Gaya Hidup Remaja agar Tetap Sehat dan Glowing, Ini Kebiasaan Sederhana yang Bisa Diterapkan

7 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Masa remaja menjadi periode penuh perubahan, mulai dari perkembangan fisik, emosi, hingga kebiasaan sehari-hari. Di tengah padatnya aktivitas sekolah, pergaulan, penggunaan perangkat digital, dan berbagai tuntutan lain, menjaga kesehatan menjadi hal penting agar proses tumbuh kembang berjalan optimal.

Menjalani gaya hidup sehat pun tidak selalu berarti melakukan perubahan besar. Justru, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu tubuh tetap bugar, sekaligus mendukung kesejahteraan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Melansir Family Doctor, Selasa (8/9/2026), kesehatan mencakup lebih dari sekadar kondisi fisik. Kesehatan mental, emosional, dan perilaku juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Bagi remaja, keseimbangan tersebut dapat membantu mereka menjalani kegiatan belajar, bersosialisasi, maupun rutinitas lainnya dengan lebih baik.

Perawatan diri dapat dimulai dari hal-hal mendasar, seperti mencukupi kebutuhan tidur, mengonsumsi makanan bergizi, bergerak aktif, serta memberi waktu bagi tubuh untuk beristirahat. NSW Health juga menyoroti pentingnya menyeimbangkan aktivitas duduk atau penggunaan layar dengan aktivitas fisik dan waktu tidur yang cukup.

Kebiasaan tersebut tidak hanya membantu menjaga kebugaran, tapi juga dapat membuat tubuh terasa lebih segar dan mendukung penampilan yang sehat. Dengan rutinitas yang semakin dinamis, membangun pola hidup sehat sejak dini dapat menjadi investasi jangka panjang.

Berbagai langkah kecil yang dilakukan setiap hari dapat membantu remaja merasa lebih nyaman dengan diri sendiri sekaligus membawa kebiasaan positif hingga dewasa.

Jalan Menuju Kesehatan Lebih Baik

Menerapkan pola makan seimbang menjadi salah satu langkah penting untuk mendukung kesehatan remaja. Pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

Perbanyak sayuran, buah-buahan, sereal, serta makanan berbahan dasar biji-bijian yang kaya serat dan antioksidan. Yogurt juga dapat menjadi pilihan untuk melengkapi asupan harian.

Sebaliknya, batasi konsumsi makanan cepat saji, serta minuman bersoda yang tinggi gula dan lemak trans. Jangan lewatkan sarapan karena asupan di pagi hari membantu menjaga energi dan konsentrasi sepanjang aktivitas.

Selain memperhatikan makanan, remaja juga perlu aktif bergerak. Luangkan setidaknya 60 menit setiap hari untuk berolahraga.

Pilih aktivitas yang menyenangkan, seperti jogging, berenang, bersepeda, atau bermain futsal bersama teman. Selain menjaga kebugaran, olahraga rutin dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres.

Jaga Berat Badan

Menjaga berat badan tetap sehat penting dilakukan sejak remaja. Kelebihan berat badan atau obesitas pada usia ini dapat meningkatkan risiko mengalami kondisi serupa saat dewasa, sekaligus berkaitan dengan risiko penyakit kronis, depresi, hingga perundungan.

Karena itu, pola makan seimbang dan aktivitas fisik perlu menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Selain menjaga berat badan, tidur yang cukup juga tak kalah penting.

Sebagian besar remaja membutuhkan sekitar 9 hingga 9,5 jam tidur setiap malam, meski banyak yang rata-rata hanya mendapatkan tujuh jam. Kurang tidur dapat memengaruhi konsentrasi dan kemampuan mengikuti aktivitas di sekolah.

Perlindungan kulit juga perlu diperhatikan. Gunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Hindari sengatan matahari berlebihan dan penggunaan tanning bed karena dapat meningkatkan risiko kanker kulit di kemudian hari.

Menjaga Kesehatan Pikiran

Mengelola stres menjadi bagian penting dari menjaga kesehatan remaja. Teknik sederhana seperti pernapasan dalam, meditasi, atau yoga dapat membantu menenangkan pikiran.

Menyisihkan waktu untuk melakukan hobi dan aktivitas yang disukai juga dapat menjadi cara melepas penat. Jika tekanan terasa semakin berat, jangan ragu berbicara dengan orang tua, orang yang dipercaya, atau konselor.

Hubungan yang baik dengan orang tua juga dapat membantu remaja menghadapi berbagai tantangan. Cobalah memahami alasan di balik aturan yang diberikan sekaligus membangun keseimbangan antara sekolah, pekerjaan, dan kehidupan sosial.

Tak kalah penting, hindari perilaku berisiko seperti penyalahgunaan alkohol, obat resep milik orang lain, narkoba, serta produk tembakau dan vaping. Kenali prioritas dan fokuskan energi pada hal yang benar-benar penting. Terlalu banyak memaksakan diri justru dapat memicu stres, frustrasi, hingga kelelahan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |