8 Sayuran yang Paling Mudah Ditanam di Rumah, Panen dari Halaman Sendiri

1 day ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang menganggap berkebun di rumah adalah hal yang rumit dan membutuhkan lahan luas layaknya bertani. Padahal, berkebun bisa dimulai dari hal sederhana, seperti keinginan menikmati salad tomat segar atau sambal dengan sayuran yang dipetik langsung dari pot di teras.

Alam sebenarnya sudah berpihak pada Anda karena makanan memang seharusnya tumbuh dari tanah. Di Indonesia yang beriklim tropis, memulai perjalanan berkebun sangatlah memungkinkan bagi siapa saja. Berikut adalah delapan rekomendasi sayuran dari para ahli yang paling cocok ditanam di rumah bagi Anda yang baru ingin memulai.

1. Lobak

Melansir Sprouted Garden Minggu, 4 Januari 2026, lobak adalah juara dalam hal kemudahan dengan tingkat kesulitan paling rendah. Sayuran ini bisa ditanam dengan sangat mudah dari biji, baik di dalam pot maupun bedengan kecil di halaman rumah. Anda tidak perlu memberikan pupuk khusus dan tanaman ini relatif bebas dari gangguan hama selama masa tumbuhnya.

Hal yang paling mengejutkan adalah kecepatannya, Anda sudah bisa memanennya hanya dalam waktu tiga hingga empat minggu. Cukup tabur bijinya, tunggu hingga tunas warna-warni muncul dari tanah, lalu cabut. Tidak hanya bagian akarnya, daun lobak yang segar juga bisa Anda olah menjadi masakan yang lezat.

2. Selada

Selada merupakan tanaman yang sangat ideal bagi pemula karena bisa tumbuh subur dari biji maupun bibit. Sayuran ini tidak membutuhkan banyak usaha untuk pemeliharaan rutin. Anda dapat menanamnya di dalam wadah di area yang sejuk agar daunnya tetap segar dan tidak mudah layu akibat terik matahari yang menyengat.

Keunggulan selada adalah cara panennya yang praktis. Anda tidak perlu mencabut seluruh kepala selada sekaligus jika hanya butuh sedikit; cukup petik daunnya satu per satu sesuai kebutuhan sepanjang musim tanam. Hal ini memungkinkan Anda memiliki pasokan bahan salad segar yang selalu tersedia di rumah.

3. Bayam

Sama seperti selada, bayam adalah sayuran hijau yang sangat mudah beradaptasi di berbagai jenis tanah. Bayam tumbuh subur di suhu yang sejuk dan bisa diletakkan di area yang sedikit teduh. Siklus pertumbuhannya yang cepat memungkinkan Anda memanennya berkali-kali hanya dengan memetik daun yang sudah besar.

Menanam bayam di rumah memberikan kepuasan tersendiri karena Anda bisa mendapatkan daun yang lembut dan segar secara terus-menerus. Tanaman ini tidak membutuhkan ruang luas dan sangat cocok bagi penghuni rumah dengan lahan terbatas namun tetap ingin produktif menghasilkan bahan pangan sendiri.

4. Kacang Hijau

Kacang hijau adalah pilihan luar biasa bagi semua tukang kebun karena ketahanannya terhadap hama umum. Tanaman ini relatif kuat dan tidak membutuhkan pengendalian hama yang ekstensif atau perawatan yang rumit. Tersedia varietas semak yang cocok untuk pot kecil atau varietas rambat yang bisa Anda tanam di pagar.

Selama tanaman mendapatkan sinar matahari penuh dan tanah dengan drainase baik, kacang hijau akan menghasilkan panen yang melimpah. Anda bisa memetik kacangnya beberapa kali sepanjang musim tanam seiring dengan kematangannya, sehingga dapur Anda tidak akan kekurangan pasokan kacang segar yang lezat.

5. Wortel

Wortel dikenal karena kemampuan adaptasinya yang tinggi dan kebutuhan perawatan yang rendah, sehingga sangat ramah bagi pemula. Sayuran akar ini hadir dalam berbagai pilihan warna yang menarik, mulai dari oranye, ungu, hingga kuning. Selain akarnya, dedaunan wortel yang rimbun juga sangat estetik sebagai tanaman hias.

Kunci utama menanam wortel adalah memastikan tanahnya gembur agar akarnya bisa tumbuh memanjang dengan lurus. Meskipun wortel menyukai matahari, mereka tetap bisa mentoleransi area yang sedikit teduh. Anda hanya perlu waspada terhadap hewan peliharaan atau hama yang mungkin tertarik memakan dedaunannya yang hijau dan cantik.

6. Paprika dan Cabai

Semua jenis paprika dan cabai sangat mudah ditanam karena sifat tanamannya yang kuat dan jarang terkena masalah serangga. Tanaman ini akan terus menghasilkan buah sepanjang musim sampai cuaca benar-benar dingin atau ekstrem. Anda bisa menanamnya di dalam pot dengan tambahan penyangga seperti tiang kecil agar tanaman tetap tegak.

Hal menarik dari menanam paprika sendiri adalah Anda bisa memakannya di semua tahap kematangan. Paprika hijau yang sering kita temukan sebenarnya adalah paprika merah yang belum sepenuhnya matang. Dengan menanamnya sendiri, Anda memiliki kendali penuh atas kapan ingin memanen dan menikmati rasa segar yang maksimal.

7. Daun Bawang

Daun bawang sering disebut sebagai tanaman "ajaib" karena kemampuannya untuk tumbuh kembali. Anda tidak perlu mencabut seluruh tanaman saat panen; cukup potong daunnya dan sisakan umbi serta akarnya di dalam tanah. Dalam waktu singkat, daun bawang baru akan tumbuh kembali dan siap untuk dipanen lagi.

Karena ukurannya yang ramping, Anda bisa menanamnya di kotak jendela kecil dekat dapur. Tanaman ini sangat praktis bagi juru masak rumahan yang sering membutuhkan aroma bawang yang lembut untuk hiasan sup atau salad. Anda bahkan bisa memulai penanaman hanya dengan menggunakan sisa potongan daun bawang yang masih berakar dari pasar.

8. Tomat

Tomat adalah tumbuhan favorit hampir semua orang. Tanaman tomat yang sehat akan tumbuh sangat besar dan membutuhkan penyangga yang kuat. Meski menantang, pengalaman memetik tomat matang dari pohon sendiri memberikan rasa yang jauh lebih nikmat.

Bagi pemula, disarankan untuk membeli bibit yang sudah jadi daripada mulai dari biji agar lebih aman dari kegagalan. Fokus utama dalam menanam tomat adalah penyiraman yang rajin dan perhatian pada penyangga tanaman. Jika Anda memiliki komitmen waktu yang cukup, hasil panen tomat rumahan akan menjadi pencapaian berkebun yang paling memuaskan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |