Liputan6.com, Jakarta - Donat merupakan salah satu kudapan yang sangat populer di berbagai belahan dunia. Berdasarkan laman TasteAtlas, donat (doughnut) dikenal sebagai kue goreng berbahan dasar adonan tepung yang telah ada sejak ratusan tahun lalu, bahkan jejaknya ditemukan pada “oily cakes” yang dibawa imigran Belanda ke Amerika Serikat. Seiring waktu, donat berkembang menjadi makanan ikonik dengan beragam bentuk, topping, dan cara penyajian. Termasuk cara membuat donat kampung empuk tanpa mixer.
Di Indonesia, donat juga mengalami adaptasi budaya yang melahirkan donat kampung. Berbeda dengan donat modern ala toko roti, donat kampung memiliki tekstur lebih padat namun tetap empuk, rasa manis sederhana, dan tampilan yang apa adanya. Donat jenis ini lekat dengan nuansa rumahan dan sering menjadi camilan favorit lintas generasi.
Menariknya, donat kampung tidak memerlukan alat khusus seperti mixer. Dengan teknik ulen manual yang tepat, siapa pun bisa mempraktikkan cara membuat donat kampung empuk tanpa mixer di rumah, baik untuk konsumsi keluarga maupun ide jualan rumahan. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (4/2/2026).
1. Donat Kampung Tanpa Susu Tanpa Mixer
Bahan:
- 250 gram tepung terigu protein sedang atau tinggi
- 2 sdm gula pasir
- 1 sdt ragi instan
- 1 kuning telur
- 100–120 ml air hangat atau susu cair
- 1 sdm margarin
- ¼ sdt garam
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Cara Membuat:
- Campur tepung, gula, dan ragi dalam wadah, aduk rata.
- Masukkan kuning telur dan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
- Uleni hingga adonan setengah kalis, lalu masukkan margarin dan garam.
- Uleni kembali hingga adonan halus dan tidak lengket.
- Tutup adonan dan diamkan ±1 jam sampai mengembang dua kali lipat.
- Kempiskan adonan, bagi dan bentuk donat.
- Diamkan 15 menit, lalu goreng dengan api kecil hingga matang.
2. Donat Kampung Tanpa Telur dan Tanpa Susu
Cocok untuk yang ingin versi ekonomis atau alergi.
Bahan:
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 3 sdm gula pasir
- 1 sdt ragi instan
- 150 ml air hangat
- 2 sdm mentega
- Sejumput garam
Cara Membuat:
- Campur semua bahan kering kecuali garam.
- Tuang air hangat bertahap hingga adonan setengah kalis.
- Masukkan mentega dan garam, uleni hingga kalis.
- Bentuk adonan, diamkan 30 menit.
- Goreng dengan api kecil sampai kuning keemasan.
3. Donat Kampung Kentang Empuk dan Mengenyangkan
Bahan:
- 200 gram tepung terigu protein tinggi
- 50 gram tepung terigu serbaguna
- 100 gram kentang kukus, haluskan
- 40 gram gula pasir
- 1 butir telur
- 40 gram mentega
- 1 sdt ragi instan
- 60 ml susu hangat
- ¼ sdt garam
Cara Membuat:
- Aktifkan ragi dengan susu hangat dan sedikit gula.
- Campur tepung, kentang, gula, dan telur.
- Masukkan ragi, uleni hingga setengah kalis.
- Tambahkan mentega dan garam, uleni sampai elastis.
- Proofing hingga mengembang, bentuk, diamkan kembali.
- Goreng sekali balik dengan api kecil.
4. Donat Kampung Ubi Tanpa Mixer
Bahan:
- 300 gram ubi kukus, haluskan
- 10 sdm tepung terigu
- 1 sdm maizena
- 1 butir telur
- 1 sdt baking powder
Cara Membuat:
- Campur ubi, telur, dan tepung sedikit demi sedikit.
- Uleni hingga adonan bisa dibentuk.
- Cetak donat, diamkan 15 menit.
- Goreng hingga matang dan sajikan.
Tips Penting agar Donat Kampung Empuk dan Tidak Bantat
Sebelum masuk ke resep, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan agar hasil donat maksimal:
- Gunakan ragi aktif: Pastikan ragi masih aktif agar adonan mengembang sempurna. Ragi yang mati akan membuat donat keras dan bantat.
- Tambahkan kuning telur bila memungkinkan: Kuning telur membantu menghasilkan tekstur lebih lembut dan rasa lebih gurih.
- Proofing yang cukup: Diamkan adonan setelah dibentuk selama 15–30 menit agar donat ringan saat digoreng.
- Goreng dengan api kecil: Api terlalu besar membuat donat cepat gosong di luar namun mentah di dalam.
- Balik donat sekali saja: Terlalu sering membalik membuat donat menyerap banyak minyak.
Kenapa Donat Kampung Tetap Digemari?
Selain mudah dibuat, donat kampung menawarkan rasa nostalgia dan kehangatan rumahan. Teksturnya yang empuk namun padat membuatnya cocok dinikmati bersama teh atau kopi di sore hari. Tak heran jika donat ini juga sering dijadikan ide jualan karena modalnya kecil dan peminatnya luas.
FAQ Seputar Donat Kampung
1. Apakah donat kampung harus menggunakan telur?
Tidak. Donat kampung tetap bisa empuk meski tanpa telur asalkan proses ulen dan proofing benar.
2. Kenapa donat saya keras setelah dingin?
Biasanya karena ragi kurang aktif atau adonan kurang proofing.
3. Apakah donat kampung bisa disimpan lama?
Donat paling enak dikonsumsi di hari yang sama, namun bisa bertahan 1–2 hari dalam wadah tertutup.
4. Bolehkah menggunakan tepung protein rendah?
Bisa, tetapi hasilnya cenderung lebih rapuh dan kurang elastis.
5. Kenapa donat menyerap banyak minyak?
Api terlalu kecil atau adonan kurang mengembang bisa membuat donat berminyak.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497707/original/095558200_1770676990-tobias-federle-SU_T2l4hZEQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496575/original/038598300_1770551509-Launching_Lunar_2026_Wilsen_Willim_Pendopo__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496982/original/035941900_1770612065-gambar__19_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496840/original/053966700_1770606305-gambar__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4855601/original/066542300_1717677697-000_34UG9G6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423347/original/048327400_1764059465-Kue_Lidah_Kucing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496710/original/079669900_1770595759-063_2260473479.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497420/original/050385700_1770628328-Gemini_Generated_Image_w59okpw59okpw59o.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497500/original/076610700_1770632550-_kopijoslikman.._angkringankopijos__kopijos__kopijolikman__angkringankopijoslikman__angkringanjo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495625/original/058386400_1770381803-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_16.31.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496870/original/021785700_1770607879-gambar__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497267/original/032540900_1770622971-membersihkan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383223/original/067829900_1760659785-tahu_telur_bumbu_bali.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497239/original/011489700_1770621789-063_2260608226.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496896/original/057677100_1770609023-unnamed__17_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496757/original/003258200_1770602392-cristina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496984/original/028504400_1770612073-Laksa_Tanpa_Perlu_ke_Singapura_Ini_Versi_Praktis_yang_Lagi_Dicari_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4568525/original/097824200_1694168543-WhatsApp_Image_2023-09-08_at_17.06.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496770/original/046895000_1770602911-pekey_kacang_hijau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496309/original/080706800_1770526301-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_15.46.28.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384652/original/007400700_1760812239-Tzuyu_TWICE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384080/original/091032400_1760743856-Pelaku_Joki_Toefl_di_Jember.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387429/original/053987300_1761041546-unnamed__80___2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387068/original/094497700_1761030404-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383334/original/061525500_1760671825-huang_zitao_nikah.jpg)