8 Resep Olahan Tepung Ketan untuk Camilan Keluarga: Simpel, Mudah Dibuat, dan Lezat

1 week ago 33

Liputan6.com, Jakarta - Tepung ketan adalah bahan dasar yang sangat populer di dapur Indonesia, menawarkan tekstur kenyal dan rasa gurih khas. Berbagai camilan lezat dapat diciptakan dari bahan ini, menjadikannya pilihan favorit untuk hidangan keluarga. Kemudahan dalam pengolahannya membuat resep olahan tepung ketan menjadi solusi praktis bagi Anda yang ingin menyajikan kudapan istimewa.

Karakteristiknya yang lengket dan elastis setelah dimasak memungkinkan kreasi aneka jajanan tradisional yang menggugah selera. Dari kue basah hingga kue kering, tepung ketan selalu berhasil memberikan sentuhan istimewa pada setiap hidangan. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak resep olahan tepung ketan menjadi warisan kuliner yang terus dilestarikan.

Tepung ketan sendiri merupakan jenis tepung dari beras ketan, varietas beras yang memiliki kandungan amilopektin tinggi yang berperan dalam memberikan sifat lengket dan tekstur kenyal. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (21/1/2026).

1. Klepon

Klepon adalah jajanan tradisional berbentuk bola-bola kecil berwarna hijau dengan isian gula merah cair yang meleleh di mulut, memberikan sensasi manis yang meledak di setiap gigitan.

Bahan-bahan:

  • 250 gram tepung ketan
  • 100 gram gula merah, sisir halus
  • 2 sendok teh air kapur sirih
  • 75 ml air daun pandan
  • Garam secukupnya
  • Kelapa parut, kukus

Cara Membuat:

  1. Campurkan tepung ketan, air kapur sirih, air daun pandan, dan garam. Uleni hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.
  2. Ambil sedikit adonan, pipihkan, lalu isi dengan gula merah sisir. Bulatkan kembali hingga rapat.
  3. Rebus air dalam panci hingga mendidih. Masukkan bola-bola klepon ke dalam air mendidih.
  4. Masak hingga klepon mengapung, yang menandakan sudah matang. Angkat dan tiriskan.
  5. Gulingkan klepon yang sudah matang ke dalam kelapa parut hingga seluruh permukaannya tertutup rata.
  6. Sajikan klepon hangat atau pada suhu ruang.

2. Onde-onde

Onde-onde adalah camilan berbentuk bulat dengan permukaan bertabur wijen dan isian kacang hijau yang manis, menawarkan perpaduan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.

Bahan Kulit:

  • 400 gram tepung ketan
  • 100 gram tepung kanji
  • Garam secukupnya
  • 400 mililiter santan hangat
  • 200 gram wijen

Bahan Isian:

  • 400 gram kacang hijau, rendam semalaman
  • 300 gram gula pasir
  • 2 lembar daun pandan

Cara Membuat:

  1. Membuat Isian: Kukus kacang hijau hingga matang, lalu haluskan. Masak kacang hijau halus bersama gula pasir dan daun pandan hingga kalis. Bentuk isian kacang hijau menjadi bulatan-bulatan kecil.
  2. Membuat Kulit: Campurkan tepung ketan, tepung kanji, dan garam. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis.
  3. Bagi adonan kulit menjadi 24-28 bagian. Ambil satu bagian adonan kulit, pipihkan, lalu isi dengan bulatan kacang hijau. Bulatkan kembali adonan hingga rapat.
  4. Gulingkan bulatan onde-onde ke dalam wijen hingga seluruh permukaannya tertutup.
  5. Goreng onde-onde dalam minyak panas dengan api sedang hingga berwarna keemasan. Angkat dan tiriskan.
  6. Sajikan onde-onde selagi hangat.

3. Mochi

Mochi adalah kue kenyal khas Jepang yang terbuat dari tepung ketan, seringkali diisi dengan pasta manis atau es krim, memberikan sensasi lembut dan legit saat dinikmati.

Bahan-bahan:

  • 350 gram tepung ketan putih
  • ¼ sendok teh garam halus
  • 3 sendok makan gula pasir
  • 350 ml air/susu cair
  • 3 sendok makan minyak goreng
  • Selai cokelat atau isian lain sesuai selera
  • Kelapa kering atau bubuk cokelat untuk taburan

Cara Membuat:

  1. Campurkan tepung ketan putih, garam halus, dan gula pasir dalam sebuah wadah. Aduk rata.
  2. Tuangkan air atau susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak bergerindil.
  3. Tambahkan minyak goreng ke dalam adonan, aduk kembali hingga adonan licin.
  4. Masak adonan mochi di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mengental dan kalis, serta tidak lengket di panci.
  5. Angkat adonan, biarkan sedikit dingin agar mudah dibentuk.
  6. Ambil sedikit adonan, pipihkan, lalu beri isian selai cokelat atau isian lain. Bulatkan kembali hingga rapat.
  7. Gulingkan mochi yang sudah dibentuk ke dalam kelapa kering atau bubuk cokelat agar tidak lengket dan menambah rasa.
  8. Sajikan mochi sebagai camilan keluarga.

4. Cenil

Cenil adalah jajanan pasar tradisional yang memiliki tekstur kenyal dan warna-warni cerah, disajikan dengan parutan kelapa dan siraman gula merah yang manis.

Bahan-bahan:

  • 300 gram tepung ketan
  • 2 sendok makan gula pasir
  • ¼ sendok teh garam
  • ½ sendok teh vanili bubuk
  • 200 ml air panas
  • Pewarna makanan (merah muda, hijau, oranye)
  • Parutan kelapa, dikukus dengan sedikit garam dan daun pandan

Bahan Saus Gula Merah:

  • 100 ml air
  • 100 gram gula merah
  • Sejumput garam
  • 1 lembar daun pandan
  • ½ sendok teh tepung maizena, larutkan dengan sedikit air

Cara Membuat:

  1. Campurkan tepung ketan, gula pasir, garam, dan vanili bubuk dalam wadah.
  2. Tuangkan air panas sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.
  3. Bagi adonan menjadi beberapa bagian, lalu beri pewarna makanan yang berbeda pada setiap bagian.
  4. Bentuk adonan menjadi silinder panjang atau bentuk lain sesuai selera.
  5. Rebus adonan cenil dalam air mendidih hingga mengapung dan matang. Angkat dan tiriskan.
  6. Gulingkan cenil yang sudah matang ke dalam parutan kelapa kukus.
  7. Membuat Saus Gula Merah: Masak air, gula merah, garam, dan daun pandan hingga gula larut dan mendidih. Kentalkan dengan larutan maizena, aduk hingga mengental.
  8. Sajikan cenil dengan siraman saus gula merah.

5. Bubur Candil

Bubur candil adalah hidangan manis berkuah santan dan gula merah, dengan bola-bola kenyal dari tepung ketan yang lembut, cocok dinikmati sebagai hidangan penutup hangat.

Bahan Candil:

  • 300 gram tepung ketan
  • 200-220 ml air (sesuaikan dengan kelembaban tepung)

Bahan Kuah Gula Merah:

  • 160 gram gula merah/aren
  • 2 sendok makan gula pasir
  • ¼ sendok teh garam
  • 2 lembar daun pandan
  • Secukupnya jahe (opsional)
  • 500 ml air

Bahan Kuah Santan:

  • ¼ sendok teh garam
  • 2-3 lembar daun pandan
  • 1 bungkus santan instan 65 ml
  • 350 ml air

Cara Membuat:

  1. Membuat Candil: Campurkan tepung ketan dengan air sedikit demi sedikit hingga adonan bisa dipulung. Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil.
  2. Membuat Kuah Gula Merah: Masak gula merah, gula pasir, garam, daun pandan, jahe, dan air hingga mendidih dan gula larut. Saring dan sisihkan.
  3. Rebus bola-bola candil dalam kuah gula merah yang sudah disaring hingga mengapung dan matang. Sisihkan.
  4. Membuat Kuah Santan: Campurkan santan instan, air, garam, dan daun pandan. Masak hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
  5. Sajikan bubur candil dengan bola-bola candil dalam kuah gula merah, lalu siram dengan kuah santan.

6. Kue Bugis

Kue Bugis adalah kue tradisional yang terbuat dari tepung ketan, biasanya berwarna hijau atau ungu, dengan isian kelapa parut manis dan dibungkus daun pisang, memberikan aroma khas yang menggoda.

Bahan Kulit:

  • 250 gram tepung ketan putih
  • 100 ml santan hangat
  • ½ sendok teh garam
  • Pewarna makanan hijau atau pasta pandan secukupnya

Bahan Isian (Unti Kelapa):

  • 150 gram kelapa parut setengah tua
  • 100 gram gula merah, sisir
  • 50 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sejumput garam
  • Daun pisang untuk membungkus, layukan sebentar di atas api

Cara Membuat:

  1. Membuat Unti Kelapa: Campurkan kelapa parut, gula merah sisir, air, daun pandan, dan garam. Masak di atas api sedang sambil terus diaduk hingga air menyusut dan kelapa menjadi kering serta lengket. Angkat dan dinginkan.
  2. Membuat Kulit: Campurkan tepung ketan, garam, dan pewarna makanan hijau/pasta pandan. Aduk rata.
  3. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.
  4. Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan, lalu isi dengan unti kelapa. Bulatkan atau bentuk kerucut sesuai selera.
  5. Olesi daun pisang dengan sedikit minyak, letakkan adonan kue bugis di atasnya, lalu bungkus rapi.
  6. Kukus kue bugis selama sekitar 15-20 menit hingga matang.
  7. Angkat dan sajikan kue bugis selagi hangat.

7. Kue Mendut

Kue Mendut adalah kue tradisional serupa kue bugis, namun seringkali disajikan dalam takir daun pisang dengan siraman santan kental, menambah kekayaan rasa dan tekstur.

Bahan Kulit:

  • 200 gram tepung ketan putih
  • 50 gram tepung tapioka
  • 150 ml santan hangat
  • ½ sendok teh garam
  • Pewarna makanan (merah, hijau, atau ungu)

Bahan Isian (Unti Kelapa):

  • 150 gram kelapa parut setengah tua
  • 100 gram gula merah, sisir
  • 50 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • Sejumput garam

Bahan Kuah Santan:

  • 200 ml santan kental
  • ¼ sendok teh garam
  • 1 lembar daun pandan
  • Daun pisang atau takir daun pisang untuk wadah

Cara Membuat:

  1. Membuat Unti Kelapa: Campurkan kelapa parut, gula merah sisir, air, daun pandan, dan garam. Masak di atas api sedang sambil terus diaduk hingga air menyusut dan kelapa menjadi kering serta lengket. Angkat dan dinginkan.
  2. Membuat Kulit: Campurkan tepung ketan, tepung tapioka, garam, dan pewarna makanan. Aduk rata.
  3. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.
  4. Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan, lalu isi dengan unti kelapa. Bulatkan atau bentuk sesuai selera.
  5. Kukus adonan yang sudah diisi selama sekitar 10-15 menit hingga matang.
  6. Membuat Kuah Santan: Campurkan santan kental, garam, dan daun pandan. Masak di atas api kecil sambil terus diaduk hingga mendidih dan sedikit mengental.
  7. Tata kue mendut yang sudah dikukus di dalam takir daun pisang atau piring saji, lalu siram dengan kuah santan kental.
  8. Sajikan kue mendut selagi hangat.

8. Getas

Getas adalah camilan tradisional yang terbuat dari tepung ketan dan kelapa parut, digoreng, lalu dilapisi gula, menghasilkan tekstur renyah di luar dan kenyal di dalam.

Bahan-bahan:

  • 250 gram tepung ketan
  • 100 gram kelapa parut setengah tua
  • ½ sendok teh garam
  • 150 ml santan hangat
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan Lapisan Gula:

  • 100 gram gula pasir
  • 50 ml air
  • 1 lembar daun pandan (opsional)

Cara Membuat:

  1. Campurkan tepung ketan, kelapa parut, dan garam dalam sebuah wadah. Aduk rata.
  2. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan bisa dibentuk.
  3. Ambil sedikit adonan, bentuk lonjong pipih atau sesuai selera.
  4. Panaskan minyak goreng dalam wajan. Goreng getas hingga matang dan berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan.
  5. Membuat Lapisan Gula: Masak gula pasir, air, dan daun pandan (jika menggunakan) di atas api kecil hingga gula larut dan mengental menjadi sirup.
  6. Masukkan getas yang sudah digoreng ke dalam larutan gula. Aduk cepat hingga gula mengering dan melapisi seluruh permukaan getas.
  7. Angkat getas dan biarkan dingin hingga lapisan gula mengeras.
  8. Sajikan getas sebagai camilan renyah.

FAQ

  1. Apa saja contoh olahan dari tepung ketan? Olahan tepung ketan yang umum antara lain klepon, onde-onde, getuk, wajik, dan mochi.
  2. Apakah tepung ketan sama dengan tepung beras? Tidak, tepung ketan lebih lengket dan elastis dibandingkan tepung beras biasa.
  3. Apakah tepung ketan bisa digunakan untuk camilan manis dan gurih? Ya, tepung ketan cocok untuk camilan manis maupun gurih.
  4. Bagaimana cara agar olahan tepung ketan tidak keras? Gunakan takaran air yang tepat dan masak dengan api sedang.
  5. Apakah tepung ketan bisa dikukus atau digoreng? Bisa, tepung ketan dapat diolah dengan cara dikukus, digoreng, atau direbus.
  6. Apa fungsi utama tepung ketan dalam resep tradisional? Tepung ketan berfungsi memberi tekstur kenyal dan lengket.
  7. Apakah olahan tepung ketan bisa disimpan lama? Umumnya tidak, karena olahan tepung ketan paling enak dikonsumsi saat masih segar.
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |