223 Ribu Nakes di 14 Provinsi Jadi Sasaran Prioritas Vaksinasi Campak Dewasa

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Ratusan ribu tenaga kesehatan dan tenaga medis yang ada di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi menjadi prioritas sasaran vaksinasi. Langkah ini diambil Kementerian Kesehatan usai BPOM mengeluarkan izin vaksin Measles-Rubella untuk kelompok dewasa.

Sasaran prioritasnya adalah 39.212 tenaga medis (dokter, dokter gigi, dokter spesialis) dan 223.150 tenaga kesehatan (perawat, radiografer, ahli gizi, apoteker dan lainnya) di 14 provinsi seperti disampaikan Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, L. Rizka Andalusia.

"Setelah mendapatkan izin penambahan indikasi, kami akan segera melakukan vaksinasi. Kami sudah mencatat ada 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus tertinggi. Ini yang akan menjadi prioritas kami," kata Rizka konferensi pers Izin Penggunaan Vaksin Campak untuk Dewasa pada Rabu, 8 April 2026 di Kantor BPOM, Jakarta.

Selain nakes di daerah prioritas, vaksinasi juga akan diberikan kepada 28.321 dokter umum dan dokter gigi yang sedang menjalani masa internship di seluruh Indonesia.

"Jadi, untuk dokter umum dan dokter gigi yang internship, itu untuk seluruh Indonesia," perjelas Rizka.

Pemberian vaksinasi campak pada tenaga medis dan tenaga kesehatan lantaran mereka ada garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pasien. Sehingga risiko nakes dan named tertular campak jadi tinggi.

Ketersediaan Vaksin Campak

Total kebutuhan untuk kelompok prioritas dewasa tenaga kesehatan dan tenaga medis ini diperkirakan sekitar 290 ribu dosis.

Rizka memastikan kebutuhan tersebut sangat tercukupi dengan stok nasional saat ini. Hingga minggu ke-13 tahun 2026, tercatat stok vaksin MR sebanyak 9,8 juta dosis yang cukup untuk 5,5 bulan ke depan.

“Kami menjaga agar stok di seluruh daerah itu tetap terjaga tetapi juga tidak berlebihan sehingga tidak berisiko nanti vaksinnya akan menjadi rusak. Karena kami punya suatu mekanisme pemantauan vaksin yang namanya SMILE melalui Satu Sehat Logistik, sehingga kami dapat memantau ketersediaan vaksin di seluruh provinsi, kabupaten/kota sampai ke Puskesmas, sampai ke fasilitas pelayanan kesehatan secara real-time,” ujar Rizka.

BPOM Keluarkan Izin Vaksin Campak Biofarma untuk Dewasa

BPOM telah memberi izin pemberian vaksin campak untuk orang dewasa pada vaksin Measles-Rubela produksi Biofarma.

“Dalam rangka mendukung pengendalian wabah campak saat ini terdapat upaya perluasan (vaksinasi) tidak hanya pada anak-anak tapi juga pada kelompok dewasa yang berisiko, khususnya tenaga kesehatan,” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar pada Rabu, 8 April 2026.

Imunisasi campak merupakan bagian dari program imunisasi nasional, umumnya dalam bentuk kombinasi vaksin measles-rubella (MR) dan kombinasi vaksin mumps, measles, rubella (MMR).

“Badan POM secara resmi mengumumkan pemberian nomor izin edar yang memperluas indikasi penggunaan vaksin campak produksi PT Bio Farma bagi kelompok usia dewasa yang berisiko terinfeksi campak. Jadi dulu untuk anak, sekarang kita perluas untuk orang dewasa,” ujar Taruna.

Keputusan ini diambil sebagai langkah memperkuat ketahanan kesehatan Indonesia. Untuk sampai pada keputusan ini, BPOM telah melaksanakan evaluasi berbasis data dan kolaborasi. Konsultasi strategis dan meminta masukan teknis dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah dilakukan.

“Kami juga koordinasi ahli melibatkan komite nasional penilai obat untuk peninjauan independen yang mendalam. Kemudian analisa data dan evaluasi ketat terhadap uji klinik semua vaksin yang ada.”

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, terhitung per 7 April 2026 BPOM secara resmi menetapkan persetujuan penggunaan vaksin campak Bio Farma untuk kelompok usia dewasa yang berisiko terinfeksi campak.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |