Liputan6.com, Jakarta - Resep bakwan tahu sayur bisa menjadi pilihan camilan sekaligus lauk rumahan yang sederhana. Perpaduan tahu dengan sayuran menghasilkan bakwan yang gurih, sementara teksturnya bisa dibuat lebih kokoh sehingga tidak mudah hancur ketika digoreng.
Bakwan tahu sayur pada dasarnya cukup mudah dibuat. Namun, ada satu masalah yang sering muncul, yaitu adonan terlalu lembek sehingga bakwan pecah ketika dimasukkan ke minyak atau sulit dibalik. Karena itu, komposisi adonan dan cara menggoreng perlu diperhatikan.
Dalam resep ini, tahu tidak hanya dicampur dengan tepung, tetapi juga perlu ditiriskan terlebih dahulu. Kandungan air berlebih dari tahu dapat membuat adonan menjadi terlalu basah. Sayuran juga sebaiknya tidak memiliki terlalu banyak air agar adonan tetap mudah dibentuk.
Tahu termasuk salah satu contoh lauk sumber protein nabati dalam panduan Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kemenkes juga menganjurkan konsumsi makanan yang beragam, termasuk lauk sumber protein serta sayur dan buah. Kementerian Kesehatan RI.
Jika sedang mencari resep bakwan tahu sayur yang tidak mudah hancur, berikut bahan, cara membuat, dan beberapa tips yang bisa dicoba di rumah.
Bahan-Bahan Bakwan Tahu Sayur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334372/original/005377200_1787837440-Gemini_Generated_Image_s61atks61atks61a.jpg)
Perbesar
Untuk membuat bakwan tahu sayur, bahan yang digunakan cukup sederhana dan mudah ditemukan.
Bahan Utama
- 4 buah tahu putih ukuran sedang
- 100 gram tepung terigu
- 1 sdm tepung beras
- 1 buah wortel, serut kasar
- 100 gram kol, iris tipis
- 1 batang daun bawang, iris
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1/2 sdt lada bubuk
- 1/2 sdt ketumbar bubuk
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt kaldu bubuk, sesuai selera
- 150-180 ml air
- Minyak secukupnya untuk menggoreng
Jumlah air sebaiknya tidak langsung dituangkan seluruhnya. Tambahkan sedikit demi sedikit sambil melihat konsistensi adonan. Cara ini membantu mencegah adonan terlalu encer.
Cara Membuat Bakwan Tahu Sayur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334373/original/014126100_1787837440-Gemini_Generated_Image_4ashmj4ashmj4ash.jpg)
Perbesar
1. Tiriskan Tahu Terlebih Dahulu
Keluarkan tahu dari air rendamannya, kemudian tiriskan. Hancurkan tahu menggunakan garpu atau tangan yang bersih hingga menjadi butiran kecil.
Jika tahu terasa sangat basah, bungkus dengan kain atau tisu dapur kemudian tekan perlahan untuk mengurangi airnya. Langkah ini penting karena tahu yang terlalu banyak mengandung air dapat membuat adonan bakwan menjadi lembek.
2. Siapkan Sayuran
Serut wortel menggunakan parutan kasar. Iris kol dan daun bawang setipis mungkin agar sayuran mudah menyatu dengan adonan.
Jika wortel atau kol mengeluarkan banyak air setelah dipotong, tiriskan terlebih dahulu. Sayuran yang terlalu basah dapat membuat adonan membutuhkan lebih banyak tepung.
3. Campurkan Bahan Kering
Masukkan tepung terigu dan tepung beras ke dalam wadah. Tambahkan bawang putih yang sudah dihaluskan, lada bubuk, ketumbar bubuk, garam, dan kaldu bubuk.
Aduk seluruh bahan kering hingga tercampur rata. Penggunaan sedikit tepung beras membantu menghasilkan permukaan bakwan yang lebih renyah tanpa membuat bagian dalamnya terlalu berat.
4. Masukkan Tahu dan Sayuran
Tambahkan tahu yang sudah dihancurkan, wortel, kol, dan daun bawang ke dalam campuran tepung. Aduk perlahan sampai semua bahan tercampur.
Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Hentikan penambahan air ketika adonan sudah cukup kental dan dapat disendok tanpa langsung menetes terlalu cepat.
Adonan bakwan tahu sayur yang tidak mudah hancur sebaiknya tidak terlalu encer. Jika adonan terlihat terlalu cair, tambahkan sedikit tepung terigu hingga mendapatkan konsistensi yang lebih kokoh.
5. Panaskan Minyak
Panaskan minyak dalam jumlah yang cukup di wajan. Gunakan api sedang agar bakwan dapat matang sampai bagian dalam tanpa membuat permukaannya cepat gosong.
Pastikan minyak sudah cukup panas sebelum memasukkan adonan. Anda dapat mengetesnya dengan memasukkan sedikit adonan. Jika langsung muncul gelembung dan adonan perlahan mengapung, minyak siap digunakan.
6. Goreng Bakwan
Ambil satu sendok makan adonan, kemudian masukkan ke dalam minyak panas. Jangan membuat bakwan terlalu tebal agar bagian tengahnya lebih mudah matang.
Goreng beberapa bakwan sekaligus, tetapi jangan memenuhi wajan. Berikan ruang di antara bakwan agar suhu minyak tidak turun terlalu drastis dan bakwan lebih mudah dibalik.
Biarkan bagian bawah bakwan mengeras terlebih dahulu sebelum dibalik. Jangan langsung mengaduk atau membalik adonan ketika baru masuk minyak karena kondisi tersebut membuat bakwan lebih mudah pecah.
Goreng hingga kedua sisinya berwarna kuning keemasan. Setelah matang, angkat dan tiriskan.
Rahasia Bakwan Tahu Sayur agar Tidak Mudah Hancur
Ada beberapa hal penting yang menentukan apakah bakwan tahu sayur akan tetap utuh atau justru pecah ketika digoreng.
1. Jangan Membuat Adonan Terlalu Encer
Ini merupakan salah satu faktor paling penting. Adonan yang terlalu banyak air akan sulit mempertahankan bentuk ketika dimasukkan ke dalam minyak.
Karena itu, air sebaiknya ditambahkan sedikit demi sedikit. Konsistensi yang dicari adalah adonan yang cukup kental untuk menempel pada sendok dan tidak langsung mengalir seperti adonan cair.
2. Kurangi Air pada Tahu
Tahu mengandung cukup banyak air sehingga perlu ditiriskan sebelum dicampur dengan tepung. Semakin basah tahu, semakin besar kemungkinan adonan menjadi lembek.
Jika menggunakan tahu yang sangat lembut, tekan perlahan menggunakan kain bersih atau tisu dapur untuk mengurangi kelebihan air tanpa perlu menghancurkannya terlalu halus.
3. Jangan Terlalu Banyak Sayuran Berair
Sayuran memang menjadi bagian penting dari bakwan tahu sayur, tetapi jumlahnya perlu seimbang dengan tepung. Kol dan wortel yang terlalu banyak dapat membuat adonan sulit menyatu.
Jika ingin menambahkan sayuran lain seperti tauge, seledri, atau jagung, sesuaikan jumlah air dan tepung agar konsistensi adonan tetap terjaga.
4. Pastikan Minyak Sudah Panas
Memasukkan adonan ketika minyak belum cukup panas dapat membuat bakwan menyerap lebih banyak minyak dan sulit membentuk lapisan luar yang kokoh.
Namun, jangan menggunakan api terlalu besar. Minyak yang terlalu panas dapat membuat bagian luar cepat kecokelatan sementara bagian dalam belum matang.
5. Jangan Langsung Membalik Bakwan
Setelah adonan masuk ke minyak, berikan waktu agar bagian bawahnya membentuk lapisan yang lebih kokoh. Setelah tepi bakwan mulai terlihat matang dan bagian bawahnya mudah dilepaskan dari wajan, barulah balik menggunakan spatula.
Langkah sederhana ini dapat membantu membuat bakwan tidak mudah hancur ketika digoreng.
Tips Membuat Bakwan Lebih Renyah
Jika menyukai bakwan dengan bagian luar yang renyah, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah menggunakan sedikit tepung beras dalam adonan.
Selain itu, jangan membuat bakwan terlalu tebal. Adonan yang terlalu tebal membutuhkan waktu lebih lama untuk matang dan bagian tengahnya cenderung lebih lembap.
Setelah matang, tiriskan bakwan menggunakan saringan atau rak kawat agar minyak berlebih dapat turun. Jika menggunakan tisu dapur, pastikan bakwan tidak ditumpuk terlalu banyak agar uap panas tidak membuat permukaannya cepat lembek.
Variasi Sayuran untuk Bakwan Tahu
Resep bakwan tahu sayur juga bisa disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah. Tidak harus selalu menggunakan wortel dan kol.
Anda dapat menambahkan daun seledri, daun bawang lebih banyak, jagung manis, tauge, atau sedikit daun kelor. Pastikan sayuran yang digunakan sudah dibersihkan dan ditiriskan dengan baik.
Menambahkan berbagai jenis sayuran juga dapat membuat menu lebih beragam. Kementerian Kesehatan RI melalui panduan Isi Piringku menganjurkan konsumsi makanan yang beragam serta memperbanyak sayur dan buah sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Bakwan sendiri sebaiknya diposisikan sebagai bagian dari menu, bukan satu-satunya sumber sayuran dalam sehari. Anda tetap dapat melengkapinya dengan sayuran dan buah dalam menu makan lainnya.
Bakwan Tahu Sayur Cocok untuk Lauk atau Camilan
Bakwan tahu sayur dapat disajikan sebagai lauk pendamping nasi atau camilan sore. Rasanya yang gurih membuatnya cocok disantap bersama sambal, cabai rawit, atau saus sambal.
Jika ingin menjadikannya lauk, bakwan dapat dibuat dengan ukuran sedikit lebih besar dan disajikan bersama nasi serta sayuran lain. Untuk camilan, buat bakwan berukuran kecil agar lebih mudah disantap.
Anda juga dapat menambahkan irisan cabai ke dalam adonan jika menyukai rasa pedas. Untuk rasa yang lebih harum, tambahkan sedikit daun seledri atau daun bawang.
Cara Menyimpan Bakwan yang Sudah Matang
Bakwan paling enak disantap sesaat setelah digoreng. Jika masih tersisa, perhatikan cara penyimpanannya untuk menjaga keamanan pangan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa makanan yang sudah dimasak sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. BPOM menyebut pangan matang yang dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama memiliki risiko lebih tinggi mengalami pertumbuhan mikroba.
Jika bakwan tidak segera dikonsumsi, simpan dalam wadah tertutup dan masukkan ke lemari pendingin. BPOM juga menyarankan pangan yang tidak segera dikonsumsi untuk segera didinginkan dan disimpan dalam wadah tertutup.
Saat akan disantap kembali, bakwan dapat dipanaskan menggunakan oven, air fryer, atau teflon agar permukaannya kembali lebih renyah.
Kesalahan yang Membuat Bakwan Mudah Hancur
Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari ketika membuat bakwan tahu sayur. Pertama, memasukkan terlalu banyak air ke dalam adonan. Kedua, menggunakan tahu yang masih sangat basah tanpa ditiriskan.
Kesalahan lainnya adalah memasukkan bakwan ke dalam minyak yang belum cukup panas dan langsung membaliknya. Kedua hal tersebut dapat membuat lapisan luar bakwan tidak segera terbentuk sehingga adonan mudah pecah.
Selain itu, menggoreng terlalu banyak bakwan sekaligus juga dapat membuat suhu minyak turun. Akibatnya, proses memasak menjadi lebih lama dan tekstur bakwan bisa kurang renyah.
Resep Bakwan Tahu Sayur yang Tidak Mudah Hancur
Resep bakwan tahu sayur yang tidak mudah hancur sebenarnya tidak membutuhkan bahan khusus. Kuncinya terletak pada pengurangan air dari tahu, jumlah cairan yang digunakan, serta teknik menggoreng.
Gunakan tahu yang sudah ditiriskan, campurkan dengan sayuran dan tepung secukupnya, kemudian tambahkan air secara perlahan. Adonan yang terlalu encer sebaiknya diperbaiki sebelum digoreng agar bakwan dapat mempertahankan bentuknya.
Ketika menggoreng, pastikan minyak sudah panas dan gunakan api sedang. Jangan terburu-buru membalik bakwan sampai bagian bawahnya cukup kokoh. Dengan cara tersebut, bakwan dapat matang lebih merata dan tidak mudah hancur.
Bakwan tahu sayur yang sudah matang dapat disantap sebagai camilan atau lauk. Sajikan bersama makanan lain seperti nasi, sayuran, dan buah agar menu sehari-hari tetap beragam sesuai prinsip gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan RI.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5384221/original/000286400_1760761360-Meditasi_untuk_menenangkan_pikiran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334012/original/059159200_1787817409-Anantara_Ubud_Bali_Journey_Into_Ubud.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333943/original/013645600_1787814784-Resep_Terong_Isi_Tahu_dan_Sayuran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3039936/original/073948200_1580723440-rupixen-com-Q59HmzK38eQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333997/original/031369900_1787816924-pexels-andy-lee-1453672476-34396480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3048749/original/060866400_1581514644-sergio-pedemonte-LqtHvyd80Mo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333864/original/089258900_1787810278-000_36K89G3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333871/original/065401400_1787810598-Frontal_view_Coastal_Atelier_Brunch.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333890/original/086082900_1787811810-829c7aa6-34ed-44d0-bc08-4541600d4c4a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333869/original/007517800_1787810560-Gemini_Generated_Image_roo4kqroo4kqroo4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333834/original/013132700_1787808994-000_C6L8363.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492665/original/039155500_1770181282-Untitled_design__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2972058/original/047880300_1574170990-m-b-m-ZzOa5G8hSPI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/9333597/original/059747300_1787798194-IMG_4877.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4913674/original/079893200_1723196680-budi-puspa-wijaya-1ugpo9WYPXs-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7761128/original/080397600_1780570760-13740193723447756107.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3166635/original/059123200_1593527429-Ilustrasi_gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5351158/original/043030700_1758016566-SnapInsta.to_548987017_18532373578010075_515013179382114429_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333264/original/019454900_1787739873-Gemini_Generated_Image_1lgxep1lgxep1lgx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3484871/original/099810700_1623901041-adrian-swancar-imAfCYq7KH0-unsplash_Fotor.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5772023/original/003677500_1778674939-KV_MASTER_LANDSCAPE_PAW_PATROL_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571444/original/020975800_1777623375-Bakmi_Toprak_Khas_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574219/original/053227900_1777965448-cropped-6344059f-247c-497b-aae5-e40a882cdcdf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6610471/original/011715300_1779444215-ep-06-semua-demi-keluarga-28c099.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449221/original/092935000_1766050849-Screenshot_2025-12-18_162801.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5686292/original/032880500_1778560068-Memutihkan_Gigi_Kuning_Membandel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5224553/original/050243100_1747634982-obesitas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182268/original/044611800_1744080588-WhatsApp_Image_2025-04-08_at_09.22.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4953479/original/097256800_1727324938-fotor-ai-20240926112346.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454962/original/092834600_1766587434-Screenshot_2025-12-24_213937.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490713/original/030649700_1770022133-pexels-sora-shimazaki-5938242.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1549767/original/057929400_1490704877-20170328-Penumpang-KRL-FF5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575360/original/005981900_1778046151-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4704631/original/076475500_1704246546-Ilustrasi_olahraga_lari_di_malam_hari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232439/original/082617800_1748237422-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_12.21.20_3b863ea9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5931414/original/017395600_1778829035-cimol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5045799/original/049621300_1736243293-minuman_jahe_serai.jpg)