Resep Donat Singkong Parut, Camilan Lezat yang Mudah Dibuat

3 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Donat singkong menawarkan alternatif camilan yang lezat dan unik, menggabungkan cita rasa tradisional dengan tekstur donat yang empuk dan mengembang sempurna. Camilan ini mudah dibuat dan cocok untuk berbagai kesempatan.

Singkong, sebagai bahan dasar, tidak hanya memberikan kelembutan pada donat tetapi juga kaya akan karbohidrat dan serat yang baik untuk kesehatan. Umbi-umbian ini melimpah di Indonesia dan memiliki potensi besar untuk diolah menjadi berbagai penganan.

Pemanfaatan singkong dalam donat dapat menjadi inovasi produk yang menggantikan sebagian atau seluruh tepung terigu, terutama bagi mereka yang mencari alternatif bebas gluten atau ingin memanfaatkan hasil panen lokal. Selain itu, singkong memiliki kandungan gizi yang baik, seperti karbohidrat, protein, serat, kalium, kalsium, folat, dan vitamin C.

Keunggulan Nutrisi Singkong dalam Donat

Singkong merupakan sumber energi yang baik, dengan 100 gram singkong mengandung sekitar 110–150 kalori. Jumlah kalori ini lebih tinggi dibandingkan umbi lain seperti kentang dan ubi, sehingga dapat memberikan energi ekstra untuk aktivitas sehari-hari.

Selain kalori, singkong juga kaya akan karbohidrat kompleks dan serat, yang penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan dan membantu mengendalikan kadar gula darah. Kandungan serat ini juga dapat membantu mencegah sembelit.

Dalam 100 gram singkong, terkandung sekitar 38–40 gram karbohidrat, 1–1,2 gram protein, dan 1–2 gram serat. Nutrisi lain yang ditemukan dalam singkong meliputi 300 mg kalium, 20 mg kalsium, 25–30 mcg folat, dan 20–30 mcg vitamin C, serta zinc, magnesium, selenium, fosfor, vitamin A, vitamin B, dan antioksidan seperti polifenol dan flavonoid.

Resep Donat Singkong Parut yang Mudah Dibuat

Resep donat singkong ini menggunakan singkong yang dikukus dan dihaluskan untuk mendapatkan tekstur yang lembut dan empuk. Berikut adalah bahan-bahan yang dibutuhkan dan langkah-langkah pembuatannya:

Bahan-bahan:

  • Singkong: 500 gram singkong, kupas, potong-potong, kukus hingga empuk, lalu haluskan selagi hangat.
  • Tepung: 500 gram tepung terigu serbaguna atau protein sedang.
  • Pengembang: 1 sachet (sekitar 11 gram) ragi instan (fermipan).
  • Pemanis: 75 gram gula halus atau gula pasir, 1 bungkus vanili bubuk (opsional, untuk aroma).
  • Susu: 1 sachet susu bubuk (misalnya Dancow).
  • Telur: 2 butir kuning telur.
  • Cairan: 200 ml air (bisa diganti susu cair).
  • Lemak: 50 gram mentega atau margarin.
  • Garam: ½ sendok teh garam.
  • Topping (opsional): Gula halus untuk taburan, parutan keju, meses, atau gula karamel.

Cara Membuat:

  1. Persiapan Singkong: Kupas singkong, cuci bersih, lalu kukus hingga empuk. Angkat singkong dan haluskan selagi masih hangat menggunakan garpu atau ulekan hingga benar-benar lembut dan halus. Sisihkan.
  2. Campur Bahan Kering: Dalam wadah besar, campurkan tepung terigu, susu bubuk, ragi instan, gula pasir, dan garam. Aduk rata.
  3. Masukkan Bahan Basah: Masukkan kuning telur ke dalam campuran bahan kering, uleni hingga tercampur rata. Tambahkan singkong yang sudah dihaluskan, uleni kembali hingga adonan rata dan menyatu.
  4. Uleni dengan Air: Tuang air (atau susu cair) sedikit demi sedikit sambil terus diuleni hingga adonan mulai kalis.
  5. Tambahkan Mentega: Masukkan mentega atau margarin, lalu uleni adonan hingga benar-benar kalis, elastis, dan lembut. Adonan tidak lengket di tangan.
  6. Fermentasi Pertama (Proofing): Bulatkan adonan, letakkan dalam wadah, lalu tutup dengan serbet lembap atau plastik wrap. Diamkan selama kurang lebih 15 menit. Setelah 15 menit, uleni lagi sebentar untuk membuang gas dalam adonan.
  7. Bentuk Donat: Ambil sebagian adonan, bulatkan, lalu pipihkan sedikit dan buat lubang di tengahnya menggunakan jari atau cetakan donat. Susun donat yang sudah dibentuk di atas loyang yang telah ditaburi sedikit tepung agar tidak lengket.
  8. Fermentasi Kedua: Diamkan kembali adonan yang sudah dicetak selama kurang lebih 30 menit hingga 1 jam, atau sampai mengembang dua kali lipat.
  9. Goreng Donat: Panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak dengan api sedang cenderung kecil. Goreng donat satu per satu. Cukup balik donat sekali saja agar tidak menyerap terlalu banyak minyak dan menghasilkan "white ring" yang cantik. Goreng hingga donat berwarna kuning keemasan.
  10. Tiriskan dan Sajikan: Angkat donat dan tiriskan minyaknya. Setelah dingin, gulingkan donat di atas gula halus atau berikan topping sesuai selera. Donat singkong siap disajikan.

Kiat Sukses Donat Singkong Empuk dan Mengembang

Untuk mendapatkan donat singkong yang lembut, empuk, dan mengembang sempurna, pemilihan bahan dan proses pembuatan sangatlah penting. Disarankan untuk menggunakan singkong yang tua, segar, pulen, dan tidak terlalu berserat agar tekstur donat padat dan lembut.

Proses penghalusan singkong sebaiknya dilakukan segera setelah dikukus dan masih hangat, sehingga lebih lembut dan mudah tercampur dengan bahan lain. Selain itu, adonan harus diuleni hingga benar-benar kalis dan elastis untuk mengembangkan gluten yang menghasilkan donat empuk.

Perhatikan waktu fermentasi atau proofing adonan, berikan waktu yang cukup hingga mengembang dua kali lipat untuk mencegah donat bantat. Saat menggoreng, gunakan api kecil hingga sedang agar donat matang merata dan tidak cepat gosong. Penting juga untuk tidak terlalu sering membalik donat, cukup sekali saja, guna menghindari penyerapan minyak berlebih dan mendapatkan "white ring" yang cantik.

Pertanyaan Umum Seputar Donat Singkong

1. Apa manfaat singkong untuk donat?

Singkong memberikan tekstur lembut sekaligus menjadi sumber karbohidrat, serat, kalium, kalsium, dan vitamin C.

2. Apakah singkong bisa menggantikan tepung terigu dalam donat?

Bisa. Singkong dapat menggantikan sebagian atau seluruh tepung terigu, tetapi penggunaan tepung terigu membantu menghasilkan tekstur donat yang lebih elastis dan mengembang.

3. Bagaimana agar donat singkong empuk dan mengembang?

Gunakan singkong yang pulen, haluskan saat masih hangat, uleni adonan hingga kalis dan elastis, serta lakukan proofing hingga adonan mengembang sekitar dua kali lipat.

4. Berapa lama adonan donat singkong harus difermentasi?

Fermentasi pertama dapat dilakukan sekitar 15 menit, kemudian setelah dibentuk, fermentasi kedua berlangsung sekitar 30 menit hingga 1 jam atau sampai mengembang dua kali lipat.

5. Bagaimana cara menggoreng donat singkong agar tidak menyerap banyak minyak?

Goreng dengan minyak yang cukup banyak menggunakan api kecil hingga sedang dan cukup balik donat satu kali agar matang merata serta tidak terlalu banyak menyerap minyak.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |