6 Tips Goreng Keripik Pare agar Tidak Pahit, dari Produsen Seriping Pisang Rumahan

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Pare dikenal sebagai sayuran yang memiliki rasa pahit cukup kuat. Meski begitu, pare tetap digemari karena kandungan gizinya yang tinggi dan manfaatnya bagi kesehatan. Salah satu olahan yang cukup populer adalah keripik pare, yang memiliki cita rasa gurih dan tekstur renyah. Namun, tantangan terbesar dalam membuat keripik pare adalah menghilangkan rasa pahitnya. Karena itu, banyak orang mencari tips goreng keripik pare agar tidak pahit agar hasilnya lebih enak dan mudah dinikmati.

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan agar keripik pare tidak terasa pahit. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah merendam pare dengan garam, kemudian mencelupkannya ke air panas sebelum digoreng.

Menurut Sunarti (51), warga Karangklesem, Kecamatan Purwokerto Selatan, seorang produsen seriping pisang rumahan, langkah awal yang penting adalah proses pengolahan pare sebelum digoreng.

"Biasanya pare saya iris tipis dulu, lalu diremas pakai garam. Itu penting supaya getah pahitnya keluar," ujar Sunarti dalam wawancara dengan Liputan6.com pada 18 April 2026.

1. Gunakan Garam untuk Mengurangi Rasa Pahit

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengiris pare setipis mungkin. Irisan tipis tidak hanya membantu mempercepat proses penggorengan, tetapi juga mengurangi rasa pahit.

Setelah diiris, pare diremas menggunakan garam. Proses ini membantu mengeluarkan cairan pahit dari dalam pare. Diamkan selama beberapa menit, lalu bilas hingga bersih. Sunarti menjelaskan bahwa tahap ini tidak boleh dilewatkan.

"Kalau tidak diremas garam, pahitnya masih kuat. Jadi harus benar-benar diperas sampai airnya keluar," katanya.

2. Celupkan ke Air Panas

Setelah proses perendaman garam, langkah berikutnya adalah mencelupkan pare ke dalam air panas selama beberapa detik. Teknik ini dikenal sebagai blanching. Menurut Sunarti, cara ini cukup efektif untuk mengurangi rasa pahit sekaligus menjaga warna pare tetap segar. Proses ini juga membantu mengurangi kadar air pada pare sehingga hasil gorengan menjadi lebih renyah

"Habis diremas garam, saya biasanya celupkan ke air panas sebentar saja, tidak lama. Setelah itu langsung ditiriskan," ujarnya.

3. Gunakan Adonan Tepung yang Tepat

Setelah pare ditiriskan, langkah selanjutnya adalah melapisinya dengan adonan tepung. Biasanya digunakan campuran tepung terigu dengan bumbu sederhana seperti bawang putih, garam, dan sedikit merica. Adonan tidak perlu terlalu kental agar lapisan pada pare tetap tipis dan renyah saat digoreng.

"Adonannya jangan terlalu tebal, nanti malah jadi keras. Yang penting bisa nempel saja," kata Sunarti.

4. Pastikan Minyak Banyak dan Panas

Salah satu kunci utama dalam membuat keripik pare yang renyah adalah penggunaan minyak yang cukup banyak dan panas yang stabil. Minyak yang panas membantu mengunci tekstur pare sehingga tidak menyerap terlalu banyak minyak dan menghasilkan keripik yang garing.

"Minyak harus banyak dan sudah benar-benar panas. Kalau kurang panas, nanti hasilnya lembek dan pahitnya masih terasa," jelas Sunarti.

Gunakan api sedang hingga besar saat awal menggoreng, lalu sesuaikan agar tidak gosong. Goreng hingga warna pare berubah menjadi keemasan.

5. Jangan Terlalu Sering Diaduk

Saat menggoreng, hindari terlalu sering mengaduk pare. Cukup sesekali agar tidak saling menempel. Biarkan pare mengering dan mengeras secara alami di dalam minyak panas untuk mendapatkan tekstur yang maksimal.

"Kalau terlalu sering diaduk, tepungnya bisa lepas. Jadi cukup dibalik pelan saja," tambahnya.

Setelah matang, angkat keripik pare dan tiriskan menggunakan saringan atau kertas minyak agar sisa minyak berkurang. Proses penirisan ini penting agar keripik tetap renyah dan tidak berminyak.

"Kalau mau lebih kering, bisa ditaruh di atas kertas minyak atau tisu dapur," kata Sunarti.

6. Simpan di Toples Tertutup agar Gurih Lama

Meski rasa pahit khas pare tidak bisa hilang sepenuhnya, teknik pengolahan yang tepat dapat membuatnya jauh lebih ringan dan tetap enak dinikmati. Penyimpanan yang tepat juga penting agar keripik pare tetap gurih dan renyah. Meski tak dijual, Sunarti tak jarang membuat keripik pare sebagai camilan keluarga di rumah.

"Anak-anak juga jadi suka, padahal awalnya tidak mau makan pare. Kalau sudah jadi keripik, rasanya beda," tutupnya.

FAQ

Kenapa pare terasa pahit saat digoreng?

Karena getah alaminya belum dikeluarkan dengan garam.

Apakah pare harus direbus dulu?

Tidak perlu, cukup celupkan ke air panas sebentar.

Kenapa keripik pare jadi lembek?

Minyak kurang panas atau jumlah minyak terlalu sedikit.

Bagaimana agar keripik pare renyah lama?

Tiriskan baik dan simpan di wadah kedap udara.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |