tahapan yang perlu diikuti secara berurutan. Setiap langkah memiliki peran penting dalam menentukan hasil akhir keripik, mulai dari persiapan daun hingga penggorengan. Ketelitian dalam setiap tahapan akan menghasilkan keripik yang gurih dan renyah.
Persiapan Daun Pisang:
- Cuci bersih daun pisang muda dengan air mengalir.
- Setelahnya, rendam dalam larutan air garam selama beberapa menit untuk menghilangkan getah dan kotoran.
- Keringkan daun pisang dengan kain bersih.
Pemotongan Daun:
- Potong daun pisang sesuai ukuran yang diinginkan, biasanya berbentuk lembaran kecil atau memanjang.
- Pastikan ukuran potongan seragam agar matang merata.
Pembuatan Adonan:
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, bawang putih halus, ketumbar bubuk, garam, dan kaldu bubuk dalam satu wadah.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak terlalu encer atau kental.
- Celupkan setiap lembar potongan daun pisang ke dalam adonan, pastikan seluruh permukaan daun terlapisi secara tipis dan merata.
Penggorengan:
- Panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak dengan api sedang.
- Goreng daun pisang yang sudah terlapisi adonan satu per satu hingga berwarna kuning keemasan dan teksturnya menjadi renyah.
- Angkat dan tiriskan keripik.
Pendinginan dan Penyimpanan:
- Biarkan keripik dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.
- Penyimpanan yang tepat akan menjaga kerenyahan keripik lebih lama.
Tips Memilih Daun Pisang untuk Dijadikan Keripik
Pemilihan daun pisang merupakan faktor penentu kualitas keripik yang dihasilkan. Untuk mendapatkan keripik yang gurih dan tidak keras, penggunaan daun pisang muda menjadi sebuah keharusan. Daun pisang muda memiliki karakteristik yang rapuh dan renyah setelah digoreng. Daun pisang yang ideal untuk keripik adalah yang masih sangat muda, seringkali masih dalam kondisi menggulung di bagian tunas. Warna daunnya cerah, menunjukkan usia muda dan kandungan serat yang belum terlalu banyak. Tekstur daun muda juga empuk, memudahkan proses pemotongan dan pelapisan adonan.
Sebaliknya, daun pisang yang sudah tua tidak cocok untuk diolah menjadi keripik. Daun tua memiliki warna hijau gelap dan tekstur yang kaku. Kandungan serat yang tinggi pada daun tua akan membuat keripik menjadi keras dan sulit dikonsumsi, mengurangi kenikmatan camilan. Oleh karena itu, penting untuk memilih daun pisang yang tepat agar keripik yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik.
Pilihlah daun pisang yang masih segar. Kualitas daun pisang yang masih segar tentunya akan jauh lebih unggul daripada daun pisang yang sudah terlalu lama dibiarkan, karena kelenturannya jadi lebih mudah didapatkan untuk kamu gunakan sebagai pembungkus ataupun pelengkap suatu masakan. Biasanya daun pisang yang sudah terlalu lama akan cenderung lebih keras sehingga ketika dilipat daun itu rentan sobek.
Daun Pisang Harus Dicuci dengan Air Garam Sampai Bersih dan Getahnya Hilang
Pencucian daun pisang merupakan langkah penting sebelum diolah menjadi keripik. Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang menempel serta getah yang dapat memengaruhi rasa dan tampilan keripik. Kebersihan daun pisang akan menjamin kualitas camilan yang dihasilkan.
Penggunaan air garam dalam proses pencucian memiliki fungsi ganda. Garam membantu membersihkan permukaan daun dari debu dan serangga kecil. Selain itu, larutan garam juga efektif dalam mengurangi atau menghilangkan getah pisang yang dapat menyebabkan rasa sepat atau warna yang tidak diinginkan pada keripik.
Pencucian harus dilakukan secara menyeluruh, memastikan setiap bagian daun bebas dari residu. Setelah direndam dalam air garam, daun pisang perlu dibilas kembali dengan air bersih mengalir.
Proses ini akan memastikan daun pisang siap untuk diolah tanpa meninggalkan rasa atau aroma yang mengganggu. Dengan melakukan pencucian yang tepat, kualitas keripik yang dihasilkan akan lebih baik dan lebih nikmat.
Buatkan Adonan yang Jangan Terlalu Encer
Komposisi adonan pelapis memegang peran penting dalam menentukan kerenyahan dan tekstur keripik daun pisang muda. Adonan yang tepat akan menempel sempurna pada daun, menghasilkan lapisan yang tipis dan renyah setelah digoreng. Pengaturan kekentalan adonan menjadi kunci keberhasilan.
Adonan yang terlalu encer akan sulit menempel pada permukaan daun pisang. Lapisan yang terbentuk akan sangat tipis atau bahkan tidak merata, menyebabkan keripik kurang renyah dan mudah gosong saat digoreng. Kerenyahan yang diinginkan tidak akan tercapai jika adonan terlalu cair.
Sebaliknya, adonan yang terlalu kental akan menghasilkan lapisan yang tebal pada keripik. Lapisan tebal ini membuat keripik terasa berat dan kurang renyah. Proses penggorengan juga memerlukan waktu lebih lama untuk memastikan adonan matang sempurna, dan hasil akhirnya mungkin terasa keras. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam membuat adonan agar keripik yang dihasilkan memiliki tekstur yang diinginkan.
Daun Pisang Bisa Digoreng Tanpa Tepung Tanpa Harus Diberi Bumbu
Daun pisang muda memiliki potensi untuk diolah menjadi camilan dengan cara digoreng langsung tanpa pelapis tepung. Metode ini memungkinkan penikmat camilan merasakan cita rasa alami daun pisang secara lebih intens. Pendekatan ini menawarkan alternatif bagi mereka yang mencari pengalaman rasa yang berbeda.
Penggorengan daun pisang muda tanpa adonan tepung akan menonjolkan aroma dan rasa asli dari daun itu sendiri. Sensasi rasa yang muncul adalah perpaduan antara sedikit masam dan aroma khas pisang yang lembut. Proses ini memungkinkan karakteristik alami daun menjadi fokus utama.
Tekstur yang dihasilkan dari penggorengan langsung tanpa tepung akan berbeda. Daun pisang muda yang digoreng tipis akan menjadi rapuh dan kering. Kerenyahan yang didapat adalah kerenyahan alami dari serat daun, memberikan sensasi makan yang ringan dan unik. Metode ini juga dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menikmati keripik dengan cara yang lebih sehat.
Daun Pisang Bisa Dikonsumsi dan Mengandung Sejumlah Manfaat
Daun pisang, selain berfungsi sebagai pembungkus makanan, juga dapat dikonsumsi dan memiliki beberapa manfaat. Daun pisang mengandung senyawa antioksidan, seperti polifenol. Antioksidan berperan dalam melawan radikal bebas dalam tubuh, membantu mencegah kerusakan sel. Kandungan ini menjadikan daun pisang memiliki potensi untuk mendukung kesehatan tubuh.
Selain itu, daun pisang juga memiliki kandungan vitamin A dan C yang penting untuk nutrisi kulit. Vitamin C, khususnya, berperan dalam produksi kolagen, yang mendukung elastisitas kulit.
Dalam pengobatan tradisional, daun pisang juga digunakan sebagai kompres untuk membantu penyembuhan luka ringan. Dengan memanfaatkan daun pisang, kita tidak hanya mendapatkan camilan yang lezat, tetapi juga manfaat kesehatan yang berharga.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Mengapa harus menggunakan daun pisang muda untuk keripik?
A: Penggunaan daun pisang muda penting karena memiliki tekstur yang empuk dan kandungan serat yang belum terlalu banyak, menghasilkan keripik yang renyah dan tidak keras setelah digoreng.
Q: Bagaimana cara menghilangkan getah daun pisang agar tidak memengaruhi rasa keripik?
A: Getah daun pisang dapat dihilangkan dengan mencuci bersih daun di bawah air mengalir, kemudian merendamnya dalam larutan air garam selama beberapa menit.
Q: Apa fungsi tepung tapioka dalam adonan keripik daun pisang?
A: Tepung tapioka ditambahkan ke dalam adonan untuk memberikan tekstur yang lebih renyah pada keripik.
Q: Bisakah daun pisang digoreng tanpa adonan tepung?
A: Daun pisang muda dapat digoreng langsung tanpa adonan tepung, menonjolkan aroma dan rasa alami daun pisang.
Q: Apa saja manfaat kesehatan dari daun pisang?
A: Daun pisang mengandung antioksidan seperti polifenol yang melawan radikal bebas, serta vitamin A dan C yang mendukung kesehatan kulit.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)