Tamu Met Gala 2026 Bayar Rp1,7 Miliar, Wajib Patuhi 11 Aturan Berikut

8 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Hari pelaksanaan Met Gala 2026 sudah di depan mata. Pada Senin malam, 4 Mei 2026, waktu Amerika Serikat, para elit Hollywood dan tamu undangan akan hadir dengan busana terbaik mereka untuk menafsirkan kode berpakaian tahun ini.

Acara bergengsi itu berfungsi sebagai gala penggalangan dana bertabur bintang untuk Museum Seni Metropolitan (MOMA) di Kota New York dan dipantau ketat oleh legenda Vogue, Anna Wintour. Meski para tamu dipersilakan untuk menampilkan interpretasi mode hingga batas ekstremnnya ada banyak peraturan yang harus dipatuhi tamu yang hadir.

Mengutip Mirror, berikut adalah 11 aturan yang tidak biasa yang dilaporkan berlaku untuk setiap tamu:

1. Tamu undangan - semua tamu dipilih secara pribadi dan harus membayar biaya masuk yang cukup besar. Tahun ini, biaya kehadiran Met Gala mencapai USD 100 ribu atau sekitar Rp1,7 miliar.

2. Semua pakaian harus disetujui oleh Anna Wintour - kepala konten global dan direktur artistik di Condé Nast memegang wewenang akhir atas semua pakaian tamu.

3. Dilarang merokok - mengingat audiens di seluruh dunia yang tertarik pada Met Gala, sangat penting bagi penyelenggara untuk mempromosikan perilaku sehat. Merokok juga melanggar Undang-Undang Udara Bebas Asap Rokok Kota New York.

4. Para tamu diimbau untuk mengikuti kode berpakaian - kode berpakaian bervariasi setiap tahun dan para peserta diharapkan untuk mematuhinya. Kode berpakaian tahun ini adalah "fesyen adalah seni".

Aturan Selfie di Met Gala

5. Dilarang menggunakan media sosial - Met Gala dianggap sebagai acara yang lebih "tradisional", dengan fotografer resmi yang mengabadikan momen-momen malam itu. Para tamu diharapkan hadir sepenuhnya dan tidak terpaku pada ponsel mereka.

6. Dilarang berfoto selfie - berfoto selfie di Met Gala sangat tidak disukai. Ini menjelaskan mengapa "selfie kamar mandi" yang terkenal menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir, dengan para bintang sering berkumpul di toilet tempat mereka diizinkan untuk menggunakan ponsel mereka.

7. Tidak diperbolehkan untuk usia di bawah 18 tahun - Met Gala adalah acara khusus dewasa. Aturan ini ditetapkan pada 2018.

8. Jangan sentuh karya seni - tamu yang kedapatan menyentuh karya seni apa pun berpotensi dikeluarkan secara permanen dari semua Met Gala.

Makanan Terlarang di Met Gala

9. Patuhi denah tempat duduk yang ketat - dan tamu tidak boleh duduk di sebelah pasangan mereka. Pada 2023, penyelenggara Met Gala, Eaddy Kiernan, mengatakan kepada Vogue, "Kami benar-benar mencoba untuk berpikir dengan sangat hati-hati tentang siapa yang duduk di sebelah satu sama lain. Pasangan ideal kami mungkin adalah dua orang yang menurut kami akan langsung akrab tetapi mungkin bahkan tidak menyadari bahwa mereka memiliki banyak kesamaan."

10. Tidak ada peterseli - herba ini dilarang dari menu untuk mencegahnya tersangkut di gigi tamu.

11. Tidak ada bawang bombai atau bawang putih - ini mencegah masalah bau mulut yang tidak sedap. Selain itu, tidak ada makanan pembuka yang "berantakan" yang disajikan untuk melindungi kostum dan pakaian yang rumit.

Pameran Met Gala yang Lebih Inklusif

Terlepas dari citra glamor dan mewah yang melekat pada penampilan setiap tamu di karpet merah, seniman sekaligus perancang busana Michaela Stark justru menyiapkan pameran untuk Metropolitan Museum of Art (MOMA) yang lebih inklusif. Ia akan menghadirkan manekin-manekin yang menampilkan bentuk tubuh normal manusia.

Pameran musim semi ini resmi diluncurkan melalui malam gala bertabur bintang pada 4 Mei 2026, yang setiap tahunnya menjadi sorotan dunia mode internasional. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk menghadirkan perspektif penerimaan tubuh apa adanya dalam pameran yang mengkaji representasi tubuh berpakaian dalam seni selama berabad-abad.

Kurator Andrew Bolton menyatakan bahwa pendekatan ini bertujuan memperluas cara pandang publik terhadap tubuh, sekaligus menantang standar estetika yang selama ini mendominasi dunia mode dan seni. Bolton menegaskan bahwa dunia seni dan mode selama ini cenderung menampilkan standar tubuh yang seragam, terutama melalui penggunaan manekin fesyen berukuran kecil.

Ia menjelaskan bahwa sebagian besar manekin klasik umumnya merepresentasikan tubuh perempuan dengan ukuran sekitar size dua, sehingga mengabaikan realitas keberagaman bentuk tubuh di masyarakat. Melalui pameran yang digelar di MOMA, tim kurator ingin menyoroti bahwa dalam sejarah seni, banyak tipe tubuh yang selama ini terpinggirkan, seperti tubuh gemuk, tubuh penyandang disabilitas, hingga tubuh yang menua.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |