Liputan6.com, Jakarta - Dua ahli bedah plastik di Paris, Prancis, diadili setelah seorang pasien berusia 65 tahun meninggal dunia selama prosedur operasi pembesaran penis. Awalnya, jaksa mendakwa ahli bedah yang hanya diidentifikasi sebagai Guy H tersebut dengan pasal pembunuhan. Tapi, dakwaan itu diubah menjadi kegagalan membantu orang yang dalam bahaya, pelanggaran narkoba, dan praktik kedokteran tanpa izin.
Menurut Le Parisien melalui Toronto Sun, Ehud Arye Laniado sedang menjalani suntikan di penisnya ketika ia mengalami serangan jantung fatal di klinik Saint-Honoré-Ponthieu. Seorang asisten ahli bedah yang tidak disebutkan namanya diduga menggantikan Guy H. saat prosedur tersebut. Ia belum terdaftar di Asosiasi Medis Prancis meskipun telah bekerja di negara itu selama lebih dari 20 tahun.
Le Parisien melaporkan bahwa Laniado, pemilik Omega Diamonds berkebangsaan Belgia-Israel, menjalani prosedur tersebut pada 2 Maret 2019 dan layanan darurat dipanggil ke klinik sekitar pukul 8 malam. Salah satu terdakwa mengklaim bahwa panggilan tersebut dilakukan atas permintaan Laniado setelah ia mengeluh sakit perut. Namun, ia diduga memilih untuk melanjutkan operasi.
Dua jam kemudian, layanan darurat dipanggil lagi menyusul serangan jantung fatal yang dialami Laniado. Otopsi menentukan penyebab kematiannya sebagai hipertrofi jantung.
Sebuah sumber yang dekat dengan kasus tersebut mengatakan kepada Le Parisien, dikutip dari People, Selasa (3/2/2026), "Mudah untuk mengatakan setelah kejadian bahwa serangan jantung dimulai (pada panggilan pukul 8 malam), tetapi karena pasien memiliki tukak lambung, tidak mungkin untuk mempertimbangkan masalah jantung, dan layanan darurat tidak akan dipanggil untuk masalah sekecil itu."
Sanksi Administratif bagi 2 Ahli Bedah Plastik
Sebuah sumber peradilan mengatakan kepada Le Parisien bahwa suntikan penis dengan cepat dikesampingkan sebagai penyebab kematian pasien. Investigasi juga mengungkapkan bahwa Laniado telah mengonsumsi beberapa zat yang dilarang di Prancis, serta obat-obatan untuk membantu disfungsi ereksi.
PEOPLE menghubungi Omega Diamonds dan klinik Saint-Honoré-Ponthieu pada Senin, 2 Februari 2026, dan belum menerima balasan.
Kedua dokter yang berusia 70-an kini diskors dari praktik. Guy H. diskors selama 15 bulan dan asisten ahli bedah yang tidak disebutkan namanya diskors selama 12 bulan. Kedua dokter tersebut masing-masing didenda 50.000 euro (sekitar Rp990 juta) dan €20.000 (sekitar Rp395,9 juta), menurut laporan tersebut.
Pada kasus berbeda, pria berusia 40 tahun di Tuscany, Italia, menuntut seorang dokter dan dua klinik tempatnya melakukan operasi lantaran dirinya mengalami impoten dan disfungsi ereksi setelah menjalani prosedur operasi pembesaran penis. Dilansir Oddity Central, Rabu, 9 April 2024, pria yang tidak disebutkan namanya itu diduga telah membayar sebesai 5.000 euro atau sekitar Rp86,2 juta untuk prosedur pembesaran penis.
Jalani Prosedur Pembesaran Penis Terlarang
Namun satu bulan setelah menjalani operasi, pria tersebut menghubungi sang dokter dan mengeluh soal ketidaknyamanan fisik yang dialaminya. Akibatnya, pria tersebut harus menjalani hingga 12 prosedur guna memperbaiki operasi pertamanya yang gagal.
Menurut dokumen pengadilan yang diperoleh media berita Italia, pria tersebut menjalani dua kali operasi lipofilling, dengan lemak dari berbagai bagian tubuhnya dipindahkan ke penisnya untuk menyesuaikan bentuknya. Tapi, tindakan tersebut tidak memberikan efek yang diinginkan, karena alat kelamin pria tersebut tidak berubah ke bentuk dan volume yang diharapkan.
Surat kabar Italia La Repubblica edisi Florentine menulis bahwa pria tersebut diduga menjalani beberapa prosedur lain untuk memperbaiki kerusakan pada alat kelaminnya, namun hal itu justru memperburuk keadaan. Menurut para ahli yang dikutip dalam dokumen pengadilan, beberapa prosedur telah dilarang sejak 1993.
Dokter dan klinik Coba Lari dari Tanggung Jawab
Setelah menjalani 12 prosedur yang dilaporkan menyebabkan penisnya berubah bentuk dan tidak dapat digunakan dalam hubungan seksual, pria tersebut diminta untuk menjalani operasi sekali lagi. Pada saat itulah, dia memutuskan untuk menuntut dokter dan fasilitas medis tempatnya dioperasi.
Sang dokter membela diri di pengadilan dengan mengklaim bahwa pasien pada awalnya puas dengan hasil operasi, bahkan mengiriminya video sebagai bukti dan bahwa ia telah menandatangani formulir persetujuan sebelumnya. Namun, pengadilan Pistoia menolak klaimnya dan memutuskan bahwa pasien "tidak menyadari risiko fisik yang dihadapinya".
Pengadilan menambahkan bahwa kepuasannya terhadap hasil estetika dari operasi tersebut sama sekali tidak relevan, karena "itu adalah tugas dari tenaga medis untuk mengevaluasi keberhasilan prosedur". Sementara, klinik yang terlibat dalam kasus ini berusaha menghindari tanggung jawab dengan mengklaim bahwa mereka hanya "meminjamkan" fasilitas mereka kepada dokter. Meski begitu, hakim tetap memutuskan bahwa mereka mendapat manfaat dari pekerjaan yang dilakukan dokter dan turut memiliki tanggung jawab.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497707/original/095558200_1770676990-tobias-federle-SU_T2l4hZEQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496575/original/038598300_1770551509-Launching_Lunar_2026_Wilsen_Willim_Pendopo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496982/original/035941900_1770612065-gambar__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496840/original/053966700_1770606305-gambar__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4855601/original/066542300_1717677697-000_34UG9G6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423347/original/048327400_1764059465-Kue_Lidah_Kucing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496710/original/079669900_1770595759-063_2260473479.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497420/original/050385700_1770628328-Gemini_Generated_Image_w59okpw59okpw59o.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497500/original/076610700_1770632550-_kopijoslikman.._angkringankopijos__kopijos__kopijolikman__angkringankopijoslikman__angkringanjo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495625/original/058386400_1770381803-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_16.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496870/original/021785700_1770607879-gambar__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497267/original/032540900_1770622971-membersihkan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383223/original/067829900_1760659785-tahu_telur_bumbu_bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497239/original/011489700_1770621789-063_2260608226.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496757/original/003258200_1770602392-cristina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496984/original/028504400_1770612073-Laksa_Tanpa_Perlu_ke_Singapura_Ini_Versi_Praktis_yang_Lagi_Dicari_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568525/original/097824200_1694168543-WhatsApp_Image_2023-09-08_at_17.06.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496770/original/046895000_1770602911-pekey_kacang_hijau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496309/original/080706800_1770526301-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_15.46.28.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)