9 Cara Menyimpan Bawang yang Benar, Jangan Asal Masukkan ke Kulkas

10 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Bingung soal cara menyimpan bawang yang benar? Sebagian orang memilih memasukkannya ke kulkas, sementara lainnya menyimpan di dapur. Ternyata, tempat penyimpanan bawang bergantung pada kondisinya, apakah masih utuh, sudah dikupas, atau dipotong.

Bawang utuh justru lebih baik disimpan di tempat yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara baik. Menurut NSW Government, bawang dapat bertahan hingga beberapa bulan jika disimpan dengan kondisi tersebut dan tidak dimasukkan ke wadah kedap udara.

Berbeda dengan bawang yang sudah dikupas atau dipotong. Bawang dalam kondisi tersebut sebaiknya segera dimasukkan ke kulkas untuk memperlambat pertumbuhan mikroorganisme. Cara penyimpanan ini juga berlaku untuk beberapa bahan lain yang sudah dipersiapkan.

Lantas, apakah bawang sebaiknya disimpan di kulkas atau justru dibiarkan di luar? Berikut panduannya yang dilansir Liputan6.com dari laman Taste, Selasa (15/9/2026).

1. Simpan bawang utuh di luar kulkas

Bawang yang masih utuh sebenarnya tidak perlu dimasukkan ke dalam kulkas. Jika selama ini bawang langsung disimpan di laci sayuran setelah berbelanja, kebiasaan tersebut bisa diubah. NSW Government menyebutkan bahwa bawang dapat bertahan selama beberapa bulan jika ditempatkan di tempat yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Kondisi tersebut membantu menjaga bawang tetap kering sekaligus mengurangi risiko pertumbuhan jamur. Bawang secara alami memiliki kandungan air, terutama jenis bawang merah yang memiliki kadar air lebih tinggi.

Ketika bawang dimasukkan ke dalam kantong plastik tertutup dan disimpan tanpa sirkulasi udara, kelembapan dapat terperangkap di sekitar umbi. Kondisi lembap seperti ini dapat menciptakan lingkungan yang disukai jamur. Karena itu, hindari menyimpan bawang utuh dalam wadah kedap udara atau kantong plastik tertutup rapat.

2. Pilih tempat yang sejuk, kering, dan gelap

Tempat terbaik untuk menyimpan bawang utuh adalah area dapur atau pantry yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki ventilasi. Australian Onions menyarankan penggunaan wadah yang memiliki ventilasi agar udara dapat bergerak di sekitar bawang. Sementara itu, CSIRO merekomendasikan menyimpan bawang dalam kantong jaring atau membiarkannya dalam kondisi longgar sehingga sirkulasi udara tetap berjalan.

Anda juga bisa menggunakan keranjang kawat atau kotak kardus terbuka. Yang terpenting, jangan memilih wadah yang membuat udara terperangkap. Selain membantu mengurangi kelembapan, tempat gelap juga dapat membantu mencegah bawang cepat bertunas. Paparan cahaya dapat mendorong proses pertunasan.

Membuka pintu pantry sesekali dan terkena sedikit cahaya tentu bukan masalah. Namun, hindari meletakkan persediaan bawang di tempat yang terkena sinar matahari langsung, seperti dekat jendela.

3. Jangan menumpuk bawang terlalu rapat

Sirkulasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam penyimpanan bawang. Karena itu, bawang sebaiknya tidak ditumpuk terlalu padat atau dimasukkan ke dalam wadah tertutup. Bawang yang saling berhimpitan dapat membuat udara sulit bergerak. Jika terdapat kelembapan, kondisi tersebut dapat mempercepat kerusakan dan pertumbuhan jamur.

Kantong jaring dapat menjadi pilihan sederhana karena memungkinkan udara masuk dari berbagai sisi. Anda juga dapat menggunakan keranjang dengan lubang ventilasi. Jika menggunakan kotak, pastikan kotak tidak tertutup rapat. Berikan ruang agar udara dapat bersirkulasi dengan baik di sekitar bawang.

4. Jauhkan bawang dari tempat yang lembap

Kelembapan merupakan salah satu hal yang perlu dihindari ketika menyimpan bawang utuh. Bawang yang berada di lingkungan terlalu lembap lebih mudah mengalami kerusakan. Hal ini juga menjadi alasan mengapa kulkas bukan pilihan utama untuk menyimpan bawang utuh.

Kondisi penyimpanan yang lembap dan kurang sesuai dapat membuat bawang lebih cepat mengalami perubahan kualitas. Pastikan area penyimpanan tetap kering. Jika terdapat bawang yang sudah mulai rusak, segera pisahkan dari bawang lainnya agar kondisi tersebut tidak memengaruhi persediaan yang masih baik.

5. Bawang utuh bisa bertahan hingga sekitar dua bulan

Jika disimpan dengan kondisi yang tepat, Australian Onions menyebut bawang dapat bertahan hingga sekitar dua bulan. Durasi tersebut tentu dapat berbeda bergantung pada kondisi awal bawang, jenisnya, serta kondisi tempat penyimpanan.

Bawang yang sudah lembap atau mengalami kerusakan sejak awal tidak akan bertahan selama bawang yang kondisinya baik. Karena itu, selain memperhatikan tempat penyimpanan, periksa persediaan bawang secara berkala. Pastikan bawang tetap kering dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

6. Bawang yang sudah dikupas harus masuk kulkas

Cara menyimpan bawang yang benar berubah ketika bawang sudah dikupas. Hilangnya lapisan kulit luar membuat bawang tidak lagi memiliki perlindungan alami seperti saat masih utuh. NSW Food Authority menyarankan bahan pangan segar, termasuk bawang, segera didinginkan setelah dikupas atau dipotong.

Menyimpannya di kulkas dapat membantu memperlambat pertumbuhan mikroorganisme sehingga bawang tetap segar lebih lama. Bawang yang sudah dikupas dapat mempertahankan kesegarannya hingga sekitar dua minggu jika disimpan dengan tepat.

Namun, tetap perhatikan kondisi bawang sebelum digunakan. Jika muncul tanda kerusakan, perubahan tekstur, atau bau yang tidak biasa, sebaiknya jangan digunakan.

7. Bawang iris atau cincang memiliki masa simpan lebih pendek

Bawang yang sudah diiris atau dicincang memiliki masa simpan lebih pendek dibandingkan bawang yang masih utuh atau hanya dikupas. Bawang yang sudah diiris atau dipotong dadu dapat bertahan sekitar tujuh hari di kulkas. Australian Onions memberikan panduan yang lebih singkat, yaitu menyimpan bagian bawang yang tidak terpakai dengan cara dibungkus dan memasukkannya ke kulkas hingga sekitar empat hari.

Untuk penyimpanan, bawang dapat dibungkus menggunakan plastik pembungkus atau dimasukkan ke dalam kantong yang dapat ditutup rapat. Cara ini juga membantu mencegah cairan bawang bocor dan mengenai makanan lain di dalam kulkas.

8. Gunakan wadah tertutup untuk bawang yang sudah dipotong

Bawang yang sudah dipotong sebaiknya disimpan dalam wadah yang dapat ditutup dengan baik. Tujuannya bukan hanya menjaga kualitas bawang, tetapi juga mencegah aromanya menyebar ke bahan makanan lain. Aroma bawang dapat semakin kuat selama disimpan di kulkas. Karena itu, penggunaan kantong penyimpanan yang dapat ditutup atau wadah kaca bisa menjadi pilihan.

Jika menggunakan wadah plastik kedap udara, aroma bawang berpotensi tertinggal lebih lama pada wadah. Wadah kaca dapat menjadi alternatif jika Anda ingin mengurangi masalah tersebut.

9. Gunakan baking soda untuk mengurangi bau bawang di kulkas

Jika kulkas sudah terlanjur berbau bawang, salah satu cara sederhana yang disebutkan dalam artikel adalah menggunakan baking soda atau soda kue. Letakkan sekotak baking soda di salah satu rak kulkas. Bahan ini dikenal sebagai penghilang bau alami dan dapat membantu menyerap aroma tidak sedap yang tertinggal.

Meski demikian, penyimpanan bawang dalam wadah tertutup tetap penting. Baking soda sebaiknya menjadi pelengkap, bukan pengganti wadah penyimpanan yang tepat.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menyimpan Bawang yang Benar

Apakah bawang utuh harus disimpan di kulkas?

Tidak. Bawang utuh sebaiknya disimpan di tempat sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Berapa lama bawang yang sudah dikupas bisa disimpan?

Bawang yang sudah dikupas dapat bertahan hingga sekitar dua minggu di kulkas jika disimpan dengan tepat.

Berapa lama bawang yang sudah dipotong bertahan di kulkas?

Bawang iris atau cincang dapat bertahan sekitar tujuh hari, meski Australian Onions menyarankan hingga sekitar empat hari.

Mengapa bawang utuh tidak disarankan disimpan dalam plastik tertutup?

Plastik tertutup dapat memerangkap kelembapan di sekitar bawang. Kondisi lembap tersebut dapat meningkatkan risiko bawang berjamur dan cepat rusak.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |