Pameran Warisan Fesyen 4 Dekade Vivienne Westwood Diboyong ke Makau, Bangkitkan Industri Kreatif

10 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Vivienne Westwood, desainer asal Inggris yang dijuluki Ratu Fesyen Punk itu memang telah tiada, tapi warisannya untuk dunia fesyen terus dilanjutkan. Sejumlah inisiatif diluncurkan, termasuk debut Vivienne Westwood & Jewellery Exhibition 2026 di Makau, Tiongkok Selatan.

Pameran yang resmi dibuka pada 28 April 2026 di Grand Lisboa Palace Resort Macau itu menampilkan arsip bersejarah yang terdiri dari perhiasan arsip khusus dan koleksi runway selama empat dekade dari rumah mode asal Inggris itu. Berlangsung hingga 15 Juli 2026, pameran itu menampilkan kedua elemen sebagai koleksi yang utuh untuk pertama kalinya.

Dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 1 Mei 2026, perjalanan kurasi itu dibagi ke delapan ruangan yang masing-masing didedikasikan untuk ragam dekade desain yang berbeda. Sorotan utamanya mencakup ruangan Origins yang bernuansa punk, fantasi dunia Wonderland, dan filosofi ekologi Do It Yourself.

Untuk memberikan konteks sejarah yang konkret, pameran ini juga menampilkan eksplorasi budaya dan koleksi Parure Abad ke-18. Selain itu, terdapat penghormatan terhadap lambang rumah mode ini di ruangan Orb, yang menyimbolkan dunia melalui masa lalunya, masa kininya, dan penambahan cincin Saturnus sebagai lambang masa depannya.

"Membawa empat dekade perhiasan arsip dan koleksi runway Vivienne ke Makau merupakan pencapaian emosional yang mendalam bagi rumah mode kami," ujar Giuseppe Aragoni, Chief Operating Officer Vivienne Westwood.

Dukung Pariwisata Makau Berbasis Seni Budaya

Aragoni mengaku antusias membawa arsip mereka ke Makau setelah melihat kesuksesan dari pameran serupa di Shanghai dan Chengdu, China. "Mengingat merek kami terus beresonansi secara mendalam dengan generasi saat ini, memamerkan koleksi ini di Grand Lisboa Palace memungkinkan kami untuk membagikan etos merek kami kepada audiens yang sepenuhnya baru di seluruh kawasan ini," ujarnya.

Sementara, Daisy Ho, Managing Director SJM, memandang pameran tersebut sebagai bagian kerangka visi strategis perusahaannya yang lebih luas, khususnya mendukung Makau sebagai tempat pertemuan antara warisan Timur dan Barat.

"Kolaborasi ini menggarisbawahi komitmen SJM terhadap evolusi Makau sebagai Pusat Pariwisata dan Hiburan Dunia. Dengan menjembatani 'Pariwisata + Seni,' kami terus meningkatkan pengalaman wisata Makau dengan konten budaya yang dirancang untuk menggerakkan dan menginspirasi masyarakat," ujarnya.

Miyeon dari I-DLE yang ikut menghadiri pembukaan pameran itu menyampaikan kekagumannya terhadap filosofi Vivienne Westwood yang autentik dan digerakkan oleh tujuan yang kuat. Ia membagikan bagaimana individualitas sang desainer dan komitmennya terhadap keberlanjutan sangat sejalan dengan prinsip pribadinya.

Toko Pop-up hingga Kompetisi Desain

Untuk melengkapi pameran ini, SJM dan Vivienne Westwood telah merancang pengalaman gaya hidup yang holistik. Toko pameran pop-up ini menampilkan merchandise eksklusif Makau, termasuk aksesori denim edisi terbatas dan kaus bertema khusus.

Pengunjung juga dapat menjelajahi butik permanen sebelum bersantai di Vivienne Westwood Café, yang menyajikan set afternoon tea eksklusif berbatas waktu. Mulai pertengahan Mei 2026, pengunjung dapat mengabadikan memori di photobooth Giant Orb sambil menikmati hidangan fotogenik dari gerobak makanan bertema yang terletak persis di sebelahnya.

Bersamaan dengan pameran ini, kompetisi desain Vivienne Westwood dan sebuah seminar mahasiswa turut dihadirkan guna menawarkan keterlibatan langsung bagi para pelajar dengan tim merek untuk mempelajari lebih jauh mengenai industri mode. Melalui inisiatif yang ditargetkan ini, SJM secara aktif mendukung diversifikasi ekonomi Makau, membina bakat lokal untuk mendorong industri kreatif kota yang tengah berkembang pesat.

Kematian Vivienne Westwood di Usia 81 Tahun

Vivienne Westwood meninggal dunia pada Kamis, 29 Desember 2022. Desainer Inggris yang berjuluk 'pendeta tertinggi punk' itu mengembuskan napas terakhirnya di usia 81 tahun.

Rumah mode miliknya menyampaikan kabar tersebut lewat media sosial dengan menyatakan, "Dia meninggal dengan tenang dan dikelilingi keluarganya di Clapham, London selatan."

Brand tersebut juga menyatakan di Instagram bahwa Vivienne Westwood terus melakukan hal yang disukainya sampai hari terakhirnya. "Mendesain, mengerjakan karya seninya, menulis bukunya, dan mengubah dunia agar lebih baik. Dia menjalani kehidupan yang luar biasa. Inovasi dan pengaruhnya selama 60 tahun terakhir sangat besar dan akan terus berlanjut hingga masa depan," sambung keterangan yang tertera.

Dikutip dari laman The Sun, Jumat, 30 Desember 2022, penyebab kematian Westwood tidak diungkap. Hanya saja, Andreas Kronthaler, suami dan partner kreatif Vivienne menegaskan bahwa ia akan menyimpan sosok desainer itu di hatinya. "Kita bekerja sama sampai akhir dan dia memberiku banyak hal untuk melanjutkannya. Terima kasih sayang."

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |