Resep Nasi Kuning Ayam Kalasan Gurih yang Menggugah Selera, Mudah Dibuat di Rumah

2 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta Resep nasi kuning ayam Kalasan menyatukan dua sajian kebanggaan Nusantara dalam satu piring, yaitu nasi kuning yang pulen dan wangi rempah, serta ayam Kalasan khas Yogyakarta yang gurih-manis dengan bumbu meresap sampai ke serat daging. Kombinasi ini kerap tampil di acara syukuran, perayaan keluarga, sampai menu akhir pekan yang ingin terasa istimewa. Kabar baiknya, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan yang mudah dicari dan langkah yang runtut.

Ayam Kalasan berasal dari daerah Kalasan, sebuah kapanewon di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, di mana secara tradisi dipopulerkan oleh penjual legendaris Mbok Berek lewat warung sederhananya sejak sekitar tahun 1950-an. Nasi kuning, di sisi lain, berakar dari tradisi Jawa dan sudah lama dianggap membawa keberuntungan karena warnanya menyerupai tumpukan emas.

Mengutip buku Aroma Rasa Kuliner Indonesia: Olahan Tumpeng Mini (2013) karya Lilly T. Erwin, nasi kuning yang dikukus dalam dandang menghasilkan butiran yang lebih lembut serta rasa santan dan rempah yang menyatu lebih merata. Di panduan ini kamu akan mendapat takaran yang pasti, cara mengungkep ayam dengan air kelapa, trik membuat kremesan renyah, sampai tips agar nasi tidak cepat basi.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (25/8/2026).

Sekilas tentang Nasi Kuning Ayam Kalasan

Nama hidangan ini lekat dengan Candi Kalasan, candi Buddha dari abad ke-8 yang berdiri di kawasan Kalasan. Ciri paling khas ayam Kalasan terletak pada teknik memasak dua tahap, yaitu ayam lebih dulu diungkep dalam air kelapa berbumbu, kemudian digoreng atau dibakar hingga permukaannya kering.

Air kelapa inilah yang membuat daging empuk sekaligus memberi rasa manis alami yang lembut. Yang membedakannya dari opor ayam adalah tidak adanya santan kental, sehingga kuah ungkepnya lebih ringan dan menyerap habis ke dalam daging. Nasi kuning sendiri adalah nasi yang dimasak dengan santan dan kunyit, dan secara tradisi berasal dari Pulau Jawa.

Warna kuning keemasannya datang dari kurkumin, senyawa aktif dalam kunyit yang memunculkan rona kuning setelah rimpangnya dikeringkan. Secara tradisional, nasi kuning kerap disandingkan dengan aneka lauk seperti ayam goreng, orek tempe, sambal dan kerupuk dan ayam Kalasan menjadi salah satu pasangan paling serasi. Mengacu pada kajian dalam Jurnal Agroindustri Halal, proses membuat nasi kuning tergolong butuh ketelatenan dan waktu karena melibatkan beragam bumbu dan rempah yang mempertegas aroma.

Bahan-Bahan Nasi Kuning Ayam Kalasan Gurih

Bahan nasi kuning

  • 500 gram beras, cuci bersih dan tiriskan
  • 300 ml santan kelapa
  • 400 ml air
  • 3 cm kunyit, haluskan
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun pandan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sendok teh garam

Bumbu halus ayam Kalasan

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri, sangrai
  • 1 sendok teh ketumbar, sangrai
  • 2 cm kunyit
  • 1/2 sendok teh merica butiran

Bahan ayam Kalasan

  • 4 potong paha ayam
  • 400 ml air kelapa
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, memarkan
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 2 sendok makan gula merah, sisir
  • 1 sendok makan air asam jawa
  • 1 sendok teh garam
  • minyak secukupnya untuk menggoreng

Bahan kremesan

  • 4 sendok makan tepung beras
  • 1 sendok makan tepung sagu
  • 150 ml air sisa ungkepan ayam

Bahan pelengkap

  • 2 butir telur, buat telur dadar lalu iris
  • 1 buah timun, iris
  • 2 sendok makan bawang goreng
  • sambal terasi secukupnya

Cara Membuat Nasi Kuning Ayam Kalasan

Membuat nasi kuning

  1. Cuci beras hingga air bilasannya bening, lalu tiriskan hingga benar-benar kering.
  2. Rebus santan bersama kunyit halus, daun salam, serai, daun jeruk, daun pandan, lengkuas, dan garam sambil terus diaduk hingga mendidih agar santan tidak pecah.
  3. Masukkan beras dan air ke dalam rice cooker, tuang rebusan santan berbumbu, lalu aduk hingga rata.
  4. Masak hingga tombol rice cooker berpindah ke mode hangat, diamkan 10 menit, lalu aduk perlahan dari bawah ke atas hingga nasi pulen dan warnanya merata.

Mengungkep dan menggoreng ayam Kalasan

  1. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, ketumbar, kunyit, dan merica hingga benar-benar lembut.
  2. Rebus air kelapa bersama ayam, bumbu halus, daun salam, serai, lengkuas, gula merah, air asam jawa, dan garam dalam satu wajan.
  3. Ungkep ayam dengan api sedang sambil sesekali dibalik hingga air menyusut dan bumbu meresap, sekitar 30 sampai 40 menit, hingga daging empuk saat ditusuk.
  4. Angkat ayam dan sisihkan, simpan sekitar 150 ml air sisa ungkepan untuk membuat kremesan.
  5. Panaskan minyak, lalu goreng ayam hingga permukaannya kecokelatan dan kering, kemudian angkat dan tiriskan.
  6. Campur air sisa ungkepan dengan tepung beras dan tepung sagu, aduk rata, lalu tuang ke dalam minyak panas dan goreng hingga renyah keemasan.
  7. Tata nasi kuning di piring, letakkan ayam kalasan dan kremesan di atasnya, lalu lengkapi dengan telur dadar, irisan timun, bawang goreng, dan sambal terasi.

Tips agar Hasil Maksimal

  • Pilih ayam kampung bila ingin tekstur kenyal dan rasa lebih gurih; ayam kampung lebih gurih dan tahan proses ungkep yang lama.
  • Gunakan air kelapa asli, bukan air kelapa kemasan, supaya aroma ungkepan lebih autentik.
  • Rebus santan sambil terus diaduk hingga mendidih agar tidak pecah, lalu masukkan beras selagi bumbu masih hangat supaya warna kuning menyebar merata.
  • Setelah diungkep, dinginkan ayam sebentar sebelum digoreng agar bumbu makin meresap dan kulit lebih renyah; prinsip serupa dipakai pada teknik ungkep khas Jawa lainnya.
  • Hindari menggoreng dengan minyak yang belum benar-benar panas karena membuat ayam menyerap minyak dan kremesan gagal renyah.

Variasi Nasi Kuning Ayam Kalasan Gurih

Versi tanpa air kelapa. Kalau air kelapa sulit didapat, kamu bisa membuat ayam Kalasan tanpa air kelapa dengan mengandalkan gula jawa, kecap manis, dan air biasa sebagai penyeimbang rasa manis dan warnanya. Hasilnya sedikit berbeda, tetapi tetap gurih dan legit.

Versi dibakar. Setelah diungkep, ayam bisa dipanggang di atas bara alih-alih digoreng untuk mendapat aroma smoky khas ayam bakar Kalasan. Olesi sisa bumbu ungkep saat membakar agar permukaannya mengilap dan tidak kering.

Versi rice cooker. Untuk yang ingin praktis, nasi kuning bisa dimasak sepenuhnya di dalam nasi kuning rice cooker tanpa perlu dikukus. Teknik ini juga bisa kamu terapkan pada berbagai variasi nasi kuning lain sesuai selera.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Nasi Kuning Ayam Kalasan

Bagaimana cara menyimpan nasi kuning dan ayam Kalasan?

Simpan nasi kuning dan ayam Kalasan dalam wadah tertutup di kulkas secara terpisah, dan konsumsi dalam 1-2 hari. Panaskan kembali nasi dengan cara dikukus agar teksturnya kembali pulen, seperti pada nasi kuning kukus, sementara ayam cukup dihangatkan di wajan atau air fryer supaya kulitnya renyah lagi. Perhatikan juga cara penyajian nasi kuning agar tampilannya tetap menggugah saat dihidangkan ulang. Hindari membiarkan nasi bersantan di suhu ruang terlalu lama karena cepat basi.

Lebih baik memakai ayam kampung atau ayam broiler?

Ayam kampung memberi tekstur lebih kenyal dan rasa gurih alami yang cocok untuk ungkepan lama, sementara ayam broiler lebih cepat empuk dan mudah didapat. Jika memakai broiler, persingkat waktu ungkep agar daging tidak hancur. Keduanya sama-sama enak selama bumbu meresap sempurna.

Bisakah nasi kuning dibuat tanpa santan?

Bisa. Kamu dapat mengurangi santan atau mengganti santan dengan susu rendah lemak atau air berbumbu, meski rasa gurihnya akan sedikit berkurang. Tambahkan sedikit minyak kelapa untuk menjaga aroma. Cara ini pas bagi yang menginginkan sajian lebih ringan.

Berapa banyak bahan untuk porsi acara besar?

Tinggal kalikan takaran resep sesuai jumlah tamu; sebagai patokan, resep ini untuk 4 porsi. Untuk hajatan, kamu bisa merujuk porsi untuk acara besar agar perhitungan beras dan bumbu lebih pas, sekaligus menyiapkan nasi kuning yang gurih dengan variasi pendamping. Menu ini juga cocok dihidangkan sebagai menu berbuka puasa saat Ramadan.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |