Cara Membuat Jadah Pakai Tepung Ketan, Kenyal dan Gurih Tanpa Ribet Menumbuk

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Jadah identik dengan teksturnya yang kenyal, padat, dan sedikit lengket dengan cita rasa gurih dari kelapa. Makanan tradisional yang banyak ditemukan di Jawa Tengah dan Jogja ini biasanya dibuat dari beras ketan yang direndam, dikukus, lalu ditumbuk hingga seluruh bahan menyatu. Proses tersebut memang menghasilkan tekstur khas, tetapi membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak.

Jika ingin membuat jadah dengan cara yang lebih praktis, tepung ketan bisa menjadi pilihan. Bahan ini tidak perlu direndam terlebih dahulu sehingga proses persiapannya lebih singkat. Tepung ketan cukup dicampur dengan kelapa parut, santan, dan bumbu sebelum dikukus hingga matang.

Cara membuat jadah pakai tepung ketan juga tidak membutuhkan banyak bahan. Namun, takaran santan perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tidak terlalu keras atau lembek. Pengukusan dan proses mendinginkan jadah setelah matang juga berpengaruh terhadap teksturnya.

Berikut cara membuat jadah pakai tepung ketan, dirangkum Liputan6.com, Senin (14/9/2026).

Bahan untuk Membuat Jadah dari Tepung Ketan

Siapkan bahan-bahan berikut untuk membuat jadah tepung ketan dengan tekstur kenyal dan rasa gurih:

  • 250 gram tepung ketan putih
  • 100 gram kelapa parut setengah tua
  • 150 ml santan
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1 lembar daun pandan
  • Minyak atau margarin secukupnya untuk mengoles loyang

Cara Membuat Jadah Pakai Tepung Ketan

1. Campurkan tepung ketan dan kelapa

Masukkan tepung ketan putih, kelapa parut, garam, dan gula pasir ke dalam wadah. Aduk semua bahan hingga tercampur rata. Pastikan kelapa parut tersebar merata agar rasa gurihnya tidak terkumpul di satu bagian.

2. Panaskan santan

Masukkan santan dan daun pandan ke dalam panci. Panaskan menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Tidak perlu menunggu santan mendidih, cukup sampai panas.

3. Tuangkan santan secara bertahap

Tuangkan santan panas sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung ketan sambil terus diaduk. Jangan langsung memasukkan seluruh santan karena tingkat penyerapan tepung ketan dapat berbeda. Aduk sampai seluruh bahan menyatu dan tidak ada tepung yang masih kering.

4. Padatkan adonan dalam loyang

Olesi loyang dengan sedikit minyak atau margarin. Masukkan adonan tepung ketan, kemudian ratakan sambil ditekan perlahan. Adonan yang dipadatkan dengan baik akan menghasilkan jadah yang lebih mudah dipotong setelah matang.

5. Kukus sampai matang

Panaskan kukusan terlebih dahulu. Setelah air mendidih dan uap cukup banyak, masukkan loyang berisi adonan. Kukus selama sekitar 30–40 menit menggunakan api sedang sampai jadah matang.

6. Dinginkan sebelum dipotong

Setelah matang, keluarkan jadah dari kukusan dan biarkan hingga suhunya turun. Jangan langsung memotong jadah saat masih sangat panas karena teksturnya masih lunak dan mudah hancur. Setelah lebih dingin, jadah akan menjadi lebih padat dan mudah dipotong.

Tips Membuat Jadah Tepung Ketan Tetap Kenyal

Takaran santan menjadi salah satu faktor penting dalam membuat jadah dari tepung ketan. Tuangkan santan sedikit demi sedikit agar adonan tidak terlalu basah. Jika terlalu banyak cairan, jadah dapat menjadi lembek dan sulit mendapatkan tekstur yang padat.

Gunakan kelapa parut setengah tua untuk mendapatkan perpaduan tekstur yang lebih baik. Kelapa yang terlalu tua cenderung lebih keras, sedangkan kelapa yang terlalu muda mengandung lebih banyak air dan dapat memengaruhi konsistensi adonan.

Pengukusan juga sebaiknya dilakukan setelah air kukusan benar-benar panas. Gunakan api sedang agar panas dan uap dapat menyebar dengan baik ke seluruh bagian adonan.

Kesalahan yang Membuat Jadah Tepung Ketan Kurang Enak

Beberapa kesalahan sederhana saat menyiapkan adonan hingga mengukus dapat membuat jadah tepung ketan menjadi keras, lembek, atau mudah hancur:

  • Menuangkan santan sekaligus tanpa memperhatikan konsistensi adonan.
  • Menggunakan santan terlalu banyak sehingga jadah menjadi lembek.
  • Menggunakan kelapa parut yang terlalu tua sehingga teksturnya kurang lembut.
  • Mengukus adonan sebelum air kukusan benar-benar panas.
  • Menggunakan api terlalu besar selama proses pengukusan.
  • Langsung memotong jadah ketika masih panas.
  • Tidak memadatkan adonan dengan cukup saat dimasukkan ke loyang.

Pertanyaan Seputar Jadah Tepung Ketan

Apakah jadah bisa dibuat hanya dengan tepung ketan?

Bisa. Tepung ketan dapat digunakan sebagai bahan utama untuk membuat jadah. Kelapa parut dan santan kemudian ditambahkan untuk memberikan rasa gurih sekaligus membantu membentuk tekstur jadah yang lembut dan kenyal.

Apakah tepung ketan perlu dikukus terlebih dahulu?

Tidak perlu. Tepung ketan dapat langsung dicampur dengan bahan lain kemudian dikukus sebagai adonan. Cara ini membuat proses pembuatan jadah lebih praktis dibandingkan menggunakan beras ketan.

Mengapa jadah dari tepung ketan bisa menjadi keras?

Jadah dapat menjadi keras jika jumlah cairan tidak cukup, terlalu lama dikukus, atau dibiarkan terbuka terlalu lama setelah matang. Takaran santan yang tepat dan penyimpanan dalam wadah tertutup dapat membantu menjaga teksturnya.

Berapa lama jadah tepung ketan dikukus?

Jadah tepung ketan umumnya membutuhkan waktu sekitar 30–40 menit menggunakan api sedang. Lama pengukusan dapat berbeda tergantung ketebalan adonan dan jenis loyang yang digunakan.

Jadah tepung ketan bisa digoreng setelah dikukus?

Bisa. Setelah jadah dingin dan teksturnya cukup padat, potong sesuai selera kemudian goreng sebentar hingga bagian luarnya berwarna kecokelatan. Cara ini menghasilkan permukaan yang lebih renyah dengan bagian dalam tetap kenyal.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |