:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292828/original/084060500_1783661101-69fa91c6-8228-443c-8d5a-cb99b81dcd75.jpeg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Resep pindang telur bumbu meresap banyak dicari. Pindang telur merupakan salah satu hidangan tradisional Indonesia yang terkenal dengan cita rasa gurih, aroma rempah yang khas, serta tampilan telur berwarna cokelat marmer yang menarik. Makanan ini banyak dijumpai di berbagai daerah dengan variasi bumbu yang berbeda, tetapi tetap mempertahankan ciri khas berupa telur yang direbus dalam aneka rempah hingga bumbunya meresap.
Keistimewaan pindang telur terletak pada proses memasaknya yang membutuhkan waktu cukup lama agar bumbu dapat meresap hingga ke bagian putih telur. Penggunaan bahan seperti daun salam, lengkuas, teh, kecap manis, serta berbagai rempah lainnya menghasilkan perpaduan rasa gurih, manis, dan aroma yang menggugah selera.
Artikel ini menyajikan resep pindang telur bumbu meresap lengkap dengan bahan, cara membuat, serta berbagai tips agar hasilnya berwarna cantik, bercita rasa kaya, dan tahan disimpan lebih lama. Dengan mengikuti langkah-langkah yang tepat, Anda dapat membuat pindang telur yang lezat untuk lauk sehari-hari maupun sajian pada acara keluarga.
Resep Pindang Telur Bumbu Meresap
Pindang telur memiliki banyak variasi resep, namun prinsip utamanya tetap sama, yaitu merebus telur bersama bumbu dan rempah dalam waktu yang cukup lama agar rasa benar-benar meresap. Anda juga dapat menambahkan beberapa bahan alami untuk menghasilkan warna cokelat yang lebih pekat.
Bahan-bahan:
- 8–12 butir telur ayam (bisa menggunakan telur ayam kampung atau telur bebek)
- 1,5–2 liter air
- 2–3 kantong teh celup atau 2 sdm daun teh
- 5 lembar daun salam
- 2–4 cm lengkuas, memarkan
- 2 cm jahe, memarkan (opsional)
- 2 batang serai, memarkan (opsional)
- 5 siung bawang merah, iris
- 5 siung bawang putih, iris
- 3–6 sdm kecap manis
- 1 sdt ketumbar bubuk (opsional)
- Garam secukupnya
- Gula pasir atau gula merah secukupnya
- ½ sdt kaldu bubuk (opsional)
- 4 sdm kulit bawang merah (opsional)
- 15 lembar daun jambu atau 3 lembar daun jati (opsional, untuk warna lebih pekat)
Cara Membuat:
- Rebus telur hingga matang, lalu angkat dan dinginkan beberapa saat. Retakkan kulit telur secara perlahan tanpa mengelupaskannya agar motif marmer dapat terbentuk.
- Didihkan air, kemudian masukkan daun salam, lengkuas, jahe, serai, bawang merah, bawang putih, teh, kecap manis, garam, gula, serta bumbu pelengkap lainnya. Aduk hingga tercampur rata.
- Masukkan telur yang telah diretakkan ke dalam rebusan bumbu. Pastikan seluruh telur terendam agar warna dan bumbunya merata.
- Masak menggunakan api kecil selama sekitar 1–2 jam sambil sesekali membalik telur secara perlahan.
- Untuk hasil yang lebih meresap, diamkan telur tetap terendam dalam kuah semalaman setelah api dimatikan atau lanjutkan perebusan dengan api sangat kecil. Slow cooker selama sekitar 3 jam juga dapat menjadi alternatif.
- Angkat pindang telur setelah warnanya berubah menjadi cokelat marmer dan sajikan bersama nasi hangat atau lauk favorit.
Resep ini dapat disesuaikan dengan selera masing-masing. Penambahan daun jambu, daun jati, atau kulit bawang merah akan membuat warna telur lebih pekat tanpa perlu menggunakan pewarna buatan.
Rahasia Agar Bumbu Meresap hingga ke Dalam Telur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292829/original/036838900_1783661102-6042094740925208017.jpeg)
Perbesar
Keberhasilan membuat pindang telur tidak hanya bergantung pada komposisi bumbu, tetapi juga teknik memasaknya. Durasi perebusan, suhu api, dan perlakuan terhadap kulit telur sangat memengaruhi hasil akhir.
Merebus telur menggunakan api kecil dalam waktu yang cukup lama memungkinkan rempah-rempah meresap perlahan melalui pori-pori telur. Semakin lama proses perebusan atau perendaman dalam kuah, rasa yang dihasilkan akan semakin kuat dan merata.
Selain itu, pastikan telur selalu terendam dalam cairan bumbu. Jika kuah mulai berkurang selama proses memasak, tambahkan air panas secukupnya agar bumbu tetap dapat meresap secara optimal.
Teknik Membuat Motif Marmer yang Cantik
Motif marmer menjadi salah satu daya tarik utama pindang telur. Pola tersebut terbentuk karena cairan bumbu masuk melalui retakan halus pada kulit telur saat proses perebusan berlangsung.
Setelah telur matang, retakkan seluruh permukaan kulit secara perlahan menggunakan punggung sendok atau dengan menggulirkannya di atas meja. Hindari mengupas kulit telur karena cangkang masih diperlukan untuk membentuk pola marmer.
Retakan yang merata akan menghasilkan motif yang lebih indah sekaligus membantu bumbu masuk ke bagian putih telur. Hasilnya tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan rasa yang lebih kaya.
Bahan Alami yang Membuat Warna dan Aroma Lebih Kaya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782454/original/088167700_1782887178-Memotong_bawang_merah.jpeg)
Perbesar
Teh celup atau daun teh menjadi salah satu bahan yang paling sering digunakan dalam pembuatan pindang telur. Kandungan tanin di dalamnya membantu menghasilkan warna cokelat alami yang menjadi ciri khas hidangan ini.
Selain teh, daun jambu biji, daun jati, dan kulit bawang merah juga sering dimanfaatkan untuk memperdalam warna telur. Bahan-bahan alami tersebut tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga memberikan aroma khas selama proses perebusan.
Sementara itu, daun salam, lengkuas, jahe, serai, dan kecap manis memberikan perpaduan rasa gurih, manis, serta aroma rempah yang harum. Kombinasi seluruh bahan tersebut menghasilkan pindang telur dengan cita rasa yang kompleks dan autentik.
Tips Menyimpan dan Menyajikan Pindang Telur
Pindang telur sebaiknya didiamkan terlebih dahulu di dalam kuah setelah proses perebusan selesai. Cara ini membuat bumbu terus meresap sehingga rasa menjadi lebih pekat dibandingkan langsung diangkat setelah matang.
Untuk penyimpanan, pindang telur dapat disimpan di dalam lemari es menggunakan wadah tertutup. Saat akan disajikan kembali, cukup panaskan bersama sedikit kuah agar rasa dan aromanya tetap terjaga.
Pindang telur cocok disajikan bersama nasi putih hangat, nasi uduk, nasi liwet, atau sebagai pelengkap berbagai hidangan rumahan. Rasanya yang gurih dan kaya rempah membuat lauk sederhana ini tetap menjadi favorit banyak keluarga Indonesia.
Pertanyaan Seputar Resep Pindang Telur Bumbu Meresap
1. Berapa lama merebus pindang telur agar bumbunya benar-benar meresap?
Pindang telur sebaiknya dimasak dengan api kecil selama sekitar 1–2 jam setelah telur dimasukkan ke dalam rebusan bumbu. Untuk hasil yang lebih maksimal, telur dapat didiamkan semalaman dalam kuah atau direbus lebih lama dengan api sangat kecil agar rasa semakin meresap.
2. Mengapa kulit telur harus diretakkan sebelum direbus kembali bersama bumbu?
Retakan pada kulit telur berfungsi sebagai jalur masuk bumbu ke bagian putih telur sehingga rasa lebih meresap. Selain itu, teknik ini juga menghasilkan motif marmer khas yang menjadi ciri utama pindang telur.
3. Apa fungsi teh dalam resep pindang telur?
Teh celup atau daun teh digunakan untuk memberikan warna cokelat alami pada telur sekaligus menambah aroma khas. Kandungan tanin pada teh membantu membentuk warna marmer yang lebih pekat selama proses perebusan.
4. Bisakah membuat pindang telur tanpa daun jambu atau daun jati?
Bisa. Daun jambu dan daun jati bersifat opsional karena hanya berfungsi memperkuat warna cokelat alami. Tanpa kedua bahan tersebut, pindang telur tetap memiliki cita rasa yang lezat, terutama jika menggunakan teh dan kecap manis.
5. Berapa lama pindang telur dapat disimpan?
Pindang telur dapat disimpan di dalam wadah tertutup di lemari es selama sekitar 3–5 hari. Sebelum disajikan kembali, panaskan bersama sedikit kuah bumbunya agar rasa dan aromanya tetap terjaga.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6904598/original/042468800_1779675060-two-women-training-together-gym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293113/original/018435300_1783673948-HL_Tauge_Ikan_Asin.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292797/original/062818500_1783658516-Gemini_Generated_Image_pzg6edpzg6edpzg6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293213/original/074501900_1783678200-55384599944_9f5aced811_k.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289435/original/059364700_1783404680-6kYlZ4BhPBAYdYaHgKT5QPM1h0VfrZDYB8hucra7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8227160/original/054001200_1781087374-warung_nasi_ibu_imas_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292862/original/059488700_1783662719-sushi_hiro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292971/original/057634000_1783666964-unnamed.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292998/original/077854500_1783668129-pexels-valeriya-29380155.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292926/original/001335600_1783664575-950bb37f-44ef-4edd-8f96-9132547512b8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292824/original/059760800_1783661007-Gemini_Generated_Image_whkeg8whkeg8whke.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292769/original/030202400_1783656587-SnapInsta.to_741948215_18607072756057164_7658375506381110518_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292734/original/032978900_1783654699-cropped-46283df3-3bd8-4074-99bf-f8d1fa90dcb0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292776/original/063123400_1783656858-Gemini_Generated_Image_eyynv5eyynv5eyyn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292817/original/054651800_1783660725-IMG_9475.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292711/original/068086600_1783653337-collage-1783652179244.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292796/original/067241200_1783658440-bright-gas-cooking-competition-2025-pertamina-patra-niaga-angkat-potensi-rasa-nusantara.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292717/original/015979200_1783653948-Tempat_Makan_Lesehan_Murah_di_Tangerang_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292706/original/087220900_1783653232-cropped-00a0fd0e-3208-4884-ad14-9fc44ad51f14.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529807/original/042591200_1773381736-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529202/original/015343700_1773311512-3.Penyerahan_Donasi_oleh_Panasonic_Gobel_Group_ke_Palang_Merah_Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535182/original/016607700_1773941635-Depositphotos_771715034_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4166073/original/084669500_1663746850-Liverpool_-_Ilustrasi_Logo_Liverpool_copy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530850/original/081965700_1773493612-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_19.26.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533083/original/008363000_1773722541-1_bpom.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487307/original/048275000_1769661453-Hampers_Kue_Kering.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4395039/original/076443100_1681456563-WhatsApp_Image_2023-04-14_at_14.00.43.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498934/original/080033900_1770728830-IMG-20260204-WA0017.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553738/original/069433000_1776045425-IMG-20260413-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528151/original/042611600_1773243876-ban6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538362/original/007928400_1774513680-Mimume_Citra_-_Nota_Nobita.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4164134/original/070614500_1663639719-AP22262587599072.jpg)