Dokter Ungkap Risiko Paparan Timbal dari Cat Rumah terhadap Kecerdasan Anak

9 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Paparan timbal dari cat rumah ternyata bisa menjadi ancaman tersembunyi bagi kesehatan anak. Tanpa disadari, zat logam berat ini dapat masuk ke tubuh anak saat mereka bermain dan bereksplorasi di lingkungan rumah. Dokter spesialis anak, dr. Reza Fahlevi, Sp.A(K) menjelaskan bahwa pada masa eksplorasi, anak-anak berpotensi terpapar berbagai material dari lingkungan sekitar.

Paparan tersebut bisa masuk ke tubuh melalui tangan yang terkontaminasi lalu dimasukkan ke mulut, atau melalui debu yang terhirup. Salah satu sumber paparan yang jarang disadari adalah cat rumah yang mengandung timbal.

Reza mencontohkan, lapisan cat pada dinding yang mengandung timbal dapat mengalami degradasi seiring waktu. Proses ini dapat menghasilkan debu halus yang berpotensi terhirup atau tertelan. Apalagi anak-anak memiliki kebiasaan menyentuh berbagai benda lalu memasukkan tangan ke dalam mulut.

Menurut Reza, lingkungan yang sehat merupakan faktor penting yang tidak bisa dipisahkan dari kesehatan keluarga, terutama dalam melindungi kelompok rentan seperti anak-anak.

Hal ini juga berkaitan erat dengan periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan, masa penting yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak.

"Anak-anak itu sering melakukan eksplorasi dengan bermain, dan itu adalah hal yang penting di masa tumbuh kembangnya. Jadi, lingkungan tempat dia melakukan eksplorasi, baik di rumah, playground, maupun di sekolah harus aman," kata Reza.

Dia mengingatkan bahwa yang paling dikhawatirkan adalah akumulasi paparan timbal dalam tubuh. "Dengan kadar yang sama, konsentrasi timbal yang masuk ke tubuh anak bisa lebih besar karena luas permukaan tubuhnya masih kecil dibandingkan orang dewasa," ujarnya.

Timbal sendiri merupakan unsur logam yang secara alami ada di lingkungan. Namun jika paparan terjadi secara berlebihan, zat ini dapat menimbulkan dampak kesehatan. Jika paparan terjadi dalam jangka panjang, timbal dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

"Beberapa risiko kesehatan saat timbal ini terakumulasi adalah kerusakan otak yang memengaruhi kecerdasan dan konsentrasi anak. Pada orang dewasa juga dapat menyebabkan kelainan saraf, gangguan ginjal, hipertensi, hingga kerusakan sel darah jika terpapar dalam jumlah tinggi dan waktu lama," tambahnya.

Meski demikian, Reza mengingatkan agar orang tua tidak mengabaikan potensi paparan tersebut. 

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |