Menu Sahur Cerdas untuk Kamu yang Ingin Puasa Tanpa Berat Badan Naik

4 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Menu sahur sering kali dianggap sekadar pengganjal lapar sebelum berpuasa seharian. Padahal, pilihan makanan saat sahur sangat menentukan apakah berat badan tetap stabil atau justru naik setelah Ramadan.

Banyak orang merasa sudah makan 'sedikit' saat puasa, tapi tanpa disadari, komposisi menu sahur yang kurang tepat bisa memicu rasa lapar berlebihan saat berbuka. Akhirnya, balas dendam makan pun terjadi dan berat badan melonjak.

Agar puasa tetap lancar tanpa khawatir timbangan naik, kuncinya ada pada pemilihan menu sahur cerdas: rendah kalori, tinggi gizi, dan mengenyangkan lebih lama.

Menu sahur yang baik bukan berarti harus sangat sedikit. Justru, tubuh membutuhkan asupan yang cukup agar metabolisme tetap stabil selama berpuasa.

Pastikan dalam satu piring terdapat kombinasi berikut:

  • Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum utuh, atau ubi. Jenis ini dicerna lebih lambat sehingga membuat kenyang lebih lama.
  • Protein berkualitas seperti telur, dada ayam, ikan, tahu, tempe, atau greek yogurt. Protein membantu menjaga massa otot dan menahan lapar lebih lama.
  • Serat tinggi dari sayuran hijau dan buah utuh. Serat memperlambat pencernaan dan menjaga gula darah tetap stabil.
  • Lemak sehat dalam porsi kecil seperti alpukat atau kacang-kacangan untuk membantu rasa kenyang.

Dengan komposisi ini, energi akan dilepaskan secara bertahap dan tubuh tidak mudah lemas di siang hari.

Hindari Kalori Kosong Saat Sahur

Salah satu kesalahan umum saat menyusun menu sahur adalah memilih makanan tinggi gula dan lemak, seperti gorengan, mi instan, atau makanan bersantan berlebihan.

Makanan jenis ini memang terasa mengenyangkan di awal, tapi cepat dicerna dan membuat perut kembali lapar. Selain itu, kandungan kalori yang tinggi dapat memicu kenaikan berat badan meski Anda sedang berpuasa.

Batasi juga minuman manis berlebihan saat sahur. Gula sederhana bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang membuat tubuh cepat lelah.

Agar lebih praktis, berikut contoh kombinasi menu sahur yang bisa Anda coba:

  • Oatmeal + telur rebus + potongan buah
  • Nasi merah + ayam panggang + tumis brokoli
  • Ubi panggang + tempe + salad sayur
  • Roti gandum utuh + telur dadar minim minyak + alpukat

Menu sahur seperti ini relatif rendah kalori tetapi tetap memberikan energi yang cukup hingga waktu berbuka.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |