8 Cara Atasi Stres Saat WFH agar Tetap Produktif dan Sehat Mental

12 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Kerja dari rumah atau work from home (WFH) memang menawarkan fleksibilitas yang tidak didapat saat bekerja di kantor. Namun, di balik kenyamanannya, WFH juga bisa memicu stres, kelelahan mental, hingga menurunnya produktivitas jika tidak dikelola dengan baik.

Tanpa batas yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, banyak orang justru bekerja lebih lama dan sulit benar-benar 'istirahat'. Oleh sebab itu, penting memahami cara mengatasi stres saat WFH agar tetap produktif dan sehat secara mental.

1. Tetapkan batas waktu kerja yang jelas

Salah satu tantangan terbesar saat kerja dari rumah adalah jam kerja yang jadi tidak teratur. Tanpa disadari, kamu bisa bekerja lebih lama dari biasanya. Untuk menghindari hal ini, tetapkan jam mulai dan selesai kerja yang konsisten, seperti dikutip dari mind.org.uk pada Sabtu, 11 April 2026.

Gunakan alarm atau pengingat sebagai tanda kapan harus berhenti bekerja. Dengan begitu, kamu bisa menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance).

2. Jangan lewatkan waktu istirahat

Saat WFH, banyak orang cenderung melewatkan waktu istirahat, termasuk makan siang. Padahal, tubuh dan pikiran tetap membutuhkan jeda untuk memulihkan energi.

Usahakan untuk mengambil waktu istirahat minimal 30 menit. Jika memungkinkan, keluar rumah sejenak untuk menghirup udara segar atau berjalan kaki ringan agar pikiran kembali segar.

3. Pisahkan ruang kerja dan ruang pribadi

Cara mengatasi stres saat WFH berikutnya adalah dengan menciptakan batas fisik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Misalnya, bekerja di ruangan khusus atau setidaknya di sudut tertentu yang berbeda dari tempat bersantai.

Hal sederhana seperti makan siang di ruangan lain juga bisa membantu otak 'beristirahat' dari suasana kerja.

4. Rutin berkomunikasi dengan rekan kerja

WFH bisa membuat seseorang merasa terisolasi karena minim interaksi langsung. Oleh karena itu, penting untuk tetap terhubung dengan tim melalui platform seperti Zoom, Google Meet, atau Microsoft Teams.

Jadwalkan pertemuan rutin, baik secara individu maupun tim, agar komunikasi tetap terjaga dan rasa kebersamaan tidak hilang.

5. Atur pola kerja yang efektif

Saat kerja dari rumah, kamu perlu menentukan cara kerja yang paling efektif. Mulai dari memilih tools digital, cara berkomunikasi, hingga pembagian tugas dalam tim.

Tidak semua metode langsung berhasil. Lakukan evaluasi secara berkala untuk mengetahui apa yang efektif dan apa yang perlu diperbaiki. Jangan terlalu keras pada diri sendiri jika belum menemukan ritme yang pas.

6. Kurangi distraksi agar tetap fokus

Gangguan seperti notifikasi pesan, telepon, atau media sosial bisa menurunkan konsentrasi saat WFH. Cobalah untuk menonaktifkan notifikasi saat sedang fokus bekerja.

Kamu juga bisa membagi waktu kerja menjadi sesi fokus dan sesi untuk membalas pesan atau email agar lebih teratur.

7. Mulai hari dengan aktivitas fisik ringan

Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau yoga selama 15 s.d 20 menit bisa membantu meningkatkan fokus dan memperbaiki suasana hati. Selain itu, aktivitas ini juga membantu menciptakan rutinitas yang lebih sehat saat WFH.

8. Hargai pencapaian kecil setiap hari

Bekerja dari rumah terkadang membuat kamu merasa tidak cukup produktif. Padahal, banyak hal kecil yang sebenarnya sudah berhasil diselesaikan.

Cobalah membuat daftar tugas harian, lalu centang setiap pekerjaan yang sudah selesai. Cara ini bisa membantu meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |