Konser Gratis BTS Bikin Pariwisata Seoul Ketiban Durian Runtuh

5 days ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Konser gratis BTS, yang akan digelar pada 21 Maret 2026 di Gwanghwamun, Seoul, membuat aktivitas ritel di pusat Ibu Kota Korea Selatan mulai meningkat. Meski masih lebih dari sebulan lagi hingga konser, pemesanan hotel dan penginapan telah meningkat di sekitar Gwanghwamun, serta distrik Jongno dan Jung.

Sebagai respons, sektor ritel dan pariwisata mulai bersiap untuk memenuhi permintaan "menginap dan berbelanja" dari para penggemar global, melansir Chosun Biz, Rabu (4/2/2026). Hotel Four Seasons, properti mewah di dekat Gwanghwamun Square, juga sudah penuh dipesan pada hari konser.

Hotel Koreana, yang berada tepat di dekat alun-alun tersebut, memiliki tingkat pemesanan 90 persen untuk hari itu. Hotel Westin Josun melampaui tingkat pemesanan 80 persen untuk tanggal yang sama.

Hotel Lotte Seoul dan Hotel Lotte City Myeongdong, yang agak lebih jauh dari Gwanghwamun Square, mencatat peningkatan tingkat pemesanan sebesar 20 poin persentase dari minggu sebelumnya untuk hari konser. Tren serupa juga terlihat pada platform penginapan dan pemesanan tiket pesawat.

Menurut platform perjalanan dan penginapan Yeogi Eottae, pemesanan akomodasi di Jongno dan Jung untuk 20─21 Maret 2026, sehari sebelum dan pada hari konser, melonjak 450 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rute Jepang-Korea Parata Airlines pada pertengahan Maret mencatat tingkat pemesanan 10 poin persentase lebih tinggi dibandingkan minggu sebelumnya.

Sementara itu, Eastar Jet Co. meningkatkan kapasitas penerbangan Tiongkok-Korea selama minggu konser sekitar 15 persen dibandingkan dengan tingkat normal.

Hotel sampai Ritel

Seorang pejabat di perusahaan hotel mengatakan, "Lonjakan pemesanan kamar ini adalah hasil dari 'penginapan dan pengeluaran yang didorong fandom' yang berfokus pada menghadiri konser BTS."

"Penggemar dari wilayah lain atau luar negeri biasanya memesan penerbangan dan penginapan beberapa minggu sebelumnya. Efek BTS benar-benar dimulai tepat setelah jadwal konser Gwanghwamun diumumkan," imbuhnya.

Sektor ritel telah beralih ke tahap mengubah "tren pemesanan" ini menjadi pengeluaran di pusat kota. Karena konser ini merupakan acara gratis berskala besar, fokusnya adalah pada kemungkinan pengunjung akan menghabiskan lebih banyak waktu di kota sebelum dan sesudah pertunjukan.

Seiring dengan semakin terkristalisasinya rute perjalanan dari area konser Gwanghwamun ke Myeongdong, Insadong, Stasiun Seoul, dan bandara, pusat perbelanjaan dan toko bebas bea telah meluncurkan diskon untuk pelanggan asing dan fasilitas yang lebih baik.

Wisata Belanja sampai Minimarket

Lotte Department Store akan menawarkan diskon instan hingga 10 persen dan sertifikat hadiah tambahan pada pelanggan asing mulai 19 hingga 29 Maret 2026. Shinsegae Department Store sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan ruang tunggu khusus sambil memperluas keanggotaan untuk warga asing dan toko pengembalian pajak.

Shinsegae Duty Free telah memperkuat kurasi merek makanan, fesyen, dan kecantikan yang ditujukan untuk penggemar K-pop. Di sisi lain, Lotte Mart telah memperluas lini produk yang menampilkan K-beauty dan citra tradisional Korea.

Jaringan toko serba ada GS25, CU, dan 7-Eleven bersiap menghadapi jumlah wisatawan yang besar dengan meningkatkan persediaan barang-barang praktisk, seperti minuman, air minum kemasan, dan mi instan di toko-toko yang berpusat di sekitar Gwanghwamun dan Jongno.

Bukan Hanya Kesempatan 1 Waktu

Industri restoran juga bergerak agresif untuk memanfaatkan lonjakan permintaan terkait konser gratis BTS. Beberapa restoran di sekitar Gwanghwamun menerima banyak permintaan pemesanan untuk tanggal sekitar 21 Maret 2026.

Bahkan, toko-toko yang biasanya tutup di akhir pekan pun mempertimbangkan untuk memperpanjang jam operasional. Seorang pengusaha wiraswasta bernama Kim (54), yang menjalankan restoran Korea di dekat Gwanghwamun Square, mengatakan, "Kami berencana untuk meningkatkan pesanan bahan baku sebesar 40–50 persen berdasarkan tanggal konser."

"Karena ini konser gratis, sulit untuk mengukur besarnya arus masuk, jadi kami mempersiapkan diri lebih matang." Para pejabat industri mengatakan konser BTS ini tidak boleh dilihat sebagai acara sekali waktu. Kuncinya adalah seberapa efektif distrik komersial pusat kota dapat menyalurkan permintaan pariwisata yang ditarik konten global ke dalam pengeluaran dan kunjungan berulang. 

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |