Resep Cumi Masak Kuning Gurih Anti Amis dan Tidak Alot

13 hours ago 10

Tekstur alot adalah masalah paling umum saat mengolah cumi, dan penyebabnya hampir selalu waktu memasak yang keliru. Protein cumi punya karakter unik, hanya lembut jika dimasak sangat cepat dengan api besar atau justru sangat lama dengan api kecil. Rentang di antara keduanya, yaitu dimasak sedang dalam durasi menengah, adalah zona yang membuat seratnya mengerut dan kenyal seperti karet.

  • Masak singkat: untuk versi berkuah, masukkan cumi di tahap akhir dan cukup 3-5 menit hingga menggulung, jangan direbus lama.
  • Buang amis lebih dulu: lumuri cumi dengan air jeruk nipis, parutan jahe, atau asam jawa sebelum dibilas untuk menghilangkan bau amis.
  • Tiriskan sampai kering: permukaan cumi yang kering membuat bumbu menempel dan kuah tidak berair.
  • Rendam sebentar untuk melembutkan: merendam cumi dalam campuran susu dan sedikit garam sekitar 30 menit dipercaya membantu melembutkan teksturnya sebelum dimasak.[4]https://www.themediterraneandish.com/fried-calamari-recipe/
  • Santan jangan mendidih deras: aduk perlahan dengan api kecil agar santan tidak pecah dan kuah tetap mulus.
  • Koreksi garam di akhir: tambahkan garam setelah cumi matang agar rasa tidak keasinan, seperti prinsip yang dipakai pada banyak resep cumi enak dan tidak alot.

Cara memilih cumi segar

Kesegaran menentukan segalanya. Cumi segar punya kulit yang masih menempel erat di badan, warna keunguan, mata bening, serta beraroma laut, bukan bau amonia yang menyengat. La Cucina Italiana, majalah kuliner Italia, menuliskan, "Kesegaran bahan adalah syarat pertama agar cumi lembut dan tidak alot." Cumi hasil tangkapan yang dikelola dengan baik termasuk pilihan seafood yang berkelanjutan, jadi tak ada salahnya menanyakan asal cumi kepada penjual.

Membersihkan cumi dengan benar

Membersihkan cumi berarti memisahkan bagian yang bisa dimakan dari yang tidak, mulai dari menarik kepala beserta isi perut, mengeluarkan tulang rawan bening mirip plastik dari dalam badan, membuang paruh keras di pangkal tentakel, lalu mengelupas kulit tipis keunguan bila ingin tampilan lebih bersih. Setelah itu, bilas badan dan tentakel hingga bersih, lalu keringkan sebelum dimasak.

Cara menyimpan cumi

Cumi segar sebaiknya segera diolah. Bila harus disimpan, letakkan di bagian terdingin kulkas dalam wadah tertutup dan gunakan dalam 1-2 hari, serta jangan mencucinya sebelum disimpan karena justru mempercepat pembusukan. Untuk stok lebih lama, bekukan dan gunakan dalam tiga bulan, serta hindari membekukan ulang cumi yang sudah dicairkan.

Nilai gizi dan catatan konsumsi

Selain menggugah selera, cumi dikenal sebagai sumber protein yang mengenyangkan untuk menu harian. Berbagai ulasan gizi menyoroti manfaat cumi untuk kesehatan, termasuk perannya bagi kesehatan otot dan kulit, bahkan potensi membantu menurunkan kolesterol bila diolah tanpa banyak minyak.

Isu merkuri juga kerap ditanyakan. Mengacu pada pedoman keamanan pangan FDA, cumi tergolong rendah merkuri dibandingkan banyak jenis ikan sehingga relatif aman dikonsumsi secara wajar. Karena itu, mengolahnya dengan cara ditumis atau dimasak kuah seperti resep ini lebih aman untuk jantung ketimbang digoreng dengan banyak minyak, sementara kekhawatiran soal kandungan merkuri cumi pun bisa ditepis.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |