Liputan6.com, Jakarta - Lagi-lagi kuliner Indonesia masuk daftar platform panduan online untuk makanan tradisional, ulasan kritikus makanan, serta artikel penelitian tentang bahan dan hidangan populer berbasis di Kroasia, TasteAtlas. Kali ini, ada empat sambal Indonesia dalam list 50 saus terlezat yang dirilis Maret 2025.
Yang paling unggul adalah sambal terasi di peringkat ke-25 dengan skor 4,4 dari 5. Dijelaskan di sana bahwa sambal terasi merupakan saus tradisional yang tidak hanya ditemukan di Indonesia, namun juga Malaysia.
"Sambal ini dibuat dari campuran cabai merah dan terasi sebagai bahan utama. Berbagai bahan lain ditambahkan ke dalam saus, seperti bawang putih, bawang merah, tomat, bawang bombai, air jeruk nipis, minyak, gula, dan garam," tulis TasteAtlas.
Kemudian, ada sambal dari Jawa yang mencatat skotr 4,3 dari 5, berada di posisi ke-33. Bumbu ini hanya dibuat dengan cabai dan garam. "Kadang-kadang," sambung platform tersebut. "Bumbu ini juga dibuat dengan perasan jeruk nipis, bawang, gula, jahe, terasi, atau cuka."
Secara tradisional, sambal diolah dengan lumpang dan memiliki konsistensi yang kental, serta rasa yang sangat kuat. Sambal asli Indonesia ini telah mendapatkan pengakuan dunia, sebut TasteAtlas.
"Ragam jenisnya tersedia di berbagai pasar makanan Asia dan toko-toko internasional di seluruh dunia. Sambal digunakan dalam berbagai hidangan Asia, biasanya sebagai bumbu pedas, penyedap, atau pelengkap yang disajikan bersama daging, makanan laut, sayuran, atau nasi."
Sambal Pecel sampai Tomat
Tidak ketinggalan, ada pula sambal pecel yang mencatat skor 4,3 dari 5 dan bertengger di peringkat ke-35. Saus pecel biasanya merujuk pada saus kacang yang harum. Basis sausnya dibuat dengan kacang tanah sangrai dan rempah-rempah yang biasanya meliputi cabai, gula jawa, bawang putih, air asam jawa, terasi, daun jeruk purut, garam, dan kencur.
"Biasanya dikaitkan dengan Jawa, saus ini ditandai kombinasi khas rasa manis dan pedas. Ketika disajikan dengan nasi, hidangan ini disebut nasi pecel," tulis Taste Atlas.
Berada di hampir posisi buncit adalah sambal tomat di peringkat ke-45. Mencatat skor 4,3 dari 5, ini adalah saus cabai khas Indonesia yang menonjolkan tomat bersama cabai merah. Penambahan tomat membuat sambal ini memiliki rasa asam dan agak manis yang khas, melengkapi rasa pedas cabai.
Tekstur sambal ini dapat bervariasi dari halus hingga kental, tergantung pada seberapa halus bahan-bahan tersebut diulek atau di-blender. Bahan dasar untuk sambal tomat biasanya meliputi cabai merah segar, bawang merah, bawang putih, dan, tentu saja, tomat matang.
Saus di Puncak Daftar
Kebanyakan variasi sambal tomat juga menyertakan terasi untuk menambah rasa, serta garam, gula, dan perasan jeruk nipis untuk menyeimbangkan rasa. Bahan-bahan tersebut biasanya digiling jadi pasta, yang kemudian dapat dimasak untuk mengintensifkan rasa dan mencampurnya, meski ada juga versi yang disajikan segar, tanpa dimasak.
Kendati wakil Asia cukup mendominasi di daftar saus terlezat, juaranya adalah awaze dari Ethiopia. Ini dijelaskan sebagai saus atau pasta rempah tradisional yang disajikan dengan sebagian besar hidangan utama di negara tersebut.
Awaze biasanya dibuat dengan bahan-bahan, seperti campuran rempah berbere, t'ej (anggur madu Ethiopia), dan minyak. Bahan-bahan tersebut dicampur hingga mencapai kekentalan yang diinginkan, lalu sausnya langsung dikonsumsi atau disimpan di lemari es.
Saus ini dapat digunakan sebagai saus atau cocolan daging, tapi juga sering ditambahkan ke semur, seperti wat atau digunakan sebagai olesan roti lapis. Jika diinginkan, sausnya dapat ditambahkan jahe dan bawang putih.
Saus Terlezat Lainnya
Menyusul di peringkat ke-2 adalah salsa ocopa. Itu merupakan saus populer khas Peru yang berasal dari Arequipa. "Saus ini dibuat dengan queso fresco, cabai aji amarillo, susu, dan huacatay, yang juga dikenal sebagai daun mint hitam Peru, sehingga memiliki cita rasa yang unik," tulis TasteAtlas.
Salsa ini biasanya disajikan dengan kentang rebus, tapi juga dapat disandingkan dengan hidangan pasta, daging, singkong goreng, telur rebus, atau tequeños. Masih dari Peru, aji criollo atau salsa de aji bertengger di peringkat ke-3.
Ini adalah salsa pedas khas Peru yang dibuat dengan campuran cabai aji kuning dan minyak. Saus ini secara tradisional digunakan sebagai pelengkap berbagai hidangan daging dan ikan.
Tapi, aji criollo juga sering digunakan sebagai saus cocol untuk kentang goreng dan tequeño. Meski namanya sama dengan saus Ekuador, keduanya sangat berbeda, baik dari segi tampilan-versi Ekuador berwarna hijau─maupun dari segi metode persiapan dan bahan yang digunakan.