Teknik Pomodoro, Cara Berhenti Menunda Pekerjaan dengan Fokus 25 Menit

11 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Menunda pekerjaan sering membuat tugas terasa semakin berat, terutama ketika seseorang harus menyelesaikan banyak hal dalam waktu terbatas. Teknik pomodoro menawarkan cara sederhana untuk mengatur waktu dengan membagi pekerjaan menjadi beberapa sesi fokus singkat.

Metode ini membantu seseorang memulai tugas tanpa harus menunggu munculnya motivasi atau menyelesaikan pekerjaan dalam satu waktu sekaligus. Kebiasaan menunda juga dapat muncul ketika sebuah pekerjaan terasa terlalu besar untuk ditangani sekaligus.

Melansir Real Simple, Kamis, 30 Juli 2026, teknik pomodoro memecah pekerjaan menjadi bagian yang lebih mudah dikelola sehingga seseorang dapat memusatkan perhatian pada satu tugas dalam durasi tertentu. Metode ini pertama kali dikembangkan oleh konsultan bisnis asal Berlin, Francesco Cirillo, ketika ia masih menjadi mahasiswa.

"Ketika saya menjadi mahasiswa, saya mencoba mencari cara untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu yang lebih singkat," kata Cirillo dalam penjelasan mengenai metode tersebut.

Ia kemudian menggunakan pengatur waktu berbentuk tomat untuk membatasi waktu belajarnya. Ia membagi aktivitas belajar ke dalam interval 25 menit yang diikuti jeda lima menit. Pengaturan tersebut membuat waktu kerja terasa lebih terukur, sekaligus memberikan batas yang jelas antara periode berkonsentrasi dan beristirahat.

Cara Menerapkan Teknik Pomodoro

Langkah pertama dimulai dengan menentukan satu pekerjaan yang ingin diselesaikan. Pilih tugas yang jelas dan spesifik agar waktu 25 menit dapat digunakan untuk satu tujuan. Cara tersebut juga membantu menghindari kebiasaan berpindah-pindah pekerjaan sebelum tugas pertama selesai.

Fokus Bekerja

Atur timer selama 25 menit dan gunakan seluruh durasi tersebut untuk bekerja. Hindari membuka email, memeriksa media sosial, menerima panggilan yang tidak mendesak, atau mengerjakan tugas lain selama sesi berlangsung.

Fokus penuh menjadi bagian penting dari teknik ini karena gangguan dapat mengurangi manfaat dari waktu kerja yang sudah ditentukan. Timer yang sederhana sudah cukup untuk menjalankan metode ini.

Pengguna dapat memakai pengatur waktu dapur, jam di ponsel, atau aplikasi khusus. Pengguna ponsel sebaiknya mengaktifkan mode "Jangan Ganggu" agar notifikasi tidak memecah konsentrasi selama sesi kerja.

Setelah 25 menit selesai, ambil jeda selama lima menit. Gunakan waktu tersebut untuk benar-benar beristirahat dari pekerjaan. Berdiri dari meja, melakukan peregangan, mengambil minum, atau sekadar mengistirahatkan mata dapat menjadi pilihan selama jeda tidak berubah menjadi sesi produktivitas baru.

Jeda Lebih Panjang

Selesaikan empat sesi pomodoro sebelum mengambil istirahat yang lebih panjang. Jeda berikutnya dapat berlangsung selama 15 hingga 20 menit. Waktu tersebut memberi kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk memulihkan energi sebelum kembali menjalani rangkaian sesi berikutnya.

Teknik Pomodoro dapat membantu mengatasi penundaan karena metode ini mengubah cara seseorang melihat sebuah pekerjaan. Tugas yang awalnya tampak membutuhkan waktu berjam-jam berubah menjadi target yang hanya perlu dikerjakan selama 25 menit. Batas waktu tersebut membuat langkah awal terasa lebih mudah dan konkret.

Pola kerja dengan interval singkat juga dapat membantu mengurangi kecemasan akibat tenggat waktu. Seseorang tidak perlu terus memikirkan seluruh pekerjaan yang belum selesai. Perhatian cukup diarahkan pada sesi yang sedang berlangsung sehingga proses menyelesaikan tugas terasa lebih terkendali.

Tak Terbatas untuk Bekerja

Metode ini tidak terbatas pada pekerjaan kantor atau kegiatan belajar. Membaca buku, membereskan rumah, mengemas barang setelah pindah, serta menyelesaikan proyek kreatif dapat menggunakan pola yang sama. Setiap aktivitas dapat dibagi menjadi beberapa sesi fokus selama tugas tersebut membutuhkan konsentrasi dan memiliki target yang jelas.

Nama Pomodoro berasal dari bahasa Italia yang berarti tomat. Cirillo menggunakan timer dapur berbentuk tomat ketika mengembangkan metode tersebut. Perkembangan teknologi kemudian menghadirkan berbagai aplikasi timer yang menawarkan fitur tambahan seperti pencatatan sesi, daftar tugas, dan pelacakan progres.

Kunci penerapan teknik ini terletak pada konsistensi menjalankan siklus kerja dan istirahat. Seseorang tidak harus menunggu waktu luang panjang untuk mulai bekerja. Menetapkan satu tugas, mengatur timer 25 menit, lalu memulai pekerjaan dapat menjadi langkah sederhana untuk memutus kebiasaan menunda.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |