- Bagaimana cara memilih daun singkong yang baik untuk dimasak?
- Bahan apa yang bisa ditambahkan saat merebus daun singkong agar cepat empuk dan tetap hijau?
- Apa fungsi merendam daun singkong dalam air es setelah direbus?
Liputan6.com, Jakarta - Daun singkong menjadi salah satu sayuran favorit dalam berbagai masakan nusantara. Selain rasanya khas, daun singkong juga kaya serat dan nutrisi. Namun, banyak orang mengeluhkan warna daun singkong yang berubah kehitaman setelah direbus.
Perubahan warna ini sering membuat tampilan masakan kurang menarik. Padahal, daun singkong yang hijau segar terlihat lebih menggugah selera. Kesalahan teknik saat merebus biasanya menjadi penyebab utama masalah ini.
Memasak daun singkong sebenarnya tidak sulit jika mengetahui triknya. Dengan cara yang tepat, daun singkong bisa tetap hijau, empuk, dan tidak pahit. Proses perebusan pun menjadi lebih efektif.
Artikel ini membahas tujuh trik memasak daun singkong agar tetap hijau saat direbus. Setiap trik dijelaskan secara praktis dan mudah dipraktikkan di dapur rumah.
1. Pilih Daun Singkong Muda dan Segar
Memilih daun singkong yang tepat menjadi kunci utama agar hasil rebusan tetap hijau. Daun singkong muda biasanya memiliki warna hijau cerah, tulang daun yang lunak, serta tekstur yang tidak terlalu keras saat diremas. Daun jenis ini lebih cepat empuk ketika direbus dan tidak mudah berubah warna.
Sebaliknya, daun singkong yang sudah tua cenderung berwarna hijau gelap, lebih tebal, dan memiliki serat kasar. Saat direbus, daun tua lebih mudah menghitam dan membutuhkan waktu lebih lama untuk empuk. Kondisi ini sering membuat warna daun menjadi kusam dan kurang menarik.
Oleh karena itu, sebaiknya petik daun singkong bagian pucuk hingga tiga ruas ke bawah. Daun yang masih segar dan baru dipetik juga membantu mempertahankan rasa alami serta warna hijau yang cantik setelah dimasak.
2. Cuci Bersih dan Petik Daunnya dengan Benar
Daun singkong yang akan direbus wajib dicuci hingga benar-benar bersih. Kotoran, debu, dan sisa getah yang menempel dapat memengaruhi hasil rebusan, termasuk warna daun yang bisa menjadi lebih gelap dari seharusnya.
Petik daun dari tangkainya dan hindari ikut merebus batang daun. Batang cenderung mengeluarkan getah lebih banyak yang dapat membuat air rebusan keruh dan memicu perubahan warna daun singkong menjadi kecokelatan atau kehitaman.
Saat mencuci, remas daun secara perlahan di bawah air mengalir. Jangan meremas terlalu kuat agar daun tidak rusak. Proses ini membantu mengurangi getah tanpa merusak struktur daun sehingga warna hijau tetap terjaga saat direbus.
3. Rebus Air Hingga Benar-Benar Mendidih
Kesalahan paling sering terjadi saat merebus daun singkong adalah memasukkannya ke dalam air yang belum mendidih. Air yang masih hangat membuat proses pematangan berlangsung lambat dan menyebabkan klorofil dalam daun cepat rusak.
Pastikan air sudah mendidih sempurna dengan gelembung besar sebelum daun singkong dimasukkan. Suhu tinggi yang stabil membantu daun “terkunci” warnanya sehingga tetap hijau dan tidak berubah menjadi hitam.
Masukkan daun singkong sekaligus agar matang merata. Hindari memasukkan daun sedikit demi sedikit karena perbedaan suhu air bisa memengaruhi warna akhir daun singkong.
4. Tambahkan Garam atau Sedikit Minyak ke Air Rebusan
Menambahkan garam ke dalam air rebusan merupakan trik klasik yang terbukti efektif menjaga warna hijau daun singkong. Garam membantu mempertahankan klorofil sehingga warna daun tetap cerah setelah direbus.
Selain garam, sedikit minyak goreng juga bisa ditambahkan. Minyak berfungsi melapisi permukaan daun sehingga warna hijau terlihat lebih segar dan mengkilap. Cara ini sering digunakan oleh penjual masakan rumahan agar tampilannya lebih menarik.
Gunakan garam dan minyak secukupnya agar rasa daun singkong tidak berubah. Kombinasi sederhana ini cukup membantu tanpa perlu bahan tambahan lain yang berisiko merusak rasa.
5. Jangan Menutup Panci Terlalu Rapat Saat Merebus
Menutup panci terlalu rapat saat merebus daun singkong dapat memerangkap uap panas. Uap inilah yang sering menyebabkan warna daun berubah menjadi hijau gelap hingga kehitaman.
Sebaiknya rebus daun singkong dengan panci terbuka atau tutup sebagian saja. Cara ini memungkinkan uap panas keluar sehingga suhu di dalam panci tetap stabil dan tidak terlalu lembap.
Meskipun terlihat sepele, trik ini berpengaruh besar terhadap warna akhir daun singkong. Dengan panci tidak tertutup rapat, daun akan terlihat lebih segar dan menarik saat disajikan.
6. Perhatikan Waktu Rebus Agar Tidak Terlalu Lama
Merebus daun singkong terlalu lama adalah penyebab utama warna hijau memudar. Selain itu, daun bisa menjadi terlalu lembek dan kehilangan tekstur alaminya.
Idealnya, daun singkong direbus sekitar 10–15 menit tergantung usia daun. Daun muda biasanya lebih cepat empuk, sedangkan daun sedikit tua membutuhkan waktu tambahan, tetapi tetap tidak boleh berlebihan.
Setelah daun terasa empuk saat ditekan, segera angkat dari panci. Jangan menunggu hingga warna berubah karena itu tanda klorofil mulai rusak.
7. Angkat, Tiriskan, dan Dinginkan dengan Benar
Setelah matang, daun singkong harus segera diangkat dari air panas. Membiarkannya terlalu lama terendam air rebusan akan membuat proses pematangan terus berlanjut dan warna daun berubah gelap.
Tiriskan daun singkong hingga air benar-benar turun. Jika perlu, siram sebentar dengan air dingin untuk menghentikan proses memasak. Teknik ini membantu mempertahankan warna hijau cerah daun.
Setelah itu, daun singkong siap diolah menjadi berbagai hidangan seperti gulai, urap, atau tumisan. Warna hijau yang terjaga membuat masakan terlihat lebih segar dan menggugah selera.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Kenapa daun singkong berubah hitam saat direbus?
Karena teknik merebus kurang tepat, seperti air belum mendidih atau panci ditutup rapat.
2. Apakah menambahkan baking soda aman?
Tidak disarankan karena bisa merusak rasa dan nutrisi.
3. Berapa lama ideal merebus daun singkong?
Sekitar 10–15 menit hingga empuk.
4. Apakah daun singkong bisa direbus dua kali?
Bisa, tapi sebaiknya satu kali agar warna dan rasa tetap terjaga.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513085/original/058140800_1772002714-sajian_mi_bihun_lezat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/963936/original/098270100_1440318815-timbel4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494911/original/040315400_1770349137-Masak_Nasi_Putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513028/original/027739700_1772001411-082611900_1527045428-in-paragraph.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512745/original/094333100_1771992876-saus_serbaguna.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398142/original/075984800_1761862383-000_82KJ663.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512904/original/005695000_1771997743-rempeyek_kacang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512629/original/074985900_1771989080-cropped-e7f0afc1-a3e5-4713-acbe-d94671c36d35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512846/original/037946400_1771995651-unnamed_-_2026-02-25T120019.385.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462470/original/005395900_1767581572-Kue_Labu_Kuning_Kukus_Tanpa_Telur_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512779/original/035412700_1771993855-Gemini_Generated_Image_eb0vcheb0vcheb0v.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512717/original/045371600_1771992158-ide_jualan_5_ribu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512598/original/037207000_1771988200-cropped-f1938c20-8f8b-49ac-b1eb-5678eb9df55d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388973/original/096937000_1761183496-000_79NG2G3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504276/original/057053700_1771230130-unnamed__13_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512577/original/074237100_1771986516-cropped-8c8c4e9e-3cd9-43b0-b899-e7a700a4a631.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512554/original/042396700_1771985712-cropped-da6c7c24-0eb0-42f8-b5f6-c6be4b29ec44.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512559/original/006970000_1771986125-000_98P388Q.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3267432/original/091323300_1602668688-photo-1580823673202-ef0405ae5b52.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512458/original/028526200_1771976562-WhatsApp_Image_2026-02-25_at_06.15.47.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)