Resep Pizza Goreng Renyah Tanpa Oven Anti Gagal

5 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta Ingin menikmati pizza tanpa repot menyalakan oven? Resep pizza goreng bisa menjadi pilihan praktis untuk membuat camilan gurih di rumah. Adonan diisi dengan bahan favorit, dilipat, kemudian digoreng hingga permukaannya renyah keemasan, sementara bagian dalamnya tetap lembut dengan lelehan keju yang gurih. Selain mudah dibuat, hidangan ini cocok disajikan sebagai teman minum teh atau ide jualan rumahan.

Di balik cara membuatnya yang sederhana, pizza goreng memiliki sejarah yang cukup panjang. Dilansir dari La Cucina Italiana, pizza fritta atau pizza goreng mulai populer di Napoli setelah Perang Dunia II.

Saat itu, banyak tungku kayu rusak dan bahan untuk membuat pizza juga sulit diperoleh, sehingga menggoreng adonan menjadi alternatif yang lebih murah dan mengenyangkan. Hidangan ini bahkan pernah dijual secara kredit dengan tenggat pembayaran delapan hari hingga mendapat julukan "pizza a otto".

Resep pizza goreng kali ini mengadaptasi gaya calzone, yakni adonan diberi isian, dilipat hingga berbentuk setengah lingkaran, lalu direkatkan sebelum digoreng. Teknik tersebut menghasilkan kulit yang renyah di luar dengan isian yang lembut dan gurih di dalam.

Proses memasaknya pun cukup menggunakan wajan biasa sehingga mudah dipraktikkan di rumah, seperti berbagai panduan membuat pizza rumahan lainnya. Demikian pengantar resep pizza goreng yang dirangkum Liputan6.com.

Sekilas tentang Pizza Goreng

Asal-usul dari Napoli

Pizza goreng atau pizza fritta berasal dari Napoli, Italia, dan berkembang sebagai sajian sederhana yang memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh. Pada masa lalu, isian seperti ricotta kerap digunakan karena lebih terjangkau. Tradisi ini masih bertahan di sejumlah kedai lama di Napoli, termasuk Antica Friggitoria La Masardona yang telah menyajikan pizza goreng sejak 1945.

Ciri khas pizza goreng

Berbeda dengan pizza panggang dengan oven, pizza goreng dimasak langsung dalam minyak panas sehingga menghasilkan kulit yang renyah di luar dan tetap lembut di bagian dalam. Salah satu variannya adalah montanara, yaitu pizza berbentuk bundar yang digoreng tanpa dilipat. Di Indonesia, teknik serupa juga banyak diadaptasi menjadi pizza goreng tanpa ulen dan berbagai resep pizza tanpa oven.

Pizza goreng Italia juga berbeda dari pizza crunch khas Skotlandia yang menggunakan potongan pizza matang, dicelupkan ke adonan, kemudian digoreng hingga garing. Sementara itu, pizzaiolo asal Napoli, Gino Sorbillo, menjelaskan kepada Italy Magazine bahwa pizza goreng dapat dibuat di rumah tanpa tungku kayu, cukup menggunakan wajan penggorengan.

Info Resep Ringkas

  • Porsi: 10 buah (4-5 orang)
  • Waktu persiapan: 20 menit
  • Waktu istirahat adonan: 60 menit
  • Waktu memasak: 20 menit
  • Total waktu: 1 jam 40 menit
  • Tingkat kesulitan: Sedang

Resep Pizza Goreng

Resep pizza goreng ini menggunakan adonan sederhana dengan isian sosis, saus tomat, saus sambal, dan mozzarella. Adonan perlu diuleni hingga kalis dan diberi waktu untuk mengembang agar hasil akhirnya tetap lembut meski digoreng. Setelah itu, adonan diisi, dilipat, dan dimasak dalam minyak panas hingga permukaannya berwarna kuning keemasan.

Bahan adonan

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi
  • 1 sendok teh (5 gram) ragi instan
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 3 sendok makan minyak goreng
  • 140 ml air hangat

Bahan isian

  • 5 buah sosis sapi atau ayam, cincang kasar
  • 100 gram keju mozzarella parut
  • 1/2 buah bawang bombay, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 4 sendok makan saus tomat
  • 2 sendok makan saus sambal
  • 1 sendok teh oregano kering
  • 1/4 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh gula pasir
  • 1/4 sendok teh garam
  • 1 sendok makan margarin untuk menumis

Untuk menggoreng

  • 400 ml minyak goreng

Cara Membuat Pizza Goreng

Agar pizza goreng matang merata dan tidak mudah terbuka saat dimasak, kerjakan setiap tahap secara berurutan. Mulai dari membuat adonan dan isian, kemudian membentuk pizza sebelum akhirnya menggorengnya dengan api yang terkontrol.

  1. Buat adonan. Masukkan tepung terigu, ragi instan, dan gula pasir ke dalam wadah besar. Aduk hingga ketiganya tercampur rata. Tuangkan air hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan mulai menyatu.
  2. Tambahkan garam dan minyak. Masukkan garam dan minyak goreng, kemudian lanjutkan menguleni adonan hingga seluruh bahan tercampur. Uleni selama sekitar 8-10 menit sampai adonan terasa halus, elastis, dan tidak mudah menempel di tangan.
  3. Istirahatkan adonan. Bulatkan adonan dan letakkan kembali di dalam wadah. Tutup dengan kain lembap atau penutup wadah, lalu diamkan selama 45-60 menit di tempat yang hangat hingga ukurannya mengembang sekitar dua kali lipat.
  4. Siapkan isian. Sambil menunggu adonan mengembang, panaskan margarin di wajan. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
  5. Masak sosis dan bumbu. Masukkan sosis cincang, kemudian tumis hingga berubah warna dan sedikit kecokelatan. Tambahkan saus tomat, saus sambal, oregano, merica, gula, dan garam. Aduk hingga semua bahan tercampur dan masak sampai isian cukup kering. Matikan api, lalu sisihkan hingga dingin.
  6. Bagi adonan. Setelah mengembang, tekan adonan secara perlahan untuk mengeluarkan udara di dalamnya. Bagi menjadi 10 bagian dengan ukuran yang kurang lebih sama, kemudian bulatkan masing-masing potongan.
  7. Pipihkan adonan. Ambil satu bola adonan dan gilas menggunakan rolling pin hingga berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 12-15 cm. Usahakan bagian tengah dan tepinya tetap cukup tebal agar pizza tidak mudah sobek saat diberi isian.
  8. Tambahkan isian. Letakkan sekitar 1-2 sendok makan tumisan sosis di salah satu sisi adonan. Jangan mengisi terlalu penuh agar adonan dapat dilipat dan ditutup dengan rapat. Taburkan mozzarella di atas isian.
  9. Lipat dan rapatkan. Lipat bagian adonan yang kosong hingga menutupi isian dan membentuk setengah lingkaran. Tekan seluruh bagian tepi menggunakan ujung jari, kemudian rapatkan lagi dengan garpu atau pilin seperti membuat pastel. Pastikan tidak ada celah supaya isian dan keju tidak keluar saat digoreng.
  10. Goreng pizza. Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang cenderung kecil. Setelah minyak cukup panas, masukkan pizza secara perlahan. Jangan memenuhi wajan agar suhu minyak tetap stabil dan pizza lebih mudah dibalik.
  11. Masak hingga keemasan. Goreng hingga bagian bawah berwarna kuning keemasan, kemudian balik dengan hati-hati. Lanjutkan menggoreng sisi lainnya hingga matang dan renyah. Hindari menggunakan api besar karena bagian luar bisa cepat kecokelatan sementara adonan di dalam belum matang sempurna.
  12. Tiriskan. Angkat pizza goreng yang sudah matang, lalu tiriskan di atas tisu dapur untuk mengurangi minyak berlebih. Diamkan sebentar sebelum disajikan agar isian dan keju tidak terlalu panas.

Tips agar Pizza Goreng Renyah dan Anti Gagal

Tekstur pizza goreng sangat dipengaruhi oleh proses mengembangkan adonan, mengatur suhu minyak, dan menutup isian dengan benar. Beberapa hal sederhana berikut dapat membantu mendapatkan kulit yang renyah di luar, tetapi tetap lembut dan matang di bagian dalam.

  • Gunakan air hangat kuku. Air yang terlalu panas dapat menghambat kerja ragi. Pastikan air cukup hangat agar ragi tetap aktif dan adonan dapat mengembang dengan baik.
  • Kontrol suhu minyak. Gunakan api sedang cenderung kecil saat menggoreng. Minyak yang terlalu panas membuat bagian luar cepat kecokelatan, sementara bagian dalam belum matang. Prinsip ini juga penting dalam membuat pizza teflon takaran sendok anti gagal.
  • Tutup bagian tepi dengan rapat. Setelah adonan diisi, tekan atau pilin seluruh bagian pinggir hingga benar-benar tertutup. Celah kecil dapat membuat keju dan saus keluar ketika terkena minyak panas, seperti halnya saat membuat pizza tanpa oven dan ragi.
  • Jangan berlebihan saat memberi isian. Gunakan sekitar 1-2 sendok makan isian untuk setiap adonan. Isian yang terlalu banyak membuat pizza sulit ditutup dan berisiko pecah saat digoreng.
  • Pilih keju yang mudah meleleh. Mozzarella memberikan tekstur leleh yang khas, tetapi dapat diganti dengan quick melt atau cheddar jika ingin menggunakan bahan yang lebih mudah ditemukan. Cara memasaknya tetap sederhana seperti pizza teflon yang praktis.

Variasi dan Substitusi Pizza Goreng

Isian pizza goreng dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah. Selain versi sosis dan mozzarella, beberapa pilihan berikut bisa dicoba agar hidangan tidak terasa monoton.

Versi vegetarian

Ganti sosis dengan jamur, jagung manis, dan paprika yang ditumis hingga matang. Tambahkan saus tomat serta oregano untuk memberikan rasa gurih dan aroma yang lebih kuat. Cara ini juga memberi keleluasaan seperti saat membuat pizza rumahan dengan teflon.

Versi pedas

Untuk rasa yang lebih menggigit, tambahkan irisan cabai rawit atau bubuk cabai ke dalam tumisan isian. Jumlah saus sambal juga bisa disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan. Perpaduan isian pedas dengan keju yang meleleh akan membuat pizza semakin gurih.

Versi manis

Pizza goreng juga bisa dibuat sebagai camilan manis. Isi adonan dengan pisang dan cokelat, atau kombinasikan cokelat dengan keju. Setelah digoreng, taburkan sedikit gula halus dan sajikan selagi hangat. Konsep ini dapat menjadi alternatif camilan seperti aneka kue teflon tanpa oven.

Cara Menyimpan dan Menghangatkan Pizza Goreng

Pizza goreng paling nikmat disantap selagi hangat, tetapi sisa pizza tetap bisa disimpan untuk dinikmati kemudian. Setelah dingin dan uap panasnya hilang, masukkan pizza ke dalam wadah tertutup lalu simpan di kulkas hingga 2 hari. Jika ingin disimpan lebih lama, pizza yang sudah matang dapat dibekukan dan dihangatkan kembali saat akan disantap, seperti pada cara membuat pizza praktis.

Untuk mengembalikan tekstur renyah, panaskan pizza menggunakan teflon dengan api kecil atau air fryer. Cara ini lebih membantu menjaga kerenyahan kulit dibandingkan microwave yang cenderung membuat permukaan adonan menjadi lembek, sebagaimana teknik menghangatkan pizza roti tawar teflon.

Jika kulit terasa terlalu keras setelah disimpan, cukup panaskan sebentar dengan suhu rendah agar bagian dalam kembali hangat tanpa membuat permukaannya gosong, seperti pada pizza ala rumahan yang empuk.

Dengan demikian, Anda tidak membutuhkan oven untuk membuat camilan ini dari awal hingga akhir. Prinsipnya sama seperti membuat pizza tanpa oven, yaitu memanfaatkan wajan dan menjaga suhu masak tetap stabil. Sesuaikan isian dengan selera keluarga dan sajikan selagi hangat agar tekstur renyahnya lebih terasa.

Tanya Jawab Seputar Pizza Goreng

1. Mengapa pizza goreng bisa pecah saat digoreng?

Pizza goreng dapat pecah jika adonan tidak ditutup rapat atau isiannya terlalu banyak. Pastikan bagian tepi adonan direkatkan dengan baik dan sisakan sedikit ruang di sekitar isian sebelum dilipat.

2. Bagaimana agar pizza goreng tetap renyah?

Goreng pizza menggunakan minyak yang cukup panas dengan api sedang cenderung kecil. Setelah matang, segera tiriskan di atas tisu dapur agar minyak berlebih terserap. Saat akan menghangatkan kembali, gunakan teflon atau air fryer agar kulit kembali garing.

3. Apakah pizza goreng bisa dibuat tanpa sosis?

Bisa. Sosis dapat diganti dengan ayam cincang, daging sapi cincang, jamur, jagung, paprika, atau sayuran lain sesuai selera. Pastikan bahan isian sudah matang dan tidak terlalu basah agar adonan lebih mudah ditutup serta tidak bocor saat digoreng.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |