AirAsia MOVE Pertahankan Gelar Asia's Best Travel Booking App 3 Tahun Berturut-turut

2 months ago 99

Liputan6.com, Jakarta - Ajang World Travel Tech Awards 2025 kembali digelar dengan menghadirkan sejumlah kategori, termasuk Best Travel Booking App. Kali ini, AirAsia Move (Move) berhasil menyabet Asia's Best Travel Booking App, menandai kemenangan aplikasi tersebut selama tiga tahun berturut-turut.

Move juga bersaing di kategori World's Best Travel Booking App dan World's Best Low Cost Airline Website 2025. Pada dua kategori itu, Move memenangkan kategori kedua, sedangkan untuk Aplikasi Pemesanan Perjalanan Terbaik Dunia hanya berhasil sebagai nominasi.

"Meraih penghargaan ini untuk tahun ketiga berturut-turut merupakan pengakuan yang sangat berarti atas apa yang sedang kami bangun, sebuah platform perjalanan yang lahir di ASEAN, untuk ASEAN, dan kini melayani hingga seluruh dunia," kata CEO AirAsia MOVE, Nadia Omer, dalam keterangan tertulis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Minggu (7/12/2025).

World Travel Tech Awards 2025 diselenggarakan di Bahrain, Sabtu, 6 Desember 2025. Mengutip keterangan resmi di laman tersebut, dalam acara gala tahun ke-5 itu, Dubai meraih gelar 'Destinasi Wisata Cerdas Terbaik Dunia', Qatar Airways meraih gelar bergengsi 'Situs Web Maskapai Penerbangan Terbaik Dunia', sementara Bandara Internasional Hong Kong meraih gelar 'Situs Web Bandara Terbaik Dunia'. 

Google Meet dinobatkan sebagai 'Solusi Konferensi Video Terbaik Dunia'. Microsoft muncul sebagai 'Penyedia Teknologi Perjalanan Terbaik Dunia', dan Msheireb Downtown Doha memenangkan 'Proyek Perhotelan Cerdas Terbaik Dunia'. Roiback juga tampil gemilang, meraih gelar 'Penyedia Solusi Pemesanan Hotel Terbaik Dunia'. Norwegian Cruise Line memenangkan penghargaan 'Situs Web Jalur Pelayaran Terbaik Dunia'.

Tren Pertumbuhan Positif pada 2025

Nadia menyatakan kinerja MOVE menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang 2025. Platform ini mempertahankan angka Monthly Active Users (MAU) di 15 juta pengguna, seiring meningkatnya aktivitas pemesanan di berbagai lini bisnis utama. Pemesanan hotel melonjak hampir 40 persen, sementara produk SNAP (paket penerbangan dan hotel) tumbuh sebesar 30 persen, dengan Bangkok, Kuala Lumpur, dan Kota Kinabalu menjadi destinasi yang paling diminati.

Sepanjang tahun ini, MOVE juga memperluas jaringan kemitraan langsung dengan berbagai maskapai internasional, seperti SriLankan Airlines, Royal Brunei, Ethiopian Airlines, serta Vietjet Air (melalui GalaxyJoy). Langkah ini semakin memperkaya pilihan perjalanan yang tersedia bagi pengguna, dengan portofolio yang kini mencakup lebih dari 70 maskapai.

"Tahun ini, kami juga memperkuat kolaborasi regional bersama otoritas pariwisata di Thailand, Indonesia, Singapura, serta Dubai guna mendorong pertumbuhan perjalanan secara berkelanjutan," imbuh Nadia. Saat ini, MOVE telah memiliki akses ke lebih dari 700 maskapai dan lebih dari satu juta hotel di seluruh dunia.

Penggunaan AI hingga Penambahan Fitur Pemesanan

Nadia menyatakan bahwa pertumbuhan positif itu ditopang oleh penguatan kapabilitas teknologi melalui chatbot berbasis AI “AskBo”, penyegaran tampilan aplikasi, serta pengembangan produk inovatif seperti MOVETIX, untuk pemesanan tiket konser dan acara live global, dan fitur Cancel for Any Reason untuk penerbangan AirAsia. Ke depan, MOVE akan memprioritaskan pengembangan fitur sosial yang memungkinkan pengguna menemukan dan membagikan konten inspirasi perjalanan.

"Dengan semakin beragamnya pilihan maskapai, kemitraan yang terus diperdalam, serta penyempurnaan pengalaman pengguna, kami berkomitmen untuk membantu para wisatawan menjelajah lebih jauh, merencanakan perjalanan dengan lebih cermat, dan bepergian dengan biaya yang lebih efisien," imbuhnya.

Sebelumnya, AirAsia Move berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisman Malaysia ke Indonesia dengan berbagai promosi pariwisata sepanjang Juli hingga Oktober 2025. Berdasarkan data AirAsia MOVE, total kunjungan turis Malaysia mencapai lebih dari 68 ribu orang dalam 50 hari promosi, meningkat 2.636 orang.

Gen Z dan Milenial Dominasi Pelancong Malaysia

Dari data tersebut, pelancong Malaysia yang datang ke Indonesia didominasi segmen milenial dan Gen Z berusia 20--44 tahun, dengan persentase mencapai 74 persen. Generasi itu dikenal aktif bepergian, haus akan pengalaman baru, dan gemar membagikan momen perjalanan di media sosial.

"Hal ini menjadikan mereka penggerak tren digital yang turut memperluas eksposur destinasi Indonesia di ranah daring, menciptakan efek domino bagi promosi wisata secara organik," kata Arbi Wienandar, Country Head AirAsia MOVE Indonesia, dalam rilis yang diterima Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 31 Oktober 2025.

Sejalan dengan kampanye Wonderful Indonesia yang diusung Kemenpar, AirAsia MOVE menggelar kampanye #MacamLokal untuk mengajak turis Malaysia menikmati kuliner, budaya, alam, dan keramahan masyarakat Indonesia secara langsung. Kampanye diwujudkan dalam berbagai aktivitas, termasuk familiarisation trip bersama KOL Malaysia.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |