Resep Onde-Onde Ubi Ungu: Kenyal, Lezat, dan Kaya Manfaat Kesehatan

12 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Resep onde-onde ubi ungu menjadi salah satu pilihan camilan tradisional yang semakin populer karena menawarkan cita rasa khas sekaligus tampilan yang menarik. Warna ungu alami dari ubi memberikan kesan cantik pada onde-onde, sementara teksturnya yang kenyal dan lembut membuat kudapan ini disukai oleh berbagai kalangan. Selain cocok disajikan untuk keluarga, onde-onde ubi ungu juga memiliki potensi sebagai ide usaha rumahan yang menjanjikan.

Tidak hanya lezat, ubi ungu dikenal sebagai bahan pangan yang kaya akan nutrisi. Kandungan serat, vitamin, dan antioksidan di dalamnya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Ketika diolah menjadi onde-onde, ubi ungu mampu memberikan rasa manis alami yang berpadu sempurna dengan gurihnya balutan wijen di bagian luar.

Membuat onde-onde ubi ungu sebenarnya tidak terlalu sulit dan dapat dilakukan di rumah dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Dengan teknik pengolahan tepat, Anda bisa menghasilkan onde-onde yang empuk, tidak mudah pecah saat digoreng, serta memiliki warna ungu menggugah selera. Artikel ini akan membahas resep lengkap beserta tips agar hasil onde-onde ubi ungu semakin sempurna. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (16/06/2026).

Bahan dan Cara Membuat Onde-Onde Ubi Ungu

Bahan Kulit:

  • 250 gram ubi ungu, kukus lalu haluskan
  • 200 gram tepung ketan
  • 30 gram gula pasir
  • 50–70 ml santan hangat (sesuaikan kebutuhan)
  • 1/4 sdt garam

Bahan Isian:

  • 150 gram kacang hijau kupas
  • 75 gram gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 ml santan

Bahan Pelapis:

  • 100 gram wijen putih secukupnya

Bahan Lain:

  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat:

  1. Membuat Isian Kacang Hijau: Rendam kacang hijau kupas selama 2–3 jam agar lebih cepat empuk. Kukus kacang hijau hingga matang dan lunak, sekitar 20–25 menit.
  2. Haluskan kacang hijau selagi hangat. Masak kacang hijau bersama gula, garam, dan santan dengan api kecil sambil diaduk hingga kalis. Dinginkan, lalu bentuk bulatan kecil sebanyak 12–15 buah.
  3. Membuat Adonan Kulit: Campurkan ubi ungu yang telah dihaluskan dengan tepung ketan, gula pasir, dan garam. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan dapat dipulung.
  4. Jika adonan terlalu lembek, tambahkan sedikit tepung ketan. Jika terlalu keras, tambahkan sedikit santan.
  5. Membentuk Onde-Onde: Ambil sekitar 30–35 gram adonan kulit. Pipihkan, lalu isi dengan satu bulatan kacang hijau. Tutup dan bulatkan hingga rapi tanpa retakan. Basahi permukaan onde-onde dengan sedikit air.
  6. Gulingkan ke dalam wijen putih hingga seluruh permukaannya tertutup rata.
  7. Menggoreng Onde-Onde: Panaskan minyak dalam jumlah banyak dengan api kecil hingga sedang. Masukkan onde-onde saat minyak belum terlalu panas agar matang merata. Goreng sambil sesekali diaduk perlahan hingga mengapung dan berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.

Tips Agar Onde-Onde Tidak Pecah:

  • Pastikan adonan kulit tidak terlalu kering maupun terlalu lembek.
  • Tutup rapat bagian sambungan saat membentuk bulatan.
  • Gunakan api kecil hingga sedang selama proses penggorengan.
  • Jangan langsung menggoreng dalam minyak yang terlalu panas karena dapat membuat kulit pecah.

Jejak Sejarah Onde-Onde di Nusantara

Onde-onde adalah jajanan tradisional yang memiliki sejarah panjang dan kaya makna, meskipun popularitasnya kini meluas di Indonesia. Jajanan ini diperkirakan berasal dari Tiongkok, dibawa ke Nusantara oleh para pedagang. Sejarah onde-onde dapat ditelusuri hingga zaman Dinasti Zhou atau Dinasti Tang di Tiongkok, di mana makanan ini menjadi kue resmi daerah Chang'an (sekarang Xi'an) dan dikenal sebagai ludeui (碌堆).

Pada awalnya, onde-onde disajikan kepada para tukang kayu dan tukang batu yang membangun istana kekaisaran. Bentuk bulatnya melambangkan keberuntungan dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik, sementara biji wijennya melambangkan keselamatan dan kebersamaan.

Onde-onde tiba di Nusantara melalui pedagang Tiongkok sekitar abad ke-13 hingga ke-15 Masehi, dengan isian pasta gula merah yang manis. Di Indonesia, onde-onde mengalami modifikasi signifikan dengan penggunaan isian kacang hijau, sesuai dengan selera lokal. Kota Mojokerto, Jawa Timur, bahkan dikenal sebagai "Kota Onde-Onde" karena kuliner ini telah menjadi identitas daerah sejak masa Kerajaan Majapahit.

Khasiat Ubi Ungu bagi Kesehatan Tubuh

Ubi ungu (Ipomoea batatas L. Poir) tidak hanya lezat dan menarik secara visual, tetapi juga merupakan sumber nutrisi yang kaya dan menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Kandungan antioksidan dan seratnya sangat bermanfaat bagi tubuh. Ubi ungu kaya akan antosianin, antioksidan kuat yang memberikan warna ungu khas pada ubi. Nutrisi ini berperan melawan radikal bebas penyebab penuaan dini dan penyakit kronis. Selain itu, kandungan serat pangannya yang tinggi sangat baik untuk sistem pencernaan, membantu melancarkan pergerakan usus, mencegah sembelit, dan menjaga keseimbangan bakteri baik.

Ubi ungu juga mengandung kalium dan antioksidan yang menjaga kesehatan jantung dengan mengatur tekanan darah dan melindungi pembuluh darah. Kandungan vitamin A (dalam bentuk beta-karoten) dan vitamin C dalam ubi ungu merupakan nutrisi kunci untuk memperkuat sistem imun, mendukung produksi sel-sel kekebalan tubuh. Serat dalam ubi ungu juga memberikan efek kenyang lebih lama, membantu mengelola berat badan karena rendah kalori dan merupakan sumber karbohidrat kompleks. Senyawa antioksidan seperti antosianin dan beta-karoten juga berpotensi mengurangi risiko beberapa jenis kanker, serta menjaga kesehatan mata berkat beta-karoten yang diubah menjadi vitamin A.

Pertanyaan Seputar Resep Onde-Onde Ubi Ungu

  1. Apa yang membuat onde-onde ubi ungu berbeda dari onde-onde biasa? Onde-onde ubi ungu menggunakan ubi ungu yang dihaluskan sebagai salah satu bahan kulitnya, memberikan warna alami yang menarik dan rasa yang lebih lembut serta sedikit manis khas ubi ungu.
  2. Bisakah adonan onde-onde ubi ungu disimpan untuk digoreng besok? Ya, adonan kulit onde-onde dapat disimpan di kulkas selama sekitar 7-10 hari, namun sebaiknya tidak diisi terlebih dahulu dan dibiarkan pada suhu ruang sebelum dibentuk dan digoreng.
  3. Bagaimana cara mencegah onde-onde agar tidak kempis atau meletus saat digoreng? Menggoreng onde-onde dengan minyak yang masih hangat dan api kecil pada awalnya, lalu membesarkan api sedikit setelah onde-onde mengembang, dapat membantu mencegahnya kempis atau meletus.
  4. Apa isian tradisional untuk onde-onde ubi ungu? Isian tradisional untuk onde-onde, termasuk onde-onde ubi ungu, umumnya adalah pasta kacang hijau yang dimasak manis.
  5. Bagaimana cara menyimpan onde-onde ubi ungu yang sudah matang agar tetap renyah? Onde-onde yang sudah matang sebaiknya ditiriskan hingga benar-benar dingin, lalu disimpan dalam wadah kedap udara yang dialasi tisu dapur untuk menyerap kelembapan.
  6. Apakah ubi ungu benar-benar sehat untuk dikonsumsi? Ya, ubi ungu sangat sehat karena kaya akan antioksidan, serat, vitamin (A, C, B6), dan mineral seperti kalium, yang bermanfaat untuk pencernaan, jantung, kekebalan tubuh, dan berpotensi mencegah kanker.
  7. Dari mana asal mula jajanan onde-onde? Onde-onde berasal dari Tiongkok pada masa Dinasti Zhou atau Tang, kemudian dibawa oleh pedagang ke Nusantara dan diadaptasi dengan isian kacang hijau.
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |