Turis Kanada Tewas Ditembak Saat Pelesir ke Piramida Teotihuacán di Meksiko

8 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Seorang turis Kanada tewas setelah seorang pria melepaskan tembakan di Piramida Teotihuacán yang terkenal di Meksiko pada Senin, 20 April 2026. Pria tidak dikenal tersebut melepaskan tembakan di Teotihuacán, situs arkeologi kuno di utara Kota Meksiko.

Menurut Kabinet Keamanan Meksiko di X, penembak turis Kanada itu bunuh diri setelah beraksi. Petugas menemukan sebuah senjata api, senjata tajam, dan peluru di lokasi kejadian.

Dikutip dari People, Selasa (21/4/2026), selain turis Kanada yang tewas, enam orang terluka: empat di antaranya tertembak dan dua lainnya mengalami luka akibat jatuh, tulis Sekretaris Negara untuk Keamanan di Negara Bagian Meksiko, yang berbatasan dengan Kota Meksiko, di X.

Menurut Associated Press, mengutip pejabat pemerintah setempat, di antara enam orang yang terluka itu adalahturis dari Kolombia dan Rusia serta seorang turis lain dari Kanada. Tingkat cedera mereka belum segera jelas, lapor media tersebut.

"Apa yang terjadi hari ini di Teotihuacán sangat menyakitkan hati kami," kata Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. "Saya menyampaikan solidaritas tulus saya kepada para korban dan keluarga mereka.”

Sheinbaum mengatakan kantornya sedang berhubungan dengan pihak Kedutaan Besar Kanada dan telah "menginstruksikan Kabinet Keamanan untuk menyelidiki secara menyeluruh peristiwa ini dan memberikan semua dukungan yang diperlukan."

Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menanggapi insiden mematikan itu di X. Ia menuliskan bahwa hal itu 'sebagai akibat dari tindakan kekerasan bersenjata, seorang warga Kanada terbunuh dan lainnya terluka di Teotihuacan'. Ia juga menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga mereka dan orang terkasihnya.

Pengakuan Saksi soal Penembakan Turis di Piramida

Mengutip The Guardian, penembakan tersebut terjadi pada Senin siang dan terekam dalam video ponsel yang diambol oleh pengunjung di lokasi tersebut. Seorang saksi, Laura Torres, mengatakan kepada surat kabar La Jornada bahwa ia mendengar lebih dari 20 tembakan berasal dari Piramida Bulan, yang terbesar kedua di kompleks bangunan kuno tersebut.

"Awalnya sporadis, kemudian satu tembakan demi satu, lalu sporadis lagi," kata Torres, yang percaya bahwa terduga pelaku penembakan – yang menurut pihak berwenang bunuh diri – telah menggunakan pistol. Sementara, media Meksiko menyebutkan bahwa korban tewas adalah seorang wanita berusia 32 tahun dari Kanada. 

Penembakan itu merupakan insiden kekerasan terbaru yang menimpa Meksko saat bersiap menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia pada Juni 2026. Meksiko akan menjadi tuan rumah 13 pertandingan Piala Dunia, termasuk pertandingan pembukaannya.

Insiden itu dengan segera menjadi berita utama dan menyebabkan kejutan luas di Meksiko. Kekhawatiran atas situasi keamanan Meksiko meningkat setelah gelombang serangan kartel terkoordinasi menyusul pembunuhan El Mencho pada Februari 2026, meskipun kekerasan itu dengan cepat dapat dikendalikan.

Objek Wisata Andalan Meksiko

Kompleks Teotihuacán adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Meksiko, menarik hampir dua juta wisatawan setiap tahunnya. Mengutip situs UNESCO, piramida itu terletak sekitar 50 km di timur laur Kota Meksiko.

Dibangun antara abad ke-1 dan ke-7 Masehi, kota ini dicirikan oleh ukuran monumennya yang sangat besar, khususnya Kuil Quetzalcoatl dan Piramida Matahari dan Bulan, yang dibangun berdasarkan prinsip-prinsip geometris dan simbolis. Sebagai salah satu pusat budaya terkuat di Mesoamerika, Teotihuacan memperluas pengaruh budaya dan seninya ke seluruh wilayah, bahkan lebih jauh lagi.

Teotihuacan dan lembahnya menjadi saksi unik struktur pra-perkotaan Meksiko kuno. Pendudukan manusia di lembah Teotihuacan dimulai sebelum era Kristen, tetapi baru antara abad ke-1 dan ke-7 Masehi pemukiman tersebut berkembang menjadi salah satu kota terbesar di Amerika kuno, dengan setidaknya 25.000 penduduk.

Momen Kejayaan dan Kejatuhan Piramida Teotihuacan

Rencana tata kota mengintegrasikan unsur-unsur alam Lembah Teotihuacan, seperti Sungai San Juan, yang alirannya diubah untuk melintasi Jalan Raya Kematian. Poros utama kota yang berorientasi utara-selatan ini dipenuhi dengan bangunan dan kompleks monumental, di antaranya Piramida Matahari dan Bulan, serta Kompleks Besar dengan Kuil Quetzalcoatl (juga dikenal sebagai Kuil Ular Berbulu).

Salah satu ciri arsitektur sipil dan keagamaan kota ini adalah "talud-tablero", yang menjadi ciri khas budaya ini. Selain itu, sejumlah besar bangunan dihiasi dengan lukisan dinding yang mewujudkan unsur-unsur pandangan dunia dan lingkungan pada masa itu. Kota ini dianggap sebagai model urbanisasi dan perencanaan skala besar yang sangat memengaruhi konsepsi budaya kontemporer dan selanjutnya.

Pada puncak perkembangannya, kota ini membentang seluas 36 km2. Di luar pusat upacara, yang meskipun ukurannya besar, hanya mewakili 10 persen dari total luas permukaan. Proyek ekskavasi telah mengungkap istana dan kawasan permukiman yang sangat menarik, misalnya di La Ventilla, Tetitla, Zacuala, dan Yayahuala di sebelah barat, serta Xala dan Tepantitla di sebelah timur. Kota ini hancur terbakar dan kemudian ditinggalkan pada abad ke-7.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |