Gado-Gado Indonesia Mendunia, Kuliner Tradisional Nusantara yang Diakui Dunia

11 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan kuliner Nusantara terus menarik perhatian masyarakat global melalui beragam hidangan khas penuh cita rasa. Gado-gado Indonesia mendunia menjadi bukti, bahwa makanan tradisional mampu tampil di panggung internasional melalui keunikan bahan, penyajian dan nilai budaya. Sajian berbasis sayuran ini membawa cerita panjang tentang keberagaman kuliner Indonesia.

Popularitas gado-gado semakin juga berkembang, setelah berbagai restoran luar negeri mulai memperkenalkan hidangan tersebut kepada pecinta makanan internasional. Gado-gado Indonesia mendunia memperlihatkan kekuatan kuliner lokal dalam menghadirkan perpaduan rasa gurih, segar dan khas melalui bumbu kacang legendaris. Makanan ini tidak hanya dikenal sebagai hidangan sederhana, tetapi juga menjadi simbol kekayaan budaya.

Keberhasilan gado-gado yang masuk dalam perhatian industri kuliner global menjadi pencapaian penting bagi Indonesia. Gado-gado Indonesia mendunia mencerminkan perjalanan sebuah makanan tradisional, dari meja makan keluarga hingga restoran bergengsi di berbagai negara. Kreativitas para chef turut membantu memperluas pengenalan cita rasa Nusantara.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (31/7/2026).

Asal Usul Gado-Gado, Hidangan Khas Indonesia yang Penuh Sejarah

Asal mula gado-gado hingga saat ini masih menjadi pembahasan di kalangan pecinta kuliner dan sejarawan makanan. Meski belum memiliki catatan tunggal mengenai awal kemunculannya, banyak pihak meyakini bahwa hidangan ini berasal dari Betawi, masyarakat asli Jakarta. Dugaan tersebut muncul karena gado-gado memiliki keterkaitan kuat dengan budaya kuliner Betawi yang berkembang sejak masa lalu.

Dalam bahasa Betawi, istilah "gado" memiliki arti makan tanpa nasi. Makna tersebut dianggap sesuai dengan karakter gado-gado sebagai hidangan utama berbahan dasar berbagai jenis sayuran yang disajikan bersama siraman bumbu kacang. Berbeda dari makanan berkuah atau nasi campur pada umumnya, gado-gado mengandalkan perpaduan sayuran, tahu, tempe, telur, lontong, serta saus kacang sebagai sumber cita rasa utama.

Selain versi asal Betawi, terdapat pula pendapat lain mengenai pengaruh budaya Tionghoa dalam perkembangan gado-gado. Pada masa lalu, masyarakat Tionghoa di wilayah Betawi diketahui menyukai makanan seperti pecel dari Jawa. Dari kebiasaan tersebut, muncul kreasi baru berupa hidangan yang menggabungkan konsep sayuran campur dengan bumbu khas yang kemudian berkembang menjadi gado-gado.

Seiring perjalanan waktu, gado-gado menyebar ke berbagai wilayah Indonesia dan mengalami penyesuaian berdasarkan karakter kuliner daerah masing-masing. Setiap wilayah dapat memiliki variasi bahan, tingkat rasa, maupun cara penyajian yang berbeda, tetapi tetap mempertahankan ciri utama berupa perpaduan sayuran dan bumbu kacang.

Kini, gado-gado tidak hanya dikenal sebagai makanan tradisional Betawi, tetapi juga menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia. Hidangan sederhana ini berhasil mempertahankan eksistensinya hingga dikenal oleh masyarakat internasional sebagai salah satu sajian khas Nusantara yang memiliki cita rasa unik dan kaya akan nilai budaya.

Gado-Gado Indonesia Semakin Dikenal di Kancah Internasional

Gado-gado Indonesia mendunia sebagai salah satu bukti, bahwa kuliner tradisional Nusantara memiliki daya tarik besar di tingkat global. Hidangan khas Indonesia yang berisi perpaduan sayuran, tahu, tempe, telur, lontong dan bumbu kacang ini tidak hanya populer di dalam negeri, tetapi juga mulai mendapatkan pengakuan dari pecinta kuliner internasional.

Popularitas gado-gado semakin meningkat setelah restoran Gado-Gado di Portland, Oregon, Amerika Serikat, berhasil membawa nama masakan Indonesia ke salah satu ajang penghargaan kuliner bergengsi. Restoran tersebut mengantarkan chef Thomas Pisha-Duffly menjadi finalis James Beard Awards 2026 dalam kategori Best Chef: Northwest & Pacific.

James Beard Awards merupakan penghargaan bergengsi dalam industri makanan Amerika Serikat yang sering disebut sebagai "Oscar dunia kuliner". Ajang ini memberikan apresiasi kepada para chef, restoran dan pelaku industri makanan yang dinilai memiliki kualitas, inovasi, serta kontribusi besar terhadap perkembangan dunia kuliner.

Thomas merupakan chef keturunan China-Indonesia yang sejak kecil telah mengenal berbagai masakan Nusantara melalui resep keluarga. Kecintaannya terhadap makanan Indonesia banyak dipengaruhi oleh sang nenek yang berasal dari Surabaya. Berbagai masakan rumahan yang dibuat sang nenek menjadi bagian penting dalam perjalanan kuliner Thomas, hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengenalkan cita rasa Indonesia kepada masyarakat Amerika.

Setelah melakukan perjalanan ke Indonesia, ketertarikan Thomas terhadap kuliner Nusantara semakin berkembang. Ia mulai mempelajari berbagai teknik memasak, mengenal lebih banyak makanan daerah, serta mengembangkan resep keluarga menjadi sajian yang memiliki sentuhan modern.

Pada 2019, Thomas mendirikan restoran Gado-Gado di Portland. Awalnya, usaha tersebut dimulai melalui konsep food cart sebelum berkembang menjadi restoran yang dikenal luas. Nama Gado-Gado dipilih sebagai simbol perpaduan berbagai latar belakang budaya yang membentuk perjalanan hidupnya.

Resep dan Cara Membuat Gado-Gado Khas Indonesia

Membuat gado-gado di rumah cukup mudah dilakukan. Bahan-bahannya dapat ditemukan di pasar maupun toko sekitar, sementara proses pengolahannya tidak membutuhkan teknik memasak yang rumit. Berikut resep dan langkah membuat gado-gado khas Indonesia.

Bahan-Bahan Gado-Gado

Bahan Utama:

  • 200 gram kangkung, cuci bersih
  • 150 gram kacang panjang, potong sesuai selera
  • 100 gram taoge
  • 150 gram kol, iris tipis
  • 2 buah kentang ukuran sedang
  • 1 buah mentimun
  • 2 buah tahu putih
  • 2 potong tempe
  • 2 butir telur rebus
  • Lontong secukupnya
  • Kerupuk sebagai pelengkap

Bahan Bumbu Kacang:

  • 250 gram kacang tanah goreng
  • 3 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah atau sesuai selera
  • 2 buah cabai rawit untuk rasa pedas
  • 2 sendok makan gula merah
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok makan air asam jawa
  • 200 ml air matang
  • 1 lembar daun jeruk (opsional)

Cara Membuat Gado-Gado

Siapkan dan Rebus Sayuran

Langkah pertama yaitu mencuci seluruh sayuran hingga bersih. Rebus kangkung, kacang panjang, taoge, dan kol secara terpisah agar tekstur setiap bahan tetap terjaga. Jangan merebus terlalu lama supaya sayuran tidak terlalu lembek dan warna alaminya tetap terlihat segar.

Setelah matang, tiriskan sayuran dan sisihkan dalam wadah bersih. Potong kentang yang sudah direbus menjadi beberapa bagian sesuai selera.

Goreng Tahu dan Tempe

Potong tahu serta tempe menjadi ukuran kecil atau sesuai kebutuhan. Goreng keduanya hingga bagian luar berwarna kecokelatan dan memiliki tekstur lebih renyah.

Setelah matang, tiriskan tahu dan tempe agar minyak berlebih berkurang. Bahan ini menjadi salah satu komponen penting yang memberikan rasa gurih pada gado-gado.

Buat Bumbu Kacang

Haluskan kacang tanah goreng bersama bawang putih, cabai, gula merah, dan garam menggunakan blender atau ulekan tradisional. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga mendapatkan tekstur bumbu yang sesuai.

Masukkan air asam jawa untuk memberikan rasa segar pada bumbu. Jika ingin aroma lebih kuat, tambahkan daun jeruk yang sudah dihaluskan.

Masak bumbu kacang sebentar menggunakan api kecil sambil terus diaduk agar bumbu lebih matang dan memiliki rasa yang menyatu.

Susun Bahan Gado-Gado

Siapkan piring saji, kemudian tata lontong, sayuran rebus, tahu, tempe, kentang, mentimun, dan telur secara rapi.

Siram seluruh bahan menggunakan bumbu kacang secukupnya. Tambahkan kerupuk sebagai pelengkap agar tekstur hidangan semakin beragam.

5. Sajikan Gado-Gado

Gado-gado siap disajikan selagi segar. Hidangan ini dapat dinikmati sebagai menu makan siang, makan malam, maupun pilihan makanan sehat untuk keluarga.

Agar rasanya semakin nikmat, gunakan kacang tanah berkualitas dan sesuaikan tingkat kepedasan bumbu berdasarkan selera. Gado-gado juga dapat dikreasikan menggunakan berbagai sayuran lain seperti wortel, selada, atau tauge tambahan.

Pertanyaan Seputar Gado-Gado Indonesia Mendunia

Mengapa gado-gado Indonesia bisa mendunia?

Gado-gado Indonesia mendunia berkat cita rasa khas, komposisi bahan yang beragam, serta nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Perpaduan sayuran, tahu, tempe, telur, lontong, dan bumbu kacang membuat hidangan ini memiliki karakter berbeda dari makanan internasional lainnya.

Apa yang membuat gado-gado menarik bagi masyarakat luar negeri?

Keunikan gado-gado terletak pada perpaduan rasa gurih, manis, pedas, dan segar dalam satu hidangan. Selain itu, konsep makanan berbasis sayuran membuat gado-gado mudah diterima oleh berbagai kalangan di dunia.

Siapa chef yang membawa gado-gado Indonesia ke panggung internasional?

Chef Thomas Pisha-Duffly menjadi salah satu sosok yang memperkenalkan gado-gado Indonesia melalui restoran Gado-Gado di Portland, Oregon, Amerika Serikat. Restoran tersebut berhasil masuk sebagai finalis James Beard Awards 2026.

Apa itu James Beard Awards yang berkaitan dengan gado-gado?

James Beard Awards merupakan salah satu penghargaan bergengsi dalam industri kuliner Amerika Serikat. Ajang ini sering disebut sebagai "Oscar dunia kuliner" karena memberikan apresiasi kepada chef dan restoran berprestasi.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |