Resep Pakis Santan Pedas yang Gurih, Nikmat, dan Bikin Nambah Nasi

15 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Gulai pakis pedas, atau yang juga dikenal sebagai pakis santan pedas, merupakan salah satu hidangan tradisional Indonesia yang menawarkan perpaduan cita rasa gurih dari santan, pedas dari cabai, serta tekstur unik dari sayur pakis. Meskipun sayur pakis belum sepopuler kangkung atau bayam, hidangan ini memiliki daya tarik tersendiri dengan rasa asin gurih yang lezat dan tekstur pakis yang empuk, membuatnya digemari banyak orang.

Di balik kelezatannya, sayur pakis juga menyimpan beragam manfaat kesehatan yang penting. Sayuran ini kaya akan vitamin A dan C, nutrisi vital yang berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Konsumsi pakis secara teratur dapat membantu tubuh terhindar dari berbagai gangguan penyakit.

Selain itu, pakis mengandung zat besi tinggi, mineral esensial untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah, yang efektif mencegah anemia. Nutrisi lain yang terkandung dalam pakis meliputi serat, vitamin, mineral, kalsium, fosfor, mangan, dan antioksidan seperti beta karoten, yang juga berkontribusi pada kesehatan tulang, mata, pencernaan, dan menjaga tekanan darah. 

Lantas bagaimana resep pakis santan pedas yang gurih, nikmat dan bikin nambah nasi? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (16/7/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

Persiapan Pakis: Kunci Tekstur Empuk dan Bebas Lendir

Memasak pakis agar empuk, tidak pahit, dan bebas lendir memerlukan persiapan yang cermat. Pemilihan bahan baku yang tepat menjadi langkah awal yang krusial.

Pemilihan dan Pembersihan Pakis

  • Pilih Pakis Muda dan Segar: Pucuk pakis yang masih muda dengan warna hijau cerah dan ujung yang menggulung adalah pilihan terbaik. Hindari daun pakis yang tua atau menguning karena teksturnya cenderung keras dan rasanya pahit. Pakis yang terlalu tua juga mudah pahit meskipun sudah dimasak.
  • Cuci Bersih dan Buang Bagian Keras: Cuci bersih daun pakis di bawah air mengalir sambil digosok perlahan untuk menghilangkan kotoran dan getah alami yang dapat menyebabkan lendir. Potong-potong daun pakis dan belah batangnya, lalu potong-potong, hanya ambil bagian yang empuk. Batang bawah yang keras sebaiknya dibuang.
  • Rendam dengan Air Garam: Sebelum dimasak, rendam daun pakis dalam air garam selama 10 hingga 15 menit. Metode ini membantu mengurangi rasa pahit alami dan lendir pada pakis. Setelah perendaman, bilas kembali pakis hingga bersih di bawah air mengalir.
  • Rebus Sebentar (Blansir): Rebus pakis sebentar dalam air mendidih yang telah diberi garam. Takaran garam yang disarankan adalah sekitar satu hingga dua sendok teh per liter air. Perebusan singkat ini membantu mempertahankan warna hijau pakis, mengurangi rasa pahit, dan membuat teksturnya empuk. Setelah direbus, segera rendam pakis dalam air dingin untuk menghentikan proses pemasakan dan menjaga warna hijau alaminya. Tiriskan hingga benar-benar kering.

Bahan Utama Gulai Pakis Pedas

  • 250-500 gram pakis (sekitar 2-4 ikat), yang sudah disiangi dan diolah.
  • 65-100 ml santan kental instan atau santan segar dari 1/2 butir kelapa.
  • Air secukupnya (sekitar 300 ml atau lebih, tergantung kekentalan yang diinginkan).
  • Minyak untuk menumis.
  • Garam, gula, dan kaldu jamur/penyedap rasa secukupnya.
  • Opsional: 5 ekor udang atau 1 sendok makan ebi untuk menambah gurih.

Ragam Bumbu: Dari Halus Hingga Aromatik untuk Cita Rasa Maksimal

Kekayaan rasa dan aroma gulai pakis pedas sangat bergantung pada kombinasi bumbu halus dan bumbu aromatik yang digunakan. Bumbu-bumbu ini menciptakan profil rasa yang mendalam dan menggugah selera.

Bumbu Halus

Bumbu halus menjadi inti dari rasa pedas dan gurih pada hidangan ini.

  • 7-11 buah cabai merah (sesuai selera kepedasan).
  • 4-5 buah cabai rawit merah (sesuai selera kepedasan).
  • 5-8 siung bawang merah.
  • 3-5 siung bawang putih.
  • 2-3 butir kemiri, sangrai.
  • 2 cm kunyit.
  • 2 cm jahe.
  • Opsional: 1/2 sendok teh ketumbar, 1/4 sendok teh lada bubuk, seiris pala.

Bumbu Utuh/Aromatik

Bumbu utuh berperan penting dalam memberikan aroma khas dan memperkaya rasa masakan.

  • 1 batang serai, memarkan.
  • 2 lembar daun jeruk.
  • 2 cm lengkuas, memarkan/geprek.
  • 1 lembar daun salam.
  • Opsional: 5 buah cabai rawit utuh (untuk tambahan pedas dan tampilan), 1 lembar daun kunyit (ikat), 1 buah asam kandis.

Proses Memasak: Mengolah Bumbu dan Menyatukan Rasa

Langkah-langkah memasak gulai pakis pedas diawali dengan menumis bumbu hingga harum, diikuti dengan penambahan pakis dan santan untuk menciptakan kuah yang kaya rasa.

Langkah-Langkah Memasak

  1. Menumis Bumbu Halus dan Aromatik: Panaskan sedikit minyak dalam wajan atau panci dengan api sedang. Masukkan bumbu halus yang sudah dihaluskan, lalu tumis hingga harum dan matang untuk menghindari rasa langu pada masakan. Setelah bumbu halus harum, masukkan semua bumbu utuh/aromatik seperti serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk. Jika menggunakan udang atau ebi, masukkan pada tahap ini dan tumis hingga berubah warna atau harum.
  2. Memasukkan Pakis dan Air: Setelah bumbu matang dan harum, masukkan pakis yang sudah disiapkan (dicuci bersih, direndam air garam, dan direbus sebentar) ke dalam wajan. Tambahkan air secukupnya, sekitar 300 ml atau sesuai kekentalan kuah yang diinginkan. Masak hingga pakis empuk. Karena pakis telah melalui proses blansir, waktu memasak selanjutnya tidak perlu terlalu lama agar teksturnya tidak hancur.
  3. Penambahan Santan: Setelah pakis empuk dan air sedikit menyusut, tuang santan ke dalam masakan. Santan dapat berupa santan kental instan atau santan segar. Penting untuk terus mengaduk masakan secara perlahan saat santan ditambahkan dan selama proses mendidih agar santan tidak pecah. Untuk mendapatkan sari santan yang lebih banyak, santan sebaiknya diperas dengan air hangat.
  4. Penyelesaian dan Koreksi Rasa: Masak terus hingga kuah mendidih dan bumbu menyatu sempurna dengan santan. Bumbui dengan garam, gula, dan kaldu jamur/penyedap rasa secukupnya. Cicipi dan koreksi rasa hingga pas asin gurihnya. Jika sudah matang dan rasa sudah sesuai, angkat dan sajikan.

Tips dan Variasi: Menjaga Kualitas dan Kekayaan Rasa Gulai Pakis

Untuk memaksimalkan kenikmatan gulai pakis pedas, ada beberapa tips penting dan variasi yang bisa diterapkan dalam proses memasak dan penyajiannya.

Tips Tambahan

  • Menjaga Warna Pakis Tetap Hijau: Selain blansir, merebus pakis dengan air mendidih yang diberi garam dapat membantu mempertahankan warna hijau alaminya. Setelah direbus sebentar, segera rendam dalam air dingin untuk menghentikan proses pemasakan.
  • Hindari Memasak Ulang: Sayur pakis yang sudah matang sebaiknya tidak dipanaskan ulang. Memanaskan kembali akan membuat teksturnya lembek dan warnanya berubah menjadi cokelat kusam. Oleh karena itu, masaklah dalam porsi yang cukup untuk sekali makan agar kualitas rasa dan tekstur tetap terjaga.

Variasi Resep

  • Tambahan Protein: Untuk menambah kelezatan dan nutrisi, Anda bisa menambahkan udang, teri, atau udang rebon ke dalam masakan.
  • Kombinasi Bahan Lain: Pakis dapat dikombinasikan dengan bahan lain seperti tahu, tempe, tauge, atau kelapa parut (untuk urap). Kombinasi ini dapat menambah rasa gurih dan memperkaya kandungan gizi.
  • Tingkat Kekentalan Santan: Santan dapat dibuat dengan berbagai tingkat kekentalan (kental, sedang, encer) tergantung rasio kelapa parut dan air. Untuk gulai pakis, santan kental atau sedang umumnya digunakan untuk mendapatkan kuah yang kaya rasa.

Sajikan pakis santan pedas selagi hangat dengan nasi putih hangat. Hidangan ini sangat cocok sebagai lauk pendamping nasi dan lauk favorit lainnya.

Pertanyaan Seputar Resep Pakis Santan Pedas yang Gurih, Nikmat, dan Bikin Nambah Nasi

1. Apa saja manfaat kesehatan dari sayur pakis?

Sayur pakis kaya akan vitamin A dan C yang tinggi, berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, pakis mengandung zat besi yang penting untuk pembentukan hemoglobin dan mencegah anemia, serta serat, mineral, kalsium, fosfor, mangan, dan antioksidan.

2. Bagaimana cara mengolah pakis agar tidak pahit dan berlendir?

Untuk menghindari rasa pahit dan lendir, pilih pucuk pakis yang masih muda dan segar, cuci bersih sambil digosok perlahan untuk menghilangkan getah. Rendam pakis dalam air garam selama 10-15 menit, kemudian bilas. Terakhir, blansir (rebus sebentar) dalam air mendidih yang diberi garam, lalu segera rendam dalam air dingin.

3. Mengapa santan harus terus diaduk saat dimasak?

Santan harus terus diaduk secara perlahan saat ditambahkan ke masakan dan selama proses mendidih. Hal ini penting untuk mencegah santan pecah, yang dapat memengaruhi tekstur dan tampilan kuah gulai.

4. Bolehkah gulai pakis dipanaskan ulang?

Sebaiknya gulai pakis tidak dipanaskan ulang. Memanaskan kembali hidangan ini dapat membuat tekstur pakis menjadi lembek dan warnanya berubah menjadi cokelat kusam, sehingga mengurangi kualitas rasa dan tampilannya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |