Liputan6.com, Jakarta - Naik pesawat menjadi pengalaman yang diharapkan berlangsung nyaman, baik untuk perjalanan singkat maupun jarak jauh. Banyak orang mempersiapkan tiket, barang bawaan, dan jadwal keberangkatan, tetapi masih sering mengabaikan pilihan makanan sebelum terbang. Padahal, apa yang dikonsumsi dapat memengaruhi kondisi tubuh selama berada di dalam kabin.
Perubahan tekanan udara di dalam kabin dapat memengaruhi sistem pencernaan. Akibatnya, sebagian orang lebih mudah mengalami perut kembung, rasa penuh, haus, atau gangguan lambung ketika berada di udara. Kondisi tersebut sering kali dipicu oleh makanan dan minuman tertentu yang dikonsumsi sebelum penerbangan.
Berikut ini adalah daftar makanan yang dihindari saat naik pesawat agar perjalanan terasa lebih nyaman yang dilansir oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (1/8/2026). Dengan membatasi beberapa jenis makanan dan minuman sebelum maupun selama penerbangan, Anda dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan, menjaga kebutuhan cairan tubuh, serta menikmati perjalanan dengan lebih tenang.
Makanan Tinggi Garam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312688/original/030188600_1785551189-42.jpg)
Perbesar
Makanan dengan kandungan garam tinggi, seperti keripik kentang, mi instan, daging olahan, makanan cepat saji, dan kacang asin, sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum naik pesawat. Kandungan natrium yang tinggi dapat memengaruhi keseimbangan cairan tubuh sehingga tubuh lebih mudah merasa haus selama berada di dalam kabin.
Udara di dalam pesawat memiliki kelembapan yang rendah sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Jika dipadukan dengan makanan tinggi garam, risiko dehidrasi dapat meningkat. Selain itu, sebagian orang juga dapat mengalami pembengkakan pada kaki atau tangan setelah duduk dalam waktu yang lama selama penerbangan.
Makanan yang Memicu Gas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312689/original/037183400_1785551189-413.jpg)
Perbesar
Beberapa jenis makanan diketahui dapat menghasilkan lebih banyak gas saat dicerna. Contohnya meliputi brokoli, kubis, kembang kol, Brussels sprouts, serta kacang-kacangan. Mengonsumsi makanan tersebut sebelum penerbangan dapat meningkatkan kemungkinan munculnya rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.
Saat pesawat berada di ketinggian, tekanan udara di dalam kabin berubah sehingga gas di dalam saluran pencernaan ikut mengembang. Akibatnya, perut dapat terasa kembung, penuh, atau begah. Karena itu, makanan pemicu gas sebaiknya dibatasi sebelum melakukan perjalanan udara.
Makanan Berlemak atau Digoreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312690/original/044554800_1785551189-20223.jpg)
Perbesar
Ayam goreng, kentang goreng, burger, pizza, dan berbagai gorengan termasuk makanan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Jika dikonsumsi sebelum naik pesawat, makanan tersebut dapat membuat perut terasa penuh ketika penumpang harus duduk selama beberapa jam di dalam kabin.
Proses pencernaan yang lebih lambat juga dapat memicu rasa tidak nyaman pada sebagian orang. Kondisi ini dapat semakin terasa apabila penerbangan berlangsung dalam waktu lama. Sebelum bepergian, pilih makanan dengan kandungan lemak yang lebih rendah agar tubuh terasa lebih nyaman selama perjalanan.
Makanan Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312691/original/052130700_1785551189-35458.jpg)
Perbesar
Makanan yang mengandung banyak cabai atau bumbu pedas dapat memengaruhi kondisi lambung pada sebagian orang. Sambal, mi pedas, ayam dengan saus cabai, atau hidangan sejenis berpotensi memicu gangguan pencernaan jika dikonsumsi sebelum penerbangan.
Selama berada di pesawat, penumpang akan duduk dalam posisi yang sama untuk waktu tertentu. Jika makanan pedas memicu gangguan lambung, rasa tidak nyaman dapat muncul ketika penerbangan sedang berlangsung. Oleh sebab itu, sebaiknya kurangi makanan pedas sebelum naik pesawat.
Makanan Tinggi Gula
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312692/original/060356000_1785551189-8252.jpg)
Perbesar
Donat, kue, permen, cokelat, dan camilan manis memang dapat memberikan tambahan energi dalam waktu singkat. Namun, kadar gula yang tinggi juga dapat membuat tubuh lebih cepat merasa haus ketika berada di dalam pesawat yang memiliki kelembapan udara rendah.
Setelah kadar gula dalam darah kembali menurun, sebagian orang dapat merasa lelah atau kurang bertenaga. Agar kondisi tubuh tetap stabil selama perjalanan, sebaiknya pilih camilan dengan kandungan gula yang lebih sedikit dan imbangi dengan minum air putih yang cukup.
Minuman Beralkohol
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312693/original/067586200_1785551189-12083.jpg)
Perbesar
Minuman beralkohol sering dipilih sebagian penumpang untuk membantu tubuh lebih rileks sebelum atau selama penerbangan. Namun, alkohol dapat meningkatkan pengeluaran cairan tubuh sehingga risiko dehidrasi menjadi lebih besar ketika berada di dalam kabin pesawat.
Udara kabin yang cenderung kering membuat tubuh membutuhkan lebih banyak cairan dibandingkan saat berada di darat. Jika dikombinasikan dengan alkohol, tubuh dapat lebih mudah merasa haus, lelah, atau pusing. Air putih menjadi pilihan yang lebih baik untuk menjaga kebutuhan cairan selama perjalanan.
Kopi dan Minuman Berkafein Tinggi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307935/original/010609700_1785122382-mike-kenneally-tNALoIZhqVM-unsplash.jpg)
Perbesar
Kopi, minuman energi, dan minuman lain yang mengandung kafein banyak dikonsumsi sebelum bepergian untuk membantu mengurangi rasa kantuk. Namun, konsumsi kafein dalam jumlah besar sebelum penerbangan tidak selalu memberikan manfaat bagi setiap orang.
Pada sebagian orang, kafein dapat meningkatkan rasa haus, memicu jantung berdebar, atau membuat tubuh sulit beristirahat selama penerbangan. Jika perjalanan berlangsung dalam waktu lama, kondisi tersebut dapat mengurangi kenyamanan. Sebaiknya batasi konsumsi minuman berkafein sebelum naik pesawat.
Minuman Bersoda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296692/original/004862300_1784021352-18225.jpg)
Perbesar
Minuman bersoda mengandung karbonasi yang menghasilkan gelembung gas. Ketika diminum sebelum atau selama penerbangan, gas tersebut dapat bertambah di dalam saluran pencernaan sehingga perut terasa lebih penuh dibandingkan saat berada di permukaan tanah.
Perubahan tekanan udara selama pesawat mengudara juga membuat gas di dalam tubuh mengembang. Akibatnya, rasa kembung atau begah lebih mudah muncul. Untuk mengurangi risiko tersebut, air putih menjadi pilihan minuman yang lebih sesuai selama penerbangan.
Milkshake dan Minuman Tinggi Gula
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312694/original/077197500_1785551189-11075.jpg)
Perbesar
Milkshake, minuman berbahan es krim, serta minuman dengan tambahan sirup umumnya mengandung gula dan lemak dalam jumlah cukup tinggi. Kombinasi tersebut dapat membuat proses pencernaan berlangsung lebih lama sehingga tubuh terasa kurang nyaman ketika berada di pesawat.
Selain itu, kandungan gula dalam minuman tersebut juga dapat meningkatkan rasa haus selama penerbangan. Agar tubuh tetap terhidrasi, pilih minuman yang lebih ringan, seperti air putih, teh herbal tanpa gula, atau jus buah tanpa tambahan pemanis.
Minuman yang Menggunakan Air dari Tangki Pesawat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312695/original/084181300_1785551189-33665.jpg)
Perbesar
Sebagian penumpang memilih menghindari kopi atau teh yang dibuat menggunakan air dari tangki pesawat. Pilihan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa kebersihan tangki air dapat berbeda pada setiap pesawat meskipun maskapai memiliki prosedur perawatan tersendiri.
Bagi penumpang yang ingin mengurangi kekhawatiran tersebut, air minum kemasan yang masih tersegel dapat menjadi pilihan. Minuman tersebut juga lebih praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama berada di dalam kabin pesawat.
Pertanyaan yang Sering Dicari tentang Makanan yang Dihindari Saat Naik Pesawat
1. Apa makanan yang sebaiknya tidak dimakan sebelum naik pesawat?
Makanan tinggi garam, makanan berlemak, makanan pedas, makanan pemicu gas, serta makanan dengan kandungan gula tinggi sebaiknya dibatasi karena dapat memicu rasa tidak nyaman selama penerbangan.
2. Mengapa minuman bersoda tidak dianjurkan saat naik pesawat?
Karbonasi pada minuman bersoda menghasilkan gas yang dapat mengembang ketika pesawat berada di ketinggian. Kondisi tersebut dapat menyebabkan perut terasa kembung atau begah.
3. Apakah kopi boleh diminum sebelum naik pesawat?
Boleh, tetapi sebaiknya tidak berlebihan. Kafein dapat meningkatkan rasa haus, memengaruhi waktu istirahat, atau membuat sebagian orang merasa gelisah selama penerbangan.
4. Mengapa makanan asin sebaiknya dihindari saat terbang?
Makanan tinggi garam dapat meningkatkan rasa haus dan membuat tubuh menahan cairan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tubuh terasa kurang nyaman selama perjalanan udara.
5. Apa minuman terbaik saat berada di pesawat?
Air putih merupakan pilihan yang paling dianjurkan karena membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh. Teh herbal tanpa gula juga dapat menjadi alternatif bagi sebagian penumpang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9313030/original/041528000_1785574262-mendol.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312954/original/044413500_1785569729-word_media_image4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312528/original/013626900_1785505506-WhatsApp_Image_2026-07-31_at_8.12.55_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312850/original/040202400_1785564228-140219.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311073/original/010472600_1785387091-sWRKzeKacK30ybBCvkuvPKXwDIX1CK1CailAzt6g.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296905/original/054588900_1784031985-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312454/original/010816100_1785493447-SnapInsta.to_753247523_18549686353072786_5579997433654416348_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312463/original/086503200_1785494779-365d76f7-d4b4-4346-9a80-cd8f4edd5395.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9309362/original/052470800_1785225637-hAUuxXjjVkKnxFeJ7Rj9T84jwSJ4kxuioPDOhUEk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312297/original/023340200_1785486170-Gemini_Generated_Image_n3ckwzn3ckwzn3ck.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4533817/original/069069700_1691709756-aldino-hartan-putra-KOwX-po4dJ4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312306/original/027139800_1785486671-Screenshot_2026-07-31_152746.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312414/original/016702000_1785491311-bakso_goreng.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312211/original/094597100_1785483474-9c1ea357-6862-4737-a320-691e5c45540e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312360/original/096639000_1785488792-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312314/original/041788200_1785486923-b5f0e099-06c0-4340-99fc-22e95b6ae681.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4425898/original/029716700_1683936069-raw-chicken-wings-white-wooden-surface.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312277/original/076986000_1785485617-SnapInsta.to_760000629_18602267458052983_5982767650055714926_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147149/original/026370300_1591628473-038066700_1542355899-HL.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562023/original/082621900_1776773066-IPU_Jazuli.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553738/original/069433000_1776045425-IMG-20260413-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5498934/original/080033900_1770728830-IMG-20260204-WA0017.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550918/original/093352100_1775712206-Sate_Ayam_Jago_-_Cs_Martinah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551126/original/080948600_1775718841-pexels-gu-ko-2150570603-36903816.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551533/original/048197900_1775728093-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4772783/original/084794900_1710422708-pexels-engin-akyurt-1435904.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5244736/original/096094500_1749214322-712bd6d1-a396-40eb-99bf-ff5678033a3f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550972/original/062957900_1775713364-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_12.29.01__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554163/original/059294500_1776061507-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549688/original/002731400_1775628134-jude.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325548/original/012241500_1756004541-jcomp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551668/original/047370700_1775733950-Rebirth---Main-KV---Poster---KV-Master-Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555202/original/083020500_1776146722-abc4455b-934e-4667-912a-7573d994973b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553754/original/083952800_1776046101-cropped-b27e9692-d3cd-492f-91af-1e9374bcf411.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5071754/original/092096800_1735540756-1735029545532_resep-kulit-risol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516663/original/077199000_1772339452-WhatsApp_Image_2026-03-01_at_11.29.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546333/original/014339500_1775287205-grant-lee-TFHV_c7dSi8-unsplash.jpg)