:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413040/original/090369500_1763112335-download__1_.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta Resep gulai ikan pedas cocok menjadi pilihan saat Anda ingin menyajikan lauk berkuah dengan cita rasa gurih, pedas, dan kaya rempah. Daging ikan yang lembut berpadu dengan kuah santan berwarna kuning kemerahan, menghasilkan hidangan yang menggugah selera untuk makan siang keluarga maupun santap bersama di akhir pekan. Aroma kunyit, serai, dan cabai yang harum bahkan sudah terasa sejak gulai mulai dimasak.
Gulai ikan dikenal luas dalam kuliner Sumatra Barat dan kerap ditemukan di rumah makan Padang. Namun, hidangan berbahan ikan dengan kuah berbumbu ini juga memiliki banyak variasi di berbagai daerah, termasuk dalam masakan Melayu dan Sunda. Jenis ikan yang digunakan pun beragam, seperti patin, kakap, dan tongkol, sementara tingkat kepedasannya dapat disesuaikan dengan selera.
Untuk mendapatkan gulai yang lezat, proses memasak perlu diperhatikan sejak memilih ikan hingga mengolah santan. Panduan ini membahas cara membuat gulai ikan pedas secara lengkap, termasuk takaran bumbu, urutan memasak agar santan tidak pecah, serta tips menjaga daging ikan tetap utuh dan tidak amis. Dengan langkah yang tepat, Anda dapat menyajikan gulai bercita rasa kaya rempah layaknya hidangan rumah makan di dapur sendiri, berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (8/9/2026).
Sekilas tentang Gulai Ikan Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5547512/original/018815600_1775461030-unnamed__72_.jpg)
Perbesar
Mengutip TasteAtlas, gulai merupakan hidangan berkuah kaya rempah yang dikenal dalam kuliner Indonesia dan Malaysia. Kuahnya umumnya dibuat dari santan yang dimasak bersama beragam bumbu hingga menghasilkan cita rasa gurih, pekat, dan aromatik. Kunyit, ketumbar, jahe, lengkuas, serai, bawang, dan cabai menjadi beberapa rempah yang kerap digunakan untuk membangun karakter gulai sekaligus memberikan warna kuning kemerahan yang khas.
Pada gulai ikan, rasa pedas tidak hanya ditentukan oleh banyaknya cabai. Tingkat kepedasan perlu berpadu dengan gurihnya santan dan sentuhan rasa asam agar kuah terasa lebih seimbang. Cabai rawit dapat memberikan sensasi pedas yang tajam, sementara asam kandis membantu menghadirkan rasa segar yang memotong kekayaan santan. Perpaduan tersebut membuat kuah tetap terasa ringan di lidah meskipun menggunakan bumbu dan santan dalam jumlah cukup banyak.
Beda Gulai, Kari, dan Asam Pedas
Gulai, kari, dan asam pedas sama-sama dikenal sebagai hidangan berbumbu kuat, tetapi masing-masing memiliki karakter yang berbeda. Gulai identik dengan kuah santan dan penggunaan rempah yang kompleks, sehingga rasanya cenderung gurih dan pekat. Kari ikan biasanya memiliki karakter bumbu yang berbeda dan dapat menggunakan bubuk kari sebagai salah satu komponennya, dengan kuah yang tidak selalu sekental gulai.
Sementara itu, asam pedas tidak menggunakan santan. Hidangan ini lebih menonjolkan perpaduan rasa asam dan pedas, sehingga menghasilkan kuah yang terasa segar dan tajam. Perbedaan tersebut penting dipahami ketika membuat gulai ikan pedas agar penggunaan santan, rempah, cabai, dan bahan pemberi rasa asam tetap menghasilkan karakter gulai yang khas.
Info Resep Ringkas
- Porsi: 4 porsi
- Waktu persiapan: 20 menit
- Waktu masak: 30 menit
- Tingkat kesulitan: Sedang
Bahan-bahan Gulai Ikan Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4932515/original/026086400_1725007909-Bumbu_gulai_ikan.__Liputan6.comWikimedia_CommonsWindi_Utari_.jpg)
Perbesar
Bahan utama
- 700 gram ikan kakap merah, potong menjadi 5 bagian
- 1 buah jeruk nipis, ambil airnya
- 1 sendok teh garam untuk melumuri ikan
- 500 ml santan encer
- 200 ml santan kental
Bumbu halus
- 10 buah cabai merah keriting
- 8 buah cabai rawit merah
- 8 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 3 cm kunyit, bakar sebentar
- 3 cm jahe
- 2 cm lengkuas
- 3 butir kemiri, sangrai
- 1 sendok teh ketumbar, sangrai
Bumbu dan rempah pelengkap
- 2 batang serai, memarkan
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- 1 lembar daun kunyit, simpulkan
- 3 buah asam kandis
- 1 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh garam untuk kuah
- 3 sendok makan minyak untuk menumis
Cara Membuat Gulai Ikan Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444566/original/076011800_1765781538-Cuci_Berulang_di_Air_Mengalir__Fokus_pada_Rongga_Perut.jpg)
Perbesar
- Lumuri potongan ikan kakap dengan air jeruk nipis dan 1 sendok teh garam, diamkan 15 menit, lalu bilas dan tiriskan.
- Haluskan cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, kemiri, dan ketumbar hingga benar-benar lembut.
- Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus dengan api sedang hingga harum, matang, dan minyak mulai keluar di pinggir wajan, sekitar 5-7 menit.
- Masukkan serai, daun jeruk, daun salam, dan daun kunyit, aduk hingga daun layu dan aromanya keluar.
- Tuang santan encer sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan searah agar santan tidak pecah.
- Tambahkan asam kandis, gula pasir, dan garam untuk kuah, lalu masak dengan api kecil hingga kuah mendidih pelan.
- Masukkan potongan ikan satu per satu, jangan diaduk keras, cukup goyang panci perlahan agar ikan tidak hancur.
- Tuang santan kental, masak dengan api kecil sambil sesekali menyiramkan kuah ke atas ikan hingga daging matang dan mudah dipisah dengan garpu, sekitar 10-15 menit.
- Koreksi rasa, tambahkan garam atau gula bila perlu hingga rasa pedas, gurih, dan asamnya seimbang.
- Matikan api, diamkan sebentar agar bumbu meresap, lalu sajikan gulai ikan pedas selagi hangat bersama nasi putih.
Tips agar Gulai Ikan Pedas Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487803/original/058724400_1769677331-Pembersihan_Kepala_Lele__10_.jpg)
Perbesar
Pemilihan ikan, proses persiapan, hingga cara mengolah santan dapat memengaruhi tekstur dan cita rasa akhir. Dengan teknik yang tepat, gulai akan terasa lebih gurih, aromatik, dan tetap nyaman disantap.
- Pilih ikan berdaging padat. Ikan dengan tekstur daging yang kokoh lebih tahan dimasak dalam kuah berbumbu tanpa mudah hancur. Saveur menyebut ikan berdaging putih dan padat seperti lele, kerapu, atau cod cocok digunakan untuk hidangan berkuah kari. Untuk bahan yang lebih mudah ditemukan di Indonesia, Anda dapat memilih kakap merah, patin, atau tongkol sesuai selera.
- Marinasi ikan sebelum dimasak. Lumuri ikan dengan kunyit, cabai, dan garam, kemudian diamkan setidaknya 40 menit. Teknik ini membantu bumbu lebih meresap sekaligus mengurangi aroma amis. Setelah dimarinasi, ikan dapat langsung dimasukkan ke dalam kuah atau digoreng sebentar terlebih dahulu.
- Masak santan dengan api terkontrol. Santan perlu dimasak perlahan agar teksturnya tetap menyatu dan tidak mudah pecah. Gunakan api kecil hingga sedang, terutama setelah santan masuk ke dalam bumbu. Hindari membiarkan kuah mendidih terlalu keras karena panas yang terlalu tinggi dapat membuat santan terpisah.
- Goreng ikan sebentar bila ingin tekstur lebih kokoh. Menggoreng ikan sebelum dimasukkan ke dalam kuah dapat membantu permukaannya lebih kuat sehingga tidak mudah hancur saat dimasak bersama bumbu. Cara ini juga memberikan sedikit aroma panggang dan membuat ikan lebih siap menyerap kuah gulai yang kaya rempah.
- Masukkan bahan pemberi rasa asam pada tahap akhir. Jika menggunakan asam kandis atau bahan asam lainnya, tambahkan menjelang akhir proses memasak. Selain membantu menjaga keseimbangan rasa, langkah ini membuat sensasi asam tetap terasa segar dan tidak tertutup oleh gurihnya santan.
- Simpan sisa gulai dengan tepat. Jika masih ada gulai yang tersisa, pindahkan ke wadah tertutup dan simpan di lemari es. Sebaiknya gulai ikan dikonsumsi dalam waktu 1–2 hari. Saat akan disantap kembali, panaskan perlahan dengan api kecil. Jika kuah menjadi terlalu kental setelah disimpan, tambahkan sedikit air atau santan sambil diaduk hingga mencapai kekentalan yang diinginkan.
Jika memilih menggoreng ikan terlebih dahulu, pastikan minyak dan wajan sudah cukup panas sebelum ikan dimasukkan. Permukaan ikan yang cepat membentuk lapisan akan lebih mudah dilepaskan dari wajan dan tidak mudah menempel. Teknik pan searing dengan suhu wajan yang tinggi juga dapat membantu menghasilkan permukaan ikan yang lebih matang tanpa harus memasaknya terlalu lama.
Chef Amy Eubanks, Global Culinary Development Coordinator di Whole Foods Market, menekankan bahwa wajan yang semakin panas dapat mendukung hasil pan searing yang lebih baik.Untuk hasil yang lebih maksimal, perhatikan pula jenis ikan yang digunakan. Ikan berdaging putih dan padat cenderung lebih mampu mempertahankan bentuknya ketika dimasak dalam kuah berbumbu, sehingga gulai tetap terlihat menarik saat disajikan.
Nagi Maehashi, penulis dan pengembang resep RecipeTin Eats, merekomendasikan ikan putih berdaging padat untuk hidangan berkuah seperti ini.Variasi dan Substitusi Gulai Ikan Pedas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4236836/original/050521100_1669195425-indian-mackerel-rastrelliger-kanagurta.jpg)
Perbesar
Resep gulai ikan pedas cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan jenis ikan, tingkat kepedasan, maupun kekentalan kuah yang diinginkan. Anda tidak harus terpaku pada satu bahan selama karakter utama gulai tetap dipertahankan. Beberapa penyesuaian berikut bisa dicoba sesuai selera dan bahan yang tersedia di dapur.
- Ganti jenis ikan. Patin menghasilkan daging yang lembut dan gurih, sedangkan tongkol atau tuna memiliki tekstur lebih padat dengan cita rasa yang lebih kuat. Untuk pilihan yang ekonomis, nila dan ikan mas juga dapat digunakan. Perhatikan ukuran dan ketebalan potongan karena ikan berdaging tebal membutuhkan waktu memasak sedikit lebih lama.
- Buat versi ekstra pedas. Tambahkan cabai rawit merah utuh ke dalam kuah atau tingkatkan jumlah cabai keriting pada bumbu halus. Cabai rawit memberikan sensasi pedas yang lebih tajam, sementara cabai keriting membantu memperkuat rasa sekaligus mempertahankan warna kuah yang menggugah selera.
- Buat kuah yang lebih ringan. Jika tidak menyukai gulai dengan kuah terlalu pekat, kurangi penggunaan santan kental dan gunakan lebih banyak santan encer atau air. Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis setelah api dimatikan untuk memberikan sentuhan segar pada kuah.
Dengan pilihan ikan yang tepat, bumbu yang dimasak hingga matang, serta santan yang diolah dengan api terkontrol, resep gulai ikan pedas dapat menghasilkan hidangan rumahan dengan rasa yang kaya. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih dan pelengkap seperti sambal atau lalapan agar perpaduan gurih, pedas, dan segarnya semakin terasa. Tingkat kepedasan pun bisa disesuaikan agar gulai tetap nikmat untuk seluruh anggota keluarga.
Tanya Jawab Seputar Gulai Ikan
1. Apa jenis ikan yang paling cocok untuk gulai?
Ikan berdaging cukup padat seperti kakap merah, patin, tongkol, atau nila dapat digunakan untuk membuat gulai. Pilih ikan yang masih segar dan sesuaikan jenisnya dengan tekstur serta rasa yang diinginkan.
2. Mengapa santan pada gulai ikan bisa pecah?
Santan dapat pecah ketika dimasak pada suhu terlalu tinggi atau dibiarkan mendidih terlalu kuat. Untuk mencegahnya, masak kuah dengan api kecil hingga sedang dan aduk secara perlahan agar santan tetap menyatu dengan bumbu.
3. Bagaimana agar gulai ikan tidak terasa amis?
Bersihkan ikan dengan baik, kemudian lumuri dengan garam dan bumbu seperti kunyit sebelum dimasak. Mendiamkan ikan selama beberapa waktu juga membantu bumbu meresap dan mengurangi aroma amis. Menggoreng ikan sebentar sebelum dimasukkan ke dalam kuah dapat menjadi pilihan jika Anda menginginkan tekstur ikan yang lebih kokoh.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881326/original/030948800_1719918872-anna-pelzer-IGfIGP5ONV0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343040/original/033308900_1788842202-HL_Jajanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337407/original/053180100_1788243696-01M1DR9PA9HG0K0B53CNXZ9E93.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342991/original/010814900_1788839657-Gemini_Generated_Image_tzzxzetzzxzetzzx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296007/original/084711600_1783999512-cropped-389f0ede-20ec-46a0-aafd-49e30ae447f5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5574280/original/023141800_1777966858-Cara_Membuat_Pentol_Kriwil.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3018102/original/093620400_1578636974-nursultan-bakyt-Y0YYO_oelIo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343028/original/072323200_1788841682-40450.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342739/original/070208900_1788798288-658795796_18106762024678088_8409122033266125343_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342913/original/044913900_1788837500-Plastik_klip.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342967/original/049941200_1788839200-Gemini_Generated_Image_24g71j24g71j24g7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343001/original/043205300_1788840512-d8d000a4-aeb3-40fc-9066-26962ae2706d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342966/original/072159900_1788839162-ChatGPT_Image_Sep_8__2026__10_45_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337400/original/069565900_1788243689-01M1DRDW30MMBE3EDKDDHVG4NJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342848/original/048747200_1788834416-deef5223-ce00-4729-8722-5e3558c2d4de.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5188836/original/044391400_1744712731-bai-z--3JrrX2qHpY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9245659/original/096158300_1783138915-063_1968530700.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342815/original/081644200_1788832278-Gemini_Generated_Image_d1zppqd1zppqd1zp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342551/original/033096000_1788774608-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9338815/original/034043000_1788342788-WhatsApp_Image_2026-09-02_at_16.51.17.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5772023/original/003677500_1778674939-KV_MASTER_LANDSCAPE_PAW_PATROL_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6610471/original/011715300_1779444215-ep-06-semua-demi-keluarga-28c099.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5686292/original/032880500_1778560068-Memutihkan_Gigi_Kuning_Membandel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182268/original/044611800_1744080588-WhatsApp_Image_2025-04-08_at_09.22.25.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232439/original/082617800_1748237422-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_12.21.20_3b863ea9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5931414/original/017395600_1778829035-cimol.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5690178/original/084981600_1778565670-wsw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528537/original/052440100_1773287361-Gemini_Generated_Image_lplkyclplkyclplk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5832207/original/049118200_1778734548-Bolu_Roti_Tawar_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672814/original/035620900_1778498015-Imperfect_The_Series_-_Main_KV_-_Poster_KV_Master_Landscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5752109/original/055041500_1778653034-unnamed__80_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404120/original/032668900_1762390521-WhatsApp_Image_2025-11-05_at_18.53.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672241/original/062399600_1778472977-Gemini_Generated_Image_ff5y86ff5y86ff5y.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)