Liputan6.com, Jakarta - Donat susu telah menjadi camilan favorit banyak kalangan, dikenal karena teksturnya yang empuk, lembut, serta perpaduan rasa manis dan gurihnya. Kehadiran susu sebagai bahan utama tidak hanya memperkaya cita rasa, tetapi juga memberikan aroma khas dan kelembutan ekstra pada adonan.
Hidangan ini sangat cocok disajikan sebagai teman minum teh atau kopi, dan digemari oleh seluruh anggota keluarga, dari anak-anak hingga dewasa. Kunci utama untuk menghasilkan donat susu yang sempurna terletak pada pemilihan bahan berkualitas dan penerapan teknik pengolahan yang tepat.
Artikel ini akan memandu Anda dalam membuat donat susu, mulai dari daftar bahan yang diperlukan, langkah-langkah pembuatan, tips penting agar donat tidak gagal, hingga jawaban atas pertanyaan umum yang sering muncul.
Bahan-Bahan Pilihan untuk Donat Susu Ideal
Untuk membuat donat susu yang empuk dan mengembang sempurna, diperlukan kombinasi bahan yang tepat. Berikut adalah daftar bahan yang umum digunakan:
-
Tepung Terigu:
- 250 gram tepung terigu protein tinggi.
- 50 gram tepung terigu protein sedang.
-
Susu:
- 120-150 ml susu cair hangat atau susu UHT full cream dingin.
- 20-30 gram susu bubuk.
- 50 ml susu kental manis (opsional, dapat menggantikan sebagian gula atau cairan).
-
Gula:
- 30-50 gram gula pasir.
-
Ragi:
- 1 sendok teh (sekitar 4 gram) ragi instan.
-
Telur:
- 1-2 butir kuning telur.
- 1 butir telur utuh (opsional, tergantung resep).
-
Lemak:
- 25-50 gram margarin atau mentega.
-
Garam:
- 1/4 hingga 1/2 sendok teh garam.
-
Bahan Tambahan (Opsional):
- 1/4 sendok teh bread improver untuk hasil yang lebih empuk dan tahan lama.
- 1/2 sendok teh vanili.
-
Untuk Menggoreng:
- Minyak goreng secukupnya.
-
Untuk Taburan/Topping:
- Gula halus atau gula donat.
- Susu bubuk.
- Cokelat leleh, keju parut, atau meses (opsional).
Langkah Demi Langkah Membuat Donat Susu yang Sempurna
Proses pembuatan donat susu melibatkan beberapa tahapan penting yang harus diikuti secara cermat untuk mendapatkan hasil terbaik:
- Persiapan Awal: Campurkan ragi instan, sedikit gula, dan air hangat (sekitar 37°C) dalam wadah. Aduk rata, lalu diamkan 5-10 menit hingga berbuih, menandakan ragi telah aktif.
- Pencampuran Bahan Kering: Dalam wadah terpisah, campurkan tepung terigu protein tinggi dan sedang, sisa gula pasir, susu bubuk, serta bread improver (jika digunakan). Aduk hingga rata.
- Pencampuran Bahan Basah: Masukkan kuning telur dan larutan ragi yang sudah aktif ke dalam campuran bahan kering. Tambahkan air dingin atau susu cair sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan tercampur rata dan menggumpal.
- Pengulenan: Masukkan margarin atau mentega dan garam ke dalam adonan. Uleni adonan hingga kalis dan elastis. Proses ini bisa dilakukan dengan tangan atau mixer selama minimal 15 menit. Adonan yang kalis elastis akan terasa halus, tidak lengket, dan bisa ditarik tipis hingga transparan (windowpane test) tanpa robek.
- Fermentasi Pertama (Proofing): Bulatkan adonan, letakkan dalam wadah yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup rapat dengan plastik wrap atau kain lembap. Diamkan di tempat hangat selama 45-60 menit, atau hingga mengembang dua kali lipat.
- Pembentukan Donat: Setelah mengembang, kempiskan adonan perlahan untuk mengeluarkan udara. Pindahkan ke meja datar yang sudah ditaburi sedikit tepung. Bagi adonan menjadi beberapa bagian (misalnya 35-50 gram per donat), lalu bulatkan (rounding) masing-masing bagian. Diamkan kembali adonan yang sudah dibulatkan selama 10-20 menit. Pipihkan adonan dan lubangi bagian tengahnya menggunakan cetakan donat atau ujung botol.
- Fermentasi Kedua (Proofing Akhir): Diamkan kembali donat yang sudah dibentuk selama 20-30 menit hingga mengembang ringan.
- Penggorengan: Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan dengan api kecil hingga sedang (suhu ideal 160-170°C). Goreng donat satu per satu, pastikan terendam minyak. Goreng hingga satu sisi berwarna kuning keemasan, lalu balik donat cukup sekali saja untuk menghindari penyerapan minyak berlebih dan menghasilkan white ring yang cantik. Angkat donat dan tiriskan di atas kertas penyerap minyak.
- Pemberian Topping: Setelah donat dingin, taburi dengan gula halus, campuran gula halus dan susu bubuk, atau berikan topping sesuai selera.
Tips Rahasia Donat Susu Empuk dan Anti Bantat
Untuk memastikan donat susu Anda berhasil empuk, lembut, dan tidak bantat, perhatikan tips-tips penting berikut:
- Gunakan Tepung Protein Tinggi: Tepung terigu protein tinggi menghasilkan adonan yang lebih elastis dan kuat saat fermentasi, berkontribusi pada donat yang ringan dan empuk.
- Pastikan Ragi Aktif: Ragi yang tidak aktif adalah penyebab utama donat bantat. Selalu pastikan ragi berbuih setelah dicampur dengan air hangat dan gula sebelum digunakan.
- Suhu Cairan yang Tepat: Gunakan air atau susu hangat (sekitar 35-38°C) untuk mengaktifkan ragi. Suhu yang terlalu panas akan membunuh ragi, sedangkan suhu yang terlalu dingin akan menghambat aktivitasnya.
- Uleni Hingga Kalis Elastis: Pengulenan yang cukup sangat penting agar adonan membentuk gluten yang kuat. Gluten yang kuat memungkinkan donat mengembang sempurna dan mencegahnya menjadi bantat. Lakukan windowpane test untuk memastikan adonan sudah kalis.
- Perhatikan Proses Fermentasi (Proofing): Jangan biarkan adonan terlalu lama atau terlalu cepat berfermentasi. Fermentasi yang terlalu lama dapat membuat donat menyerap banyak minyak saat digoreng atau menghasilkan rasa asam. Sebaliknya, kurang fermentasi akan membuat donat bantat. Diamkan adonan di tempat hangat dan tertutup untuk membantu ragi bekerja efektif.
- Suhu Minyak yang Stabil: Goreng donat pada suhu minyak 160-170°C. Minyak yang terlalu dingin akan membuat donat menyerap banyak minyak dan menjadi lembek, sedangkan minyak yang terlalu panas akan menyebabkan donat cepat gosong di luar tetapi mentah di dalam.
- Jangan Sering Membalik Donat: Cukup balik donat sekali saja saat menggoreng. Teknik ini membantu mendapatkan white ring yang indah dan mencegah donat menyerap terlalu banyak minyak.
- Dinginkan Sebelum Diberi Topping: Pastikan donat benar-benar dingin sebelum diberi topping agar topping tidak meleleh atau menjadi basah.
Pertanyaan Umum Seputar Donat Susu
- Mengapa donat saya bantat dan tidak mengembang? Donat bisa bantat karena beberapa alasan, seperti ragi yang tidak aktif atau jumlahnya terlalu sedikit, adonan kurang kalis, proses fermentasi yang tidak tepat (terlalu singkat atau terlalu lama), atau takaran bahan yang tidak seimbang.
- Berapa lama donat susu bisa bertahan? Donat susu buatan sendiri umumnya dapat bertahan 1-2 hari pada suhu ruangan jika disimpan dalam wadah kedap udara. Donat dengan isian krim atau buah segar harus disimpan di kulkas dan dapat bertahan 3-5 hari.
- Bagaimana cara menyimpan donat agar tetap empuk? Untuk menjaga donat tetap empuk, simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruangan setelah donat benar-benar dingin. Hindari menyimpan di kulkas jika ingin dikonsumsi dalam 1-2 hari karena suhu dingin dapat mempercepat pengerasan tekstur.
- Apakah donat susu bisa dibuat tanpa kentang? Ya, donat susu bisa dibuat tanpa kentang dan tetap menghasilkan tekstur yang empuk dan lembut. Banyak resep donat susu yang tidak menggunakan kentang.
- Apa fungsi susu dalam adonan donat? Susu dalam adonan donat berfungsi untuk membuat tekstur donat menjadi lebih lembut, empuk, dan memberikan rasa yang lebih gurih serta aroma yang harum.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289327/original/083848300_1783400553-Al_Balad_District_-_Jeddah.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4811469/original/098503200_1713945120-IMG_2188.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343706/original/059355600_1788873134-Gemini_Generated_Image_f2wqmtf2wqmtf2wq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/9343074/original/028403800_1788843382-IMG_1283.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343645/original/082328100_1788865088-7ee75648-3ccf-4945-8492-1d8267016c14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4722623/original/053703200_1705887794-vasilis-caravitis-WGOpvIKwq3Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343313/original/060522600_1788851199-SnapInsta.to_769083508_18089318144696218_5324913862644036629_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343115/original/088471700_1788844588-SnapInsta.to_799200920_18565450945073687_1258886998021904859_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343557/original/090589600_1788860864-pexels-jacobyavin-10971870.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5271098/original/063153500_1751455286-Remaja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343472/original/081321700_1788858343-dad90242-5e05-4db5-a4af-2dbb9c2b2c68.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343475/original/042619900_1788858406-ChatGPT_Image_Sep_8__2026__04_01_45_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343419/original/034614200_1788856695-telur_balado.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7182651/original/032538400_1779978567-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881326/original/030948800_1719918872-anna-pelzer-IGfIGP5ONV0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343040/original/033308900_1788842202-HL_Jajanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337407/original/053180100_1788243696-01M1DR9PA9HG0K0B53CNXZ9E93.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342991/original/010814900_1788839657-Gemini_Generated_Image_tzzxzetzzxzetzzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296007/original/084711600_1783999512-cropped-389f0ede-20ec-46a0-aafd-49e30ae447f5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574280/original/023141800_1777966858-Cara_Membuat_Pentol_Kriwil.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5772023/original/003677500_1778674939-KV_MASTER_LANDSCAPE_PAW_PATROL_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6610471/original/011715300_1779444215-ep-06-semua-demi-keluarga-28c099.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5686292/original/032880500_1778560068-Memutihkan_Gigi_Kuning_Membandel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182268/original/044611800_1744080588-WhatsApp_Image_2025-04-08_at_09.22.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232439/original/082617800_1748237422-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_12.21.20_3b863ea9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5931414/original/017395600_1778829035-cimol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5690178/original/084981600_1778565670-wsw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528537/original/052440100_1773287361-Gemini_Generated_Image_lplkyclplkyclplk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5832207/original/049118200_1778734548-Bolu_Roti_Tawar_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5752109/original/055041500_1778653034-unnamed__80_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404120/original/032668900_1762390521-WhatsApp_Image_2025-11-05_at_18.53.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6102452/original/016280000_1778988285-Cara_Efektif_Menyimpan_Beras_25_Kg_Agar_Tidak_Berkutu_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3214945/original/091194600_1597992177-TAHU_KRISPI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)