Resep Sambal Bangkok Manis Pedas untuk Cocolan Dimsum

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta Kalau kamu suka menyantap dimsum, siomay, atau crab rangoon, resep sambal Bangkok bisa menjadi cocolan yang sulit dilewatkan. Saus berwarna merah cerah ini menawarkan perpaduan rasa manis, asam, dan pedas yang seimbang, dengan tekstur kental dan berkilau sehingga mudah menempel pada setiap gigitan. Tak hanya cocok untuk makanan kukus, saus ini juga nikmat disajikan bersama gorengan dan berbagai camilan.

Dilansir dari Chili Pepper Madness, saus yang dikenal di Thailand sebagai nam jim gai atau nam chim kai ini memiliki karakter rasa manis, asam, dan pedas. Popularitasnya kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Di dapur rumahan, resep sambal Bangkok dapat dibuat menggunakan bahan yang mudah ditemukan dan tanpa memerlukan peralatan khusus, berikut ulasan Liputan6.com.

Sekilas tentang Sambal Bangkok

Nama sambal Bangkok merujuk pada ibu kota Thailand, tempat saus cocolan manis dan pedas ini populer sebagai pendamping ayam panggang, gorengan, hingga berbagai jajanan. Karakternya cukup berbeda dari sambal Nusantara. Jika sambal cocolan pedas khas Indonesia umumnya mengandalkan cabai segar yang diulek bersama terasi, bawang, atau tomat, sambal Bangkok lebih menonjolkan perpaduan gula dan cuka yang dimasak hingga menghasilkan rasa manis, asam, dan pedas yang seimbang.

Teksturnya menjadi ciri khas lain yang mudah dikenali. Saus ini dibuat kental, licin, dan berkilau dengan bantuan larutan maizena, sehingga tampilannya menyerupai saus botolan yang biasa disajikan di restoran. Karakter tersebut membuatnya berbeda dari saus dimsum kental berbahan saus tomat dan kecap maupun sambal cocolan serbaguna untuk gorengan yang cenderung lebih kasar dan berminyak.

Menurut Chef Billy Parisi, saus ini dibuat dari cabai, bawang putih, cuka, dan gula yang kemudian dikentalkan dengan maizena. Hasilnya cocok digunakan sebagai cocolan gorengan sekaligus olesan untuk hidangan utama, termasuk lumpia dan seafood.

Membuat sambal Bangkok sendiri di rumah juga memberi keleluasaan untuk menyesuaikan rasanya. Mengutip iFoodReal, versi rumahan dapat dibuat dengan jumlah gula yang lebih sedikit dibandingkan sebagian produk kemasan, sementara tingkat kepedasannya bisa diatur sesuai selera. Cara ini juga memudahkan kamu menyesuaikan kekentalan dan rasa asam sesuai hidangan yang akan disajikan.

Info Resep Ringkas

Porsi: setara 1 mangkuk kecil untuk 4-6 orang

Waktu persiapan: 15 menit

Waktu memasak: 15 menit

Tingkat kesulitan: Mudah

Bahan-bahan

Bahan utama

  • 8 buah cabai merah keriting
  • 3-5 buah cabai rawit merah, sesuaikan selera pedas
  • 4 siung bawang putih
  • 150 ml air

Bumbu pelarut

  • 100 gram gula pasir
  • 100 ml cuka beras atau cuka putih
  • 1 sdt garam

Bahan pengental

  • 1 sdm tepung maizena
  • 2 sdm air matang

Cara Membuat Sambal Bangkok

Setelah semua bahan siap, proses membuat sambal Bangkok cukup sederhana. Kuncinya adalah memasak campuran cabai, cuka, dan gula dengan api yang tepat agar rasanya seimbang, lalu menambahkan maizena untuk mendapatkan tekstur kental dan mengilap.

  1. Cuci bersih cabai merah keriting, cabai rawit, dan bawang putih. Buang tangkai cabai, lalu tiriskan.
  2. Haluskan cabai dan bawang putih menggunakan blender atau cobek. Jangan terlalu halus agar masih terdapat sedikit potongan cabai yang membuat teksturnya lebih menarik.
  3. Campurkan tepung maizena dengan 2 sendok makan air matang. Aduk hingga benar-benar larut dan tidak menggumpal, kemudian sisihkan.
  4. Masukkan air, cuka, gula pasir, dan garam ke dalam panci kecil. Masak dengan api sedang sambil diaduk hingga gula larut.
  5. Tambahkan cabai dan bawang putih yang sudah dihaluskan. Aduk hingga semua bahan tercampur, kemudian biarkan hingga mendidih.
  6. Kecilkan api dan masak selama 5–7 menit. Proses ini membantu mengeluarkan aroma cabai sekaligus membuat warna saus menjadi lebih merah.
  7. Tuangkan larutan maizena sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Masak hingga sambal mengental dan terlihat bening serta berkilau.
  8. Cicipi sambal, kemudian sesuaikan rasa manis, asam, dan asinnya sesuai selera. Jika rasanya sudah pas, matikan api.
  9. Angkat sambal Bangkok dan biarkan hingga dingin pada suhu ruang. Setelah itu, sambal siap disajikan sebagai cocolan.

Tips agar Sambal Bangkok Makin Maksimal

Ada beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan agar sambal Bangkok memiliki warna menarik, rasa seimbang, dan tekstur yang pas. Tips berikut juga membantu sambal lebih awet dan tetap enak saat disajikan.

  • Pilih cabai merah keriting. Cabai merah keriting membantu menghasilkan warna saus yang cerah dan menggugah selera. Jika ingin rasa lebih pedas, tambahkan cabai rawit sesuai selera.
  • Gunakan api kecil saat memasak. Kandungan gula yang cukup tinggi membuat saus mudah gosong jika dimasak dengan api besar. Masak sambil terus diaduk dan pastikan saus hanya mendidih perlahan, bukan bergolak.
  • Jangan memasak saus terlalu lama. Sambal akan semakin mengental setelah suhunya turun. Karena itu, matikan api ketika teksturnya masih sedikit lebih encer dari kekentalan yang diinginkan agar hasil akhirnya tidak terlalu padat.
  • Simpan dalam wadah bersih dan kering. Setelah dingin, pindahkan sambal ke wadah tertutup dan simpan di dalam kulkas. Berdasarkan My Food Story, sambal ini dapat bertahan hingga sekitar satu bulan jika disimpan dengan baik. Tekstur yang mengilap dan lengket juga akan lebih terasa setelah saus mencapai kekentalan yang tepat.
  • Bisa dibuat untuk skala jualan. Merujuk The Daring Gourmet, sambal buatan sendiri dapat lebih hemat, tidak membutuhkan pengawet tambahan, dan mudah disesuaikan dengan selera. Resepnya juga dapat digandakan dalam jumlah lebih banyak sehingga cocok dikembangkan menjadi saus dimsum untuk jualan.

Teman Makan Sambal Bangkok

Rasa manis, asam, dan pedas membuat sambal Bangkok mudah dipadukan dengan berbagai makanan gurih. Saus ini terutama cocok untuk hidangan kukus dan gorengan karena rasa segarnya membantu menyeimbangkan cita rasa yang gurih dan berlemak. Beberapa pilihan yang bisa kamu coba antara lain:

Sambal Bangkok juga bisa menjadi pilihan saat membuat dimsum rumahan bahan sederhana atau ingin mencoba saus pendamping untuk siomay ala Chef Devina Hermawan. Jika baru belajar membuat siomay, kamu bisa mengikuti panduan cara membuat siomay atau cara membuat siomay ayam sebagai pelengkap.

Variasi dan Substitusi Sambal Bangkok

Versi ekstra pedas

Jika menyukai rasa yang lebih menggigit, tambahkan cabai rawit merah atau cabai burung sesuai selera. Versi ini cocok dijadikan cocolan tempe mendoan maupun berbagai gorengan gurih.

Versi segar dengan jeruk nipis

Tambahkan sedikit perasan jeruk nipis setelah saus dingin untuk memberikan aroma sitrus dan rasa yang lebih segar. Sentuhan ini membuat sambal terasa lebih ringan, terutama ketika disantap bersama makanan yang gurih atau berminyak.

Versi tanpa maizena

Jika tidak memiliki maizena, tepung tapioka dapat digunakan sebagai pengental. Alternatif lainnya adalah memasak saus sedikit lebih lama hingga airnya menyusut. Saat bahan terbatas, cabai giling, sriracha, atau sambal oelek juga dapat digunakan sebagai pengganti sementara, meski hasilnya tidak akan memiliki rasa manis dan tekstur khas sambal Bangkok.

Dengan bahan yang sederhana dan proses yang praktis, sambal Bangkok bisa menjadi stok cocolan untuk berbagai hidangan di rumah. Simpan dalam wadah tertutup di kulkas agar lebih mudah digunakan kapan saja, baik untuk gorengan, siomay, maupun dimsum.

Tanya Jawab Seputar Sambal Bangkok

1. Sambal Bangkok terbuat dari apa?

Sambal Bangkok umumnya dibuat dari cabai, bawang putih, gula, cuka, garam, air, dan bahan pengental seperti maizena. Perpaduan tersebut menghasilkan saus dengan rasa manis, asam, pedas, serta tekstur kental dan mengilap.

2. Sambal Bangkok bisa dimakan dengan apa?

Sambal Bangkok cocok dijadikan cocolan untuk siomay, dimsum, lumpia, tempe mendoan, gorengan, dan makanan laut. Rasanya yang manis dan pedas juga membuatnya cocok digunakan sebagai saus oles untuk beberapa hidangan.

3. Bagaimana cara menyimpan sambal Bangkok agar tahan lama?

Biarkan sambal dingin terlebih dahulu, kemudian masukkan ke dalam wadah bersih dan kering yang tertutup rapat. Simpan di dalam kulkas dan selalu gunakan sendok bersih saat mengambil saus agar kualitasnya tetap terjaga.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |