Liputan6.com, Jakarta - Keripik kulit lumpia menjadi camilan favorit karena teksturnya yang renyah dan gurih. Namun, seringkali saat digoreng, kulit lumpia menjadi cepat lembek atau terlalu berminyak, sehingga mengurangi kenikmatan saat dinikmati. Untuk mendapatkan keripik kulit lumpia yang renyah sempurna, diperlukan teknik pengolahan yang tepat, mulai dari pemilihan bahan, suhu minyak, hingga cara penyimpanan setelah digoreng.
Dengan beberapa tips sederhana, keripik kulit lumpia bisa tetap renyah tanpa menyerap banyak minyak. Tidak hanya meningkatkan cita rasa, cara pengolahan yang benar juga membuat camilan lebih sehat dan tahan lama. Artikel ini akan membahas langkah-langkah dan trik jitu agar setiap keripik kulit lumpia yang digoreng selalu renyah, gurih, dan siap menjadi camilan favorit di rumah atau untuk dijual.
1. Pilih Kulit Lumpia Berkualitas
Kualitas kulit lumpia sangat menentukan hasil keripik yang renyah. Pilih kulit yang tidak terlalu tipis agar tidak mudah sobek saat digoreng, namun juga tidak terlalu tebal agar tetap ringan dan renyah. Kulit yang lembap atau sudah lama disimpan cenderung menyerap minyak lebih banyak dan hasilnya kurang renyah.
Selain itu, perhatikan tanggal kadaluarsa dan kondisi kemasan saat membeli. Kulit lumpia segar atau beku biasanya memberikan hasil terbaik karena kelembapannya terjaga. Jika membeli dalam jumlah banyak, simpan di kulkas atau freezer agar kualitas tetap optimal dan siap digoreng kapan saja.
2. Gunakan Minyak Goreng yang Bersih dan Cukup Panas
Suhu minyak sangat krusial agar keripik lumpia tidak berminyak. Minyak yang terlalu dingin membuat kulit lumpia menyerap banyak minyak, sedangkan minyak terlalu panas bisa cepat gosong. Suhu ideal biasanya sekitar 170–180°C untuk mendapatkan tekstur renyah sempurna.
Pastikan juga minyak bersih dan bebas sisa makanan yang terbakar. Minyak yang kotor dapat memengaruhi rasa dan warna keripik. Menggunakan wajan atau penggorengan yang cukup besar agar kulit lumpia tidak saling menempel juga membantu proses penggorengan merata.
3. Goreng dengan Porsi Sedikit
Menggoreng kulit lumpia terlalu banyak sekaligus akan menurunkan suhu minyak, sehingga keripik menyerap lebih banyak minyak dan menjadi lembek. Goreng dalam jumlah sedikit agar suhu minyak tetap stabil dan setiap lembar kulit lumpia matang merata.
Selain itu, menggoreng sedikit demi sedikit memudahkan pengawasan. Anda bisa membolak-balik kulit lumpia lebih mudah sehingga warnanya merata kecokelatan dan teksturnya renyah. Porsi yang pas juga mempercepat waktu penggorengan dan hasil keripik lebih konsisten.
4. Keringkan Kulit Lumpia Sebelum Digoreng
Kulit lumpia yang lembap atau basah cenderung menyerap minyak berlebih saat digoreng. Sebaiknya, keringkan kulit lumpia terlebih dahulu menggunakan tisu dapur atau biarkan di suhu ruang sebentar sebelum digoreng. Proses ini membuat keripik lebih renyah dan teksturnya ringan.
Keringkan juga di atas rak agar udara bisa bersirkulasi di kedua sisi kulit lumpia. Hindari menumpuk kulit langsung di atas meja atau wadah tertutup karena kelembapannya bisa membuat hasil gorengan lembek. Langkah sederhana ini sangat efektif untuk mendapatkan keripik lumpia gurih dan tahan lama.
5. Gunakan Api Sedang Saat Menggoreng
Menggoreng dengan api sedang membantu kulit lumpia matang merata tanpa cepat gosong. Api terlalu besar membuat bagian luar cepat kecokelatan, tapi bagian dalam tetap lembek. Api sedang memungkinkan minyak menembus kulit dengan baik tanpa membuatnya berminyak.
Selain itu, api sedang memudahkan kontrol saat menggoreng dan membolak-balik keripik. Hasilnya, keripik kulit lumpia memiliki warna emas merata dan tekstur renyah yang maksimal. Metode ini penting terutama jika digoreng dalam beberapa batch sekaligus.
6. Tiriskan dan Letakkan di Rak Pendingin
Setelah digoreng, jangan langsung menumpuk keripik di wadah tertutup. Tiriskan kulit lumpia menggunakan saringan atau letakkan di rak pendingin agar uap panas keluar dan minyak berlebih menetes. Proses ini membuat keripik tetap renyah dan tidak lembek.
Menggunakan kertas tisu bisa membantu menyerap sisa minyak, namun rak pendingin lebih efektif untuk menjaga tekstur renyah. Pastikan keripik tidak menempel satu sama lain agar setiap lembar tetap renyah dan siap disimpan atau dikemas.
7. Simpan di Wadah Kedap Udara
Keripik lumpia yang sudah digoreng cepat kehilangan kerenyahannya jika terkena udara lembap. Simpan dalam wadah kedap udara atau kantong plastik segel agar tekstur tetap renyah lebih lama. Tambahkan silica gel kecil jika ingin disimpan lebih lama.
Penyimpanan di tempat sejuk dan kering juga sangat penting. Hindari meletakkan keripik dekat kompor atau area yang lembap karena uap air bisa membuatnya cepat lembek. Dengan cara ini, keripik kulit lumpia bisa tahan hingga beberapa hari tanpa kehilangan kerenyahannya.
8. Variasikan dengan Bumbu atau Taburan
Agar keripik lebih menarik, taburi kulit lumpia dengan bumbu sebelum atau sesudah digoreng, misalnya garam, bubuk balado, keju, atau bawang putih. Bumbu kering akan menempel lebih baik jika keripik benar-benar kering dan panas saat ditaburkan.
Selain menambah cita rasa, variasi bumbu juga membuat keripik lebih laris untuk dijual. Pastikan taburan merata agar setiap keripik memiliki rasa yang konsisten. Kombinasi tekstur renyah dan bumbu yang pas membuat camilan ini disukai semua kalangan.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Kenapa keripik kulit lumpia cepat lembek?
Biasanya karena minyak terlalu dingin, kulit lembap, atau digoreng terlalu banyak sekaligus.
2. Bagaimana cara membuat keripik lumpia tidak berminyak?
Gunakan minyak panas sedang, goreng sedikit demi sedikit, dan tiriskan di rak atau saringan.
3. Apakah semua jenis kulit lumpia cocok untuk keripik?
Kulit yang tebal sedang dan kering biasanya paling baik untuk menghasilkan keripik renyah.
4. Berapa lama keripik lumpia bisa disimpan tetap renyah?
Jika disimpan di wadah kedap udara di tempat kering, bisa bertahan 3–5 hari.
5. Bisa diberi bumbu atau taburan tanpa membuat lembek?
Bisa, asalkan keripik benar-benar dingin dan kering sebelum diberi bumbu kering atau taburan.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497707/original/095558200_1770676990-tobias-federle-SU_T2l4hZEQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496575/original/038598300_1770551509-Launching_Lunar_2026_Wilsen_Willim_Pendopo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496982/original/035941900_1770612065-gambar__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496840/original/053966700_1770606305-gambar__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4855601/original/066542300_1717677697-000_34UG9G6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423347/original/048327400_1764059465-Kue_Lidah_Kucing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496710/original/079669900_1770595759-063_2260473479.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497420/original/050385700_1770628328-Gemini_Generated_Image_w59okpw59okpw59o.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497500/original/076610700_1770632550-_kopijoslikman.._angkringankopijos__kopijos__kopijolikman__angkringankopijoslikman__angkringanjo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495625/original/058386400_1770381803-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_16.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496870/original/021785700_1770607879-gambar__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497267/original/032540900_1770622971-membersihkan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383223/original/067829900_1760659785-tahu_telur_bumbu_bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497239/original/011489700_1770621789-063_2260608226.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496757/original/003258200_1770602392-cristina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496984/original/028504400_1770612073-Laksa_Tanpa_Perlu_ke_Singapura_Ini_Versi_Praktis_yang_Lagi_Dicari_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568525/original/097824200_1694168543-WhatsApp_Image_2023-09-08_at_17.06.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496770/original/046895000_1770602911-pekey_kacang_hijau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496309/original/080706800_1770526301-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_15.46.28.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)