- Apakah daun ubi jalar benar-benar bisa dimakan?
- Kenapa daun ubi jalar berlendir saat dimasak?
- Daun ubi jalar lebih baik direbus atau ditumis?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Daun ubi jalar sering dianggap sebagai sayuran rumahan yang sederhana, padahal bahan ini memiliki cita rasa khas, kandungan gizi tinggi, dan bisa diolah menjadi berbagai menu lezat. Di banyak daerah, daun ubi jalar bahkan menjadi lauk favorit karena mudah didapat, murah, dan cocok dipadukan dengan aneka bumbu Nusantara.
Meski begitu, tidak sedikit orang yang ragu memasak daun ubi jalar karena khawatir rasanya pahit, alot, atau berlendir jika salah pengolahan. Padahal, dengan teknik memasak yang tepat, daun ubi jalar justru bisa terasa lembut, segar, dan gurih tanpa aroma langu.
Artikel ini akan membahas cara masak daun ubi jalar secara lengkap, mulai dari pemilihan bahan, teknik menghilangkan rasa pahit, hingga berbagai metode memasak yang bisa disesuaikan dengan selera. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (21/1/2026)
Mengenal Daun Ubi Jalar dan Karakteristiknya
Daun ubi jalar berasal dari tanaman ubi jalar yang merambat dan mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah. Daunnya berbentuk hati atau menjari dengan tekstur cukup lembut jika masih muda. Warna daun biasanya hijau tua, meski ada juga varietas dengan semburat keunguan.
Karakteristik utama daun ubi jalar adalah kandungan getah alami yang bisa menimbulkan rasa pahit dan licin jika tidak diolah dengan benar. Getah inilah yang sering membuat orang kurang menyukai daun ubi jalar, padahal masalah tersebut dapat diatasi dengan langkah sederhana. Daun yang paling baik dimasak adalah daun muda hingga setengah tua, karena seratnya belum terlalu kasar dan lebih cepat empuk saat dimasak.
Cara Memilih Daun Ubi Jalar yang Bagus untuk Dimasak
Langkah pertama agar hasil masakan lezat adalah memilih daun ubi jalar yang tepat. Daun sebaiknya berwarna hijau segar, tidak menguning, dan tidak berlubang akibat hama. Batang yang masih lentur menandakan daun masih muda dan segar.
Hindari daun yang terlalu tua karena teksturnya lebih keras dan membutuhkan waktu memasak lebih lama. Daun yang terlalu tua juga cenderung menghasilkan rasa pahit lebih kuat. Jika memungkinkan, pilih daun ubi jalar yang baru dipetik karena kandungan gizinya masih optimal dan aromanya lebih segar saat dimasak.
Teknik Membersihkan dan Menghilangkan Rasa Pahit
Salah satu kunci utama memasak daun ubi jalar adalah proses pembersihan yang benar. Daun dan batang muda dipisahkan dari batang besar, lalu dicuci di air mengalir untuk menghilangkan tanah dan kotoran.
Untuk mengurangi rasa pahit dan getah, daun ubi jalar sebaiknya diremas ringan dengan garam sebelum dimasak, lalu dibilas kembali hingga bersih. Cara ini membantu mengeluarkan getah berlebih tanpa merusak tekstur daun.
Alternatif lain adalah merebus daun ubi jalar sebentar dalam air mendidih yang sudah diberi sedikit garam, lalu membuang air rebusannya sebelum diolah lebih lanjut.
Cara Masak Daun Ubi Jalar Rebus Sederhana
Cara paling sederhana dan sehat mengolah daun ubi jalar adalah dengan merebusnya. Setelah daun dibersihkan dan diremas dengan garam, rebus dalam air mendidih selama 3–5 menit hingga layu dan empuk.
Setelah matang, daun ubi jalar segera diangkat dan ditiriskan. Untuk menjaga warna tetap hijau segar, daun bisa langsung direndam sebentar dalam air dingin. Daun ubi jalar rebus biasanya disajikan sebagai lalapan pendamping sambal, ikan goreng, atau lauk tradisional lainnya.
Cara Masak Daun Ubi Jalar Tumis Bawang
Tumis daun ubi jalar adalah olahan yang paling populer karena praktis dan kaya rasa. Setelah daun direbus sebentar dan ditiriskan, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum.
Masukkan daun ubi jalar, lalu bumbui dengan garam, sedikit gula, dan cabai sesuai selera. Aduk cepat dengan api sedang agar daun tidak terlalu lembek.
Tumis daun ubi jalar cocok dijadikan lauk harian karena rasanya ringan, segar, dan tidak memerlukan banyak bumbu.
Cara Masak Daun Ubi Jalar Santan
Untuk cita rasa yang lebih gurih, daun ubi jalar bisa dimasak dengan santan. Daun yang sudah direbus dimasukkan ke dalam santan yang telah dibumbui bawang, lengkuas, dan daun salam.
Masak dengan api kecil sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah. Tambahkan ikan teri, udang, atau tahu sesuai selera untuk menambah rasa. Olahan ini sering dijumpai dalam masakan rumahan khas daerah dan cocok disantap dengan nasi hangat.
Tips Agar Daun Ubi Jalar Tetap Hijau dan Tidak Lembek
Agar daun ubi jalar tetap hijau setelah dimasak, hindari memasak terlalu lama. Waktu memasak yang singkat sudah cukup untuk membuat daun empuk tanpa merusak warna.
Gunakan api sedang dan masukkan daun di tahap akhir jika dimasak bersama bahan lain. Selain itu, jangan menutup wajan terlalu lama karena uap panas dapat membuat daun berubah warna.
Meniriskan daun dengan baik sebelum ditumis juga membantu menjaga tekstur tetap segar dan tidak berair.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Daun Ubi Jalar
1. Apakah daun ubi jalar benar-benar bisa dimakan?
Ya, daun ubi jalar aman dikonsumsi dan telah digunakan sebagai sayuran di berbagai negara.
2. Kenapa daun ubi jalar berlendir saat dimasak?
Lendir berasal dari getah alami daun yang belum dibersihkan atau direbus dengan benar.
3. Daun ubi jalar lebih baik direbus atau ditumis?
Keduanya bisa, namun direbus sebentar terlebih dahulu membantu mengurangi lendir.
4. Apakah daun ubi jalar pahit?
Tidak pahit jika menggunakan daun muda dan diolah dengan teknik yang tepat.
5. Apa manfaat utama daun ubi jalar bagi kesehatan?
Manfaatnya meliputi melancarkan pencernaan, meningkatkan imunitas, dan menjaga kesehatan tulang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)