Liputan6.com, Jakarta Resep Kimbab Nasi Uduk Goreng membuktikan bahwa cita rasa Nusantara dan tren kimbab khas Korea bisa menyatu dalam satu gulungan renyah. Jika kimbab pada umumnya memakai nasi putih berbumbu minyak wijen, kreasi ini menggantinya dengan nasi uduk gurih beraroma santan dan rempah Betawi. Gulungan nori berisi nasi uduk, sayuran, dan tuna itu kemudian dibalut adonan tepung lalu digoreng hingga keemasan.
Hasilnya, satu gigitan menghadirkan tekstur bertingkat, yaitu kulit yang garing, nasi uduk yang pulen dan wangi, serta isian segar di bagian tengah. Perpaduan inilah yang membuat kimbab nasi uduk goreng cocok dijadikan bekal, camilan kekinian, teman minum teh sore, sekaligus ide jualan rumahan yang menjual keunikan.
Kimbab bukan sekadar "sushi versi Korea", dan justru perbedaan itulah yang membuat penggantian nasi putih dengan nasi uduk terasa logis. Menggoreng kimbab pun sebetulnya punya akar tradisi di Korea lewat kimbap jeon, yaitu kimbab yang dicelup telur lalu digoreng agar kembali nikmat. Di bawah ini Liputan6.com menyajikan sejarah singkat, resep yang tuntas, hingga tips agar gulungan tidak mudah pecah saat digoreng, Rabu (12/8/2026).
Sekilas tentang Kimbab Nasi Uduk Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321720/original/075812900_1786500443-gimbab_2.jpeg)
Perbesar
Kimbab, atau gimbap, adalah gulungan nasi berbalut lembaran rumput laut kering yang namanya berasal dari kata gim (rumput laut) dan bap (nasi). Para ahli kuliner meyakini bentuk modern kimbab berkembang dari norimaki Jepang yang masuk ke Korea pada masa pendudukan 1910-1945, meski Korea sudah lebih dulu punya tradisi menggulung nasi dengan rumput laut seperti bokssam; istilah "gimbap" sendiri pertama tercatat di sebuah surat kabar Korea pada 1935.
Sebagaimana dikutip dari Japanese Taste, kimbab adalah hidangan Korea sementara sushi berasal dari Jepang, dengan bahan dan cara penyiapan yang berbeda. Nasi kimbab dibumbui minyak wijen dan garam alih-alih cuka, sedangkan isiannya umumnya matang atau diasinkan, bukan ikan mentah. Mengutip Cookist, kimbab hadir dalam banyak varian, mulai dari chungmu gimbap yang hanya berisi nasi polos hingga nude gimbap dengan posisi nasi berada di luar. Maangchi, koki sekaligus penulis buku masakan Korea, dikutip dari situs Maangchi, menuliskan, "Kimbab adalah makanan yang sangat serbaguna dan orang Korea telah membuat banyak jenis yang berbeda."
Di seberang benua, nasi uduk Betawi merupakan ikon sarapan berupa nasi yang dimasak dengan santan dan rempah seperti serai, daun salam, serta daun pandan. Nama "uduk" umumnya dikaitkan dengan kata "aduk" yang berarti campur. Dalam buku Kuliner Betawi Selaksa Rasa & Cerita (2016) terbitan Akademi Kuliner Indonesia, disebutkan istilah uduk juga diduga berasal dari kata bermakna "susah" atau "berjuang", merujuk pada nasi yang dahulu kerap disantap para petani dan buruh. Para sejarawan kuliner menautkan asal-usulnya pada jalur dagang Melayu dari Malaka yang membawa tradisi nasi lemak ke Batavia. Perkara bumbu nasi uduk inilah yang membuat versinya di dalam kimbab jauh lebih beraroma ketimbang nasi biasa.
Bahan-Bahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321721/original/080554500_1786500443-nasi_uduk_gimbab.jpeg)
Perbesar
Bahan nasi uduk:
- 250 gram beras, cuci bersih
- 300 ml santan dari 1/2 butir kelapa atau santan instan
- 1 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun salam
- 1 lembar daun pandan, ikat simpul
- 1 sendok teh garam
Bahan isian:
- 2 batang wortel, potong korek api
- 1/2 buah timun atau zukini, buang biji, iris memanjang
- 3 butir telur
- 100 gram ikan tuna kaleng, tiriskan (bisa diganti ayam suwir)
- 1 sendok makan minyak wijen
- 1/4 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh merica bubuk
Bahan pembungkus dan pelapis:
- 4 lembar nori ukuran besar
- 100 gram tepung serbaguna (atau 75 gram terigu dan 25 gram maizena)
- 150 ml air es
- 1/2 sendok teh garam
- minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
Pemilihan nori atau rumput laut yang masih renyah sangat menentukan hasil akhir, karena lembaran yang lembek akan sulit digulung rapat.
Cara Membuat Kimbab Nasi Uduk Goreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321722/original/085776200_1786500443-gimbab_4.jpeg)
Perbesar
- Cuci beras hingga air bilasan bening, lalu masukkan ke rice cooker bersama santan, serai, daun salam, daun pandan, dan garam. Masak seperti menanak nasi biasa hingga matang dan santan meresap.
- Setelah matang, aduk nasi uduk perlahan agar butirannya terpisah, lalu biarkan hingga uapnya hilang dan suhunya turun menjadi hangat.
- Panaskan sedikit minyak, tumis wortel sebentar hingga layu tetapi tetap renyah, lalu angkat dan sisihkan.
- Kocok telur bersama sejumput garam, buat telur dadar tipis, gulung, lalu iris memanjang.
- Tiriskan ikan tuna, bila perlu tumis sebentar dengan garam, merica, dan minyak wijen hingga kering agar gulungan tidak basah.
- Bentangkan selembar nori dengan sisi mengkilap di bawah di atas matras bambu, lalu ratakan nasi uduk menutup dua pertiga bagian dan sisakan sekitar 2 cm di ujung atas.
- Tata wortel, timun, telur dadar, dan tuna melintang di sepertiga bagian bawah, gulung rapat sambil ditekan lembut, dan rekatkan ujung nori dengan beberapa butir nasi.
- Buat adonan pelapis dengan mencampur tepung serbaguna, garam, dan air es hingga menjadi adonan kental yang bisa menempel.
- Balur setiap gulungan kimbab ke dalam adonan tepung hingga seluruh permukaannya rata.
- Goreng dalam minyak panas dengan api sedang hingga seluruh permukaan berwarna cokelat keemasan dan renyah, lalu angkat dan tiriskan.
- Diamkan sekitar 2-3 menit, potong dengan pisau tajam sekali tekan sambil sesekali dilap dengan kain lembap, lalu sajikan hangat.
Bila ingin memasak nasi uduknya lebih praktis, teknik menanak dengan rice cooker bisa jadi jalan pintas tanpa mengurangi rasa. Untuk referensi rasa yang lebih otentik, tak ada salahnya menyontek deretan resep nasi uduk legendaris yang butiran nasinya tetap terpisah.
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321723/original/090992300_1786500443-gimbab_3.jpeg)
Perbesar
- Pastikan nasi uduk sudah hangat, bukan panas, sebelum digulung. Nasi yang masih mengepul membuat nori cepat lembek dan gulungan gampang sobek.
- Masak nasi uduk sedikit lebih pera atau tidak terlalu basah, karena nasi yang lembek sulit dipadatkan dan membuat gorengan menyerap banyak minyak.
- Tiriskan betul semua isian, terutama sayuran dan tuna, supaya air tidak merembes dan memecah gulungan saat digoreng.
- Gulung dengan tekanan mantap tetapi tidak sampai hancur, lalu rekatkan ujung nori dengan beberapa butir nasi agar tidak mudah terbuka.
- Gunakan minyak yang benar-benar panas dengan api sedang supaya kulit cepat mengeras, renyah, dan tidak berminyak.
Baca juga: cara membuat nasi uduk yang gurih dan tahan lama.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559187/original/003491000_1630572880-korean-food-kim-bap-steamed-rice-with-vegetables-seaweed.jpg)
Perbesar
Versi pan-fry ala kimbap jeon. Alih-alih digoreng utuh berbalut tepung, potong dahulu kimbab, celupkan ke telur kocok, lalu panggang di wajan datar hingga kedua sisinya keemasan. Teknik ini berakar pada cara orang Korea menyelamatkan kimbab sisa. Seonkyoung Longest, koki dan kreator masakan Korea, dikutip dari Seonkyoung Longest, mengatakan, "Kimbab paling enak saat baru dibuat dan tidak bisa disiapkan sehari sebelumnya." Chef Julie Yoon, dikutip dari situs Chef Julie Yoon, menuliskan, "Cukup celupkan ke dalam telur, maka tidak ada yang terbuang, yang ada hanyalah rasa."
Ganti isian sesuai selera. Tuna bisa ditukar dengan ayam suwir berbumbu, sosis, atau crab stick. Tambahkan potongan paprika atau timun untuk kesegaran, dan sesuaikan proteinnya dengan stok di kulkas. Isian olahan telur untuk bekal pun bisa jadi inspirasi tambahan.
Versi tanpa digoreng. Jika ingin lebih ringan, sajikan kimbab nasi uduk tanpa balutan tepung. Cukup olesi permukaan nori dengan minyak wijen dan taburi wijen sangrai agar tetap harum serta mengilap, mirip nasi gulung khas Korea yang klasik.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kimbab Nasi Uduk Goreng
Apa bedanya kimbab dengan sushi?
Meski sama-sama nasi gulung berbalut rumput laut, keduanya berbeda pada bumbu nasi dan isian. Nasi kimbab dibumbui minyak wijen dan garam, sedangkan nasi sushi memakai cuka. Isian kimbab umumnya sudah dimasak atau diasinkan, bukan ikan mentah seperti banyak sushi. Pada versi ini, nasi bahkan diganti nasi uduk sehingga rasanya makin gurih dan khas Nusantara. Selengkapnya bisa disimak pada panduan resep makanan Korea untuk pemula.
