Liputan6.com, Hong Kong - Kepercayaan diri anak tidak muncul begitu saja. Sikap berani mencoba, tidak takut salah, dan yakin pada kemampuan diri sendiri justru dibentuk sejak usia dini. Sayangnya, tanpa disadari, pola asuh orang tua yang terlalu sering ikut campur dalam aktivitas anak justru bisa menjadi awal munculnya rasa ragu dan kurang percaya diri.
Menurut Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, S.Psi, M.Psi.T, usia 1 s.d 5 tahun merupakan fase penting dalam pembentukan karakter anak, terutama terkait kemandirian dan kepercayaan diri. "Pada usia 1,5 sampai 3 tahun, kebutuhan utama anak adalah kemandirian. Anak mulai ingin melakukan banyak hal sendiri, seperti mengambil air atau membawa barang," ujar Aninda.
Dalam keseharian, orang tua sering kali refleks membantu anak demi alasan keamanan atau kepraktisan. Kalimat seperti 'Jangan, nanti tumpah', 'Sini ibu saja', atau 'Kamu belum bisa" terdengar sepele, tapi jika terlalu sering diucapkan bisa berdampak besar.
"Kalau kita terlalu banyak intervensi, anak memang akan menunggu, tapi dengan rasa ragu dan takut salah," ujar Aninda.
Anak akhirnya enggan mencoba, bukan karena tidak mampu, melainkan karena tidak yakin pada dirinya sendiri.
Dampak Intervensi Berlebihan pada Perkembangan Anak
Intervensi orang tua yang berlebihan dapat memengaruhi perkembangan psikososial anak. Anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang takut mengambil inisiatif, mudah merasa bersalah, dan kurang percaya diri saat harus membuat keputusan.
Dampak ini semakin terasa ketika anak memasuki usia 3 hingga 5 tahun. Di fase ini, rasa ingin tahu anak sangat tinggi. Anak senang bertanya, bereksplorasi, dan mencoba hal baru.
"Kalau anak banyak bertanya lalu orang tua merespons dengan nada capek atau asal menjawab, anak bisa merasa bersalah. Dia bisa berpikir, 'Aku ganggu ibu' atau 'Aku nggak boleh banyak nanya'," kata Aninda.
Jika terus berulang, lanjut Aninda, anak berpotensi menjadi pasif dan takut mencoba hal baru.
Memberi Ruang Aman untuk Anak Belajar
Memberi ruang bukan berarti melepas anak tanpa pengawasan. Orang tua tetap perlu hadir, tetapi dengan cara yang mendukung. Alih-alih melarang, orang tua bisa memberikan arahan sederhana seperti 'Pelan-pelan ya' atau 'Coba dulu, ibu lihat dari sini'.
Pendekatan ini membuat anak merasa dipercaya, aman, dan berani mencoba. "Apa yang kita lakukan pada usia-usia ini bisa menetap hingga dewasa dan membentuk karakter anak," tambah Aninda.
Stimulasi Seimbang untuk Menumbuhkan Percaya Diri
Untuk membangun kepercayaan diri anak, stimulasi tidak boleh hanya berfokus pada kemampuan akademik. Anak juga perlu distimulasi secara fisik, sosial, emosional, bahasa, dan seni.
Aktivitas seperti bermain bebas, olahraga ringan, membaca buku bersama, bermain peran, hingga berinteraksi dengan teman sebaya membantu anak mengenal dirinya dan lingkungannya.
Dengan pola asuh yang tepat dan seimbang, anak tidak hanya tumbuh cerdas, tapi juga mandiri, berani, dan percaya pada kemampuannya sendiri. Memberi ruang bagi anak untuk mencoba adalah investasi penting bagi masa depan mereka.

19 hours ago
3
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4777981/original/067485400_1710879359-young-muslim-businesswoman-check-product-purchase-order-stock-save-tablet-computer-work-home-office_7861-2997.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498632/original/046440400_1770713094-edy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5293784/original/038970400_1753342641-WhatsApp_Image_2025-07-24_at_1.49.33_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498527/original/022620300_1770710024-jamu_bpom_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495687/original/001889700_1770394174-BPJS.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476591/original/017873400_1768792124-WhatsApp_Image_2026-01-19_at_10.05.50_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497575/original/014677100_1770636819-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_18.14.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497710/original/061297700_1770680228-JAVL7628.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497648/original/017422100_1770644250-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_20.08.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5497576/original/036655400_1770636819-WhatsApp_Image_2026-02-09_at_18.15.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497326/original/099111400_1770624998-purple-potato-tea-table.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5496780/original/008517100_1770603779-bpjs.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496399/original/049752800_1770531921-insinerator_yang_sempat_digunakan_dalam_pengelolaan_sampah_di_Kota_Bandung1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311619/original/015964900_1754889199-hand-holding-bowl-boiled-green-peas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4056455/original/073149600_1655476076-stephen-andrews-6NbSIxwZ3_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5127391/original/030677700_1739170525-mufid-majnun-cM1aU42FnRg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495969/original/051449600_1770450657-Gemini_Generated_Image_jaauspjaauspjaau.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429754/original/033200800_1764643585-Kembang_Kol.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3297789/original/045562100_1605529902-WhatsApp_Image_2020-11-16_at_7.05.05_PM.jpeg)