Liputan6.com, Jakarta - Turis asing yang berkunjung ke Kyoto siap-siap merogoh kocek lebih dalam lantaran bekas ibu kota Jepang itu menaikkan pajak akomodasinya. Pajak tersebut juga berlaku untuk wisatawan domestik.
Jika Anda adalah wisatawan dengan anggaran terbatas dan biaya menginap Anda di bawah 6000 yen (sekitar Rp650 ribu) per orang per malam, tidak ada kenaikan, sehingga pajak tetap 200 yen (sekitar Rp21,5 ribu). Namun untuk Anda yang menginap di akomodasi berbiaya antara 6000--19.999 yen (sekitar Rp650 ribu hingga Rp 2,15 juta), pajaknya dinaikkan dari 200 menjadi 400 yen (sekitar Rp43 ribu).
Besaran pajak berbeda lagi untuk Anda yang menginap di akomodasi dengan harga antara 20 ribu hingga 49.999 yen (sekitar Rp 2,15 juta hingga Rp 5,4 juta). Pajaknya meningkat dari 500 yen menjadi 1.000 yen (sekitar Rp107,7 ribu).
Kenaikan pajak akomodasi signifikan dirasakan oleh turis yang menginap di akomodasi dengan biaya lebih dari 50 ribu yen hingga 99.999 yen per malam (sekitar Rp5,4 juta hingga Rp10,77 juta). Besaran pajak yang dikenakan naik dari sekitar 1.000 yen menjadi 4.000 yen (sekitar Rp430,7 ribu).
Terakhir, untuk mereka yang menginap di akomodasi berhara lebih dari 100 ribu yen per malam (sekitar Rp10,77 juta), pajaknya menlonjak menjadi 10 ribu yen (sekitar Rp1,07 juta), meningkat sepuluh kali lipat. Pajak dikenakan per orang, per malam, yang berarti jika dua orang menginap di satu kamar yang harganya 50.000 yen per malam secara total, pajak dihitung berdasarkan tarif kamar 25.000 yen per orang. Maka, setiap orang akan dikenakan pajak sebesar 1000 yen per malam.
Upaya Mengatasi Ancama Overtourism
Pajak akomodasi itu pertama kali diperkenalkan pada 2018. Kenaikannya itu merupakan bagian dari upaya kota untuk memerangi ancaman overtourism.
Meskipun peningkatan jumlah wisatawan membawa manfaat ekonomi, masuknya pengunjung juga dapat menciptakan tantangan serius bagi suatu negara. Organisasi Pariwisata Nasional Jepang t(JNTO) elah vokal tentang penyebaran jumlah wisatawan dan menginginkan turis asing untuk menjelajahi tempat-tempat di luar lokasi-lokasi utama di "Rute Emas".
Namun, Pemerintah Kota Kyoto mengatakan bahwa mereka tidak ingin membatasi pengunjung, mereka hanya tidak ingin semua pengunjung berada di tempat yang sama pada waktu yang sama.
"Kami berharap pengunjung dari Australia akan memperhatikan komunitas lokal dan menjelajahi ‘permata tersembunyi’ di berbagai daerah di luar lokasi-lokasi utama untuk merasakan kedalaman pesona Kyoto yang sebenarnya," kata Takamasa Kadono, direktur senior kantor industri dan pariwisata Kota Kyoto, dikutip dari news.com.au, Minggu (1/3/2026).
Rencana Penggunaan Dana Tambahan dari Pajak Akomodasi
Direktur Jenderal Asosiasi Pariwisata Kota Kyoto, Junichi Tanaka, mengatakan kepada news.com.au bahwa pajak tersebut akan digunakan untuk mengatasi masalah pariwisata seperti kemacetan lalu lintas dan sampah, melestarikan lanskap, dan mempromosikan budaya tradisional.
Lebih spesifiknya, dana tersebut akan mensubsidi acara-acara tradisional seperti Festival Gion pada Juli, yang merupakan festival terbesar di negara ini, dan Gozan no Okuribi pada Agustus, saat lima api unggun raksasa dinyalakan di pegunungan yang mengelilingi kota. Tambahan pendapatan dari pajak itu juga akan membantu melestarikan rumah-rumah tradisional Kyoto dan mengoperasikan bus wisata ekspres untuk mengurangi kepadatan penumpang di bus kota, kata Tanaka.
Selain mendanai pengelolaan pariwisata dan peningkatan infrastruktur, diharapkan kenaikan pajak akomodasi itu akan mendorong lebih banyak orang untuk menginap selama musim sepi dan di daerah yang kurang ramai. Wisatawan akan membayar pajak melalui hotel mereka dan disarankan untuk memeriksa apakah pajak tersebut sudah termasuk dalam tarif kamar.
Disambut Positif Pengelola Akomodasi di Kyoto
Manajer Umum Ace Hotel Kyoto, Shiho Ikeuchi, menilai pajak tersebut sebagai investasi dalam kualitas jangka panjang Kyoto sebagai destinasi wisata. "Sebagai pengelola hotel, kami mendukung langkah-langkah yang melindungi hal-hal yang ingin dinikmati tamu kami di sini," katanya.
"Kyoto yang dikelola dengan baik adalah Kyoto yang lebih menarik, dan tamu yang merasa berkontribusi pada pelestarian kota cenderung merasa lebih positif tentang kunjungan mereka, bukan sebaliknya."
Kyoto tentu bukan kota pertama yang menggunakan pajak pariwisata sebagai langkah untuk mengelola masuknya pengunjung dengan lebih baik.
Mulai Juli 2026, ibu kota Skotlandia, Edinburgh, akan bergabung dengan sejumlah kota yang kini mengenakan pajak akomodasi. Biaya tambahan sebesar 5 persen akan dikenakan. Langkah itu mengikuti Manchester yang menjadi kota pertama di Inggris yang memberlakukan pajak pariwisata untuk pengunjung yang menginap pada April 2024.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2831830/original/055388000_1560917014-20190619-Topi-Royal-Ascot-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2352163/original/056517200_1536200248-20180905-Penumpang-Emirates-Sakit-Misterius-Saat-Mendarat-di-NY-AP-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458033/original/037314100_1767069779-Gemini_Generated_Image_lch8rglch8rglch8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5146602/original/051806900_1740834621-WhatsApp_Image_2025-03-01_at_19.10.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516741/original/051142200_1772345013-Screenshot_2026-03-01_125911.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516725/original/030698500_1772342037-bella_hadid1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473514/original/096120600_1768447617-takjil_sehat6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516629/original/037580600_1772337128-Gemini_Generated_Image_lbd4tslbd4tslbd4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516627/original/099832400_1772336933-AP26059685319075.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3536385/original/082329800_1628575710-cody-gallo-toe53OJv7Kg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516550/original/077341700_1772329736-ashim-d-silva-pyX20r3Z-1Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516214/original/052252300_1772266817-IMG-20260228-WA0011.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516178/original/024726000_1772264070-IMG-20260228-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515941/original/092861600_1772239244-HOSHINOYA_Kyoto_A_private_houseboat_sails_past_sakura_on_the_approach_to_HOSHINOYA_Kyoto._Credit__Hoshino_Resorts.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516242/original/088392400_1772269438-HS_Camilan_-_Randy_Darwijaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516006/original/085718800_1772248764-ClipDown.com_641342518_18569976010059109_483122039631162407_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1636989/original/031120900_1498896621-maxresdefault.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516140/original/058657800_1772259285-Manisan_Kolang_Kaling_Low_Sugar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515980/original/024872900_1772244081-ClipDown.com_641772741_18571050598008364_5633926533318475784_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4889351/original/059866300_1720695618-WhatsApp_Image_2024-07-11_at_09.17.24.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5253077/original/024371800_1749990339-WhatsApp_Image_2025-06-15_at_18.51.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347724/original/003956200_1757731932-Gemini_Generated_Image_ckz5packz5packz5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)