Bagaimana agar kimbab tidak pecah saat digoreng?
Kuncinya ada pada gulungan yang padat dan nasi yang tidak terlalu basah. Gunakan nasi uduk yang sudah hangat, jangan berlebihan mengisi, dan tekan gulungan dengan mantap. Pastikan sayuran ditiriskan agar tidak berair, lalu balut dengan adonan tepung yang cukup kental sebelum digoreng dengan api sedang. Teknik menggulung ini serupa dengan cara membuat kimbab pada umumnya.
Apakah kimbab nasi uduk goreng bisa dijadikan bekal?
Bisa, bahkan inilah salah satu keunggulannya. Karena digoreng berbalut tepung, teksturnya lebih tahan dan tidak cepat kering dibanding kimbab biasa. Sebagaimana dilaporkan Korean Bapsang, kimbab paling nikmat disantap pada hari pembuatannya, tetapi tetap bisa disimpan di kulkas lalu dipanaskan kembali. Simpan dalam wadah tertutup dan hangatkan sebentar di wajan atau air fryer agar renyahnya kembali, persis seperti ide bekal praktis lainnya.
Menghadirkan kimbab nasi uduk goreng di rumah pada dasarnya adalah merayakan pertemuan dua budaya rasa dalam satu gulungan garing. Selama nasi uduknya wangi, gulungannya padat, dan minyaknya benar-benar panas, camilan fusion ini siap menggeser menu bekal yang itu-itu saja, sekaligus membuka peluang ide jualan yang menjanjikan. Baca juga: cara membuat kimbab yang mengenyangkan dan cocok untuk bekal serta kreasi kimbap nasi goreng.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321662/original/012585800_1786467283-Screenshot_2026-08-11_234520.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9322086/original/035706600_1786516065-C______G.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321985/original/079330400_1786513535-Gemini_Generated_Image_87lg0v87lg0v87lg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321935/original/038374200_1786511319-Gemini_Generated_Image_6meq856meq856meq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321699/original/034701200_1786495766-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321853/original/084310500_1786506849-pexels-tima-miroshnichenko-6694866.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532137/original/072795500_1773642930-resep_bumbu_opor_ayam_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321752/original/048928500_1786502671-cropped-bee0c83b-878b-4310-ab99-4035792e7817.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321745/original/091159800_1786501956-cropped-85da1f8a-2793-4a8e-b4d7-0b47b3470c89.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397815/original/018135000_1761817503-sayur_lodeh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919816/original/094794800_1723785499-IMG_2378.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4743971/original/005145200_1707997687-Snapinsta.app_361604155_18396996121037292_2312770092176980343_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321133/original/056631300_1786429958-confident-young-caucasian-sporty-girl-wearing-headband-wristbands-standing-profile-view-looking-front-doing-strong-gesture-pointing-muscles-isolated-orange-wall.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3183166/original/059226600_1594991172-woman-in-black-long-sleeve-dress-lying-on-a-bed-3926324.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312196/original/000095800_1785482917-pexels-shvetsa-4587349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8276200/original/077882500_1782130415-Gemini_Generated_Image_yfuls5yfuls5yful.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4535803/original/073398400_1691883499-e9185641-3d4e-4d7d-a5b1-48e104f9ec37.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321237/original/015223100_1786434414-977da3bf-ad69-45c3-8627-93b631925580.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320587/original/052642500_1786357048-Depositphotos_250318506_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9320877/original/049027800_1786417357-Screenshot_2026-08-11_095553.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551533/original/048197900_1775728093-10.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562023/original/082621900_1776773066-IPU_Jazuli.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549688/original/002731400_1775628134-jude.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556410/original/028040000_1776244961-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547723/original/002473300_1775468861-john-arano-h4i9G-de7Po-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563238/original/089093200_1776851416-IMG0439_edit_lip6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563237/original/019666600_1776851190-2026_02_26_GGG_GRAB_STILLS_EPS_01_1.293.1__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5772023/original/003677500_1778674939-KV_MASTER_LANDSCAPE_PAW_PATROL_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4967782/original/005564500_1728822071-IMG-20241013-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555290/original/065529300_1776151027-6ec5e813-fc24-4548-860d-7b41ddbb9e58.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4683257/original/088654500_1702367964-Rice_Cooker_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556874/original/075806100_1776310133-fd97f8ea-a580-4ff6-b52e-98ec7a1d3f61.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3473547/original/099113300_1622812564-Kue_Cucur__Jakarta__July_4_2018.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5562009/original/001674100_1776771898-Dokter_Spesialis_Kulit_dan_Kelamin__Dr._dr._Hanny_Nilasari__Sp.D.V.E__Subsp._Ven__FINSDV__FAADV__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476775/original/042917400_1768798185-martabak_mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5558156/original/021922800_1776407904-siti_nadia__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4693298/original/083339000_1703073556-biji_buah_alpukat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453421/original/028351900_1766478156-frozen_nugget__2_.jpg)