Resep Tempe Bacem Khas Jogja yang Manisnya Pas, Gurih dan Bumbunya Meresap

2 hours ago 5

Tempe bacem pada dasarnya tidak membutuhkan bahan yang rumit. Kunci utamanya terletak pada keseimbangan gula merah, garam, rempah, serta waktu memasak. Penggunaan air kelapa juga dapat memberikan rasa gurih dan legit yang lebih dalam, sebagaimana dikenal dalam berbagai resep tempe bacem tradisional.

Pada resep ini, gula merah digunakan secukupnya agar karakter manis khas bacem tetap terasa tanpa membuat rasa keseluruhan menjadi terlalu dominan. Asam jawa juga ditambahkan dalam jumlah kecil untuk memberikan sentuhan rasa yang sedikit segar sehingga rasa manis dan gurih menjadi lebih seimbang.

Bahan-bahan

Untuk sekitar 4 porsi, siapkan:

  • 500 gram tempe
  • 400 ml air kelapa
  • 100 gram gula merah, sisir halus
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 2 lembar daun salam
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 1 sendok teh garam
  • 1/2 sendok teh asam jawa
  • Minyak goreng secukupnya

Tempe sebaiknya dipotong dengan ketebalan sekitar 1–1,5 cm. Ukuran ini cukup untuk membuat bumbu lebih mudah meresap tanpa membuat tempe gampang hancur selama proses memasak.

Cara Membuat

1. Potong dan siapkan tempe

Potong tempe sesuai selera dengan ketebalan yang tidak terlalu tipis. Jika ingin bumbu lebih mudah masuk, permukaan tempe dapat disayat tipis secara perlahan. Hindari membuat sayatan terlalu dalam agar potongan tempe tetap utuh ketika dimasak.

2. Haluskan bumbu

Haluskan bawang merah, bawang putih, dan ketumbar hingga cukup lembut. Tidak perlu sampai benar-benar menjadi pasta karena sedikit tekstur bumbu masih dapat memberikan aroma yang lebih kuat ketika dimasak.

3. Susun bahan dalam wajan

Masukkan tempe ke dalam wajan. Tambahkan bumbu halus, daun salam, lengkuas, gula merah, garam, dan asam jawa. Tuangkan air kelapa hingga bumbu dan cairan dapat menjangkau sebagian besar permukaan tempe.

Air kelapa menjadi salah satu bahan yang menarik dalam pembuatan bacem karena memberikan rasa gurih dan sedikit legit pada hasil akhirnya. Jika tidak tersedia, air biasa tetap dapat digunakan, tetapi karakter rasanya akan sedikit berbeda.

4. Masak dengan api kecil

Nyalakan api kecil hingga sedang. Masak tempe secara perlahan agar cairan bumbu dapat meresap secara bertahap. Sesekali balik tempe dengan hati-hati supaya kedua sisinya mendapatkan bumbu secara merata.

Proses ini tidak perlu dilakukan dengan terburu-buru. Ketika cairan berkurang secara perlahan, gula merah dan rempah akan semakin melekat pada permukaan tempe. Aroma daun salam, lengkuas, bawang, dan ketumbar pun akan semakin terasa.

5. Masak hingga bumbu menyusut

Lanjutkan memasak sampai cairan hampir habis dan tempe terlihat berwarna lebih gelap. Sebaiknya jangan menunggu sampai wajan benar-benar kering karena bumbu yang mengandung gula mudah menempel dan berpotensi gosong.

Angkat tempe ketika bumbu sudah meresap dan masih menyisakan sedikit kelembapan. Diamkan beberapa saat agar panasnya turun dan bumbu semakin meresap ke dalam tempe.

6. Goreng sebentar

Panaskan minyak secukupnya. Goreng tempe bacem dalam waktu singkat sampai permukaannya berubah menjadi cokelat keemasan. Tidak perlu menggoreng terlalu lama karena tempe bacem yang terlalu kering justru dapat kehilangan tekstur lembut yang menjadi salah satu cirinya.

Setelah permukaannya cukup kecokelatan, segera angkat dan tiriskan. Tempe bacem siap disajikan bersama nasi putih hangat, sambal, lalapan, atau sayuran berkuah.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |