Liputan6.com, Jakarta Video daging ayam diduga mentah di menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Inpres 3 Waingapu, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), bikin heboh. Daging itu bahkan terlihat berdarah segar di sejumlah konten lintas platform media sosial.
Menu MBG tersebut dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Waingapu, lapor kanal Regional Liputan6.com, Kamis, 27 Februari 2025. Apa sih memangnya dampak konsumsi daging ayam mentah?
Melansir Medical News Today, Jumat (28/2/2025), ayam mentah mengandung bakteri berbahaya. Mengonsumsi ayam mentah atau setengah matang, bahkan dalam jumlah sedikit, dapat menyebabkan gejala, seperti diare dan muntah. Daging unggas, termasuk ayam, mentah dapat mengandung beberapa jenis bakteri:
1. Campylobacter
Bakteri Campylobacter menyebabkan infeksi Campylobacter atau campylobacteriosis. Gejalanya meliputi:
- Diare, yang mungkin berdarah dan mengakibatkan dehidrasi;
- Demam;
- Keram perut;
- Mual, dan
- Muntah.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), gejala-gejala ini biasanya terlihat dua sampai lima hari setelah memakan daging yang terinfeksi dan berlangsung hingga seminggu. Bakteri berbahaya ini juga dapat menyebar ke makanan yang biasanya dimakan mentah, seperti buah dan salad. Penularan dapat terjadi jika Anda menyiapkan makanan lain menggunakan talenan dan peralatan yang sama dengan yang digunakan untuk menyiapkan ayam.
2. Salmonella
Bakteri Salmonella menyebabkan salmonellosis. Gejalanya meliputi demam, keram perut, diare yang bisa berdarah, mual, muntah, dan sakit kepala. CDC mencatat bahwa perlu waktu antara enam jam hingga enam hari bagi seseorang untuk mulai mengalami gejala setelah memakan daging ayam mentah, yang biasanya berlangsung selama empat sampai tujuh hari.
3. Clostridium perfringens
Infeksi ini biasanya terjadi ketika seseorang memasak daging dan menyimpannya dalam keadaan hangat dalam waktu lama sebelum memakannya. Namun, bakteri ini juga muncul pada ayam mentah.
Gejala biasanya meliputi diare dan keram perut. Orang biasanya tidak mengalami demam atau muntah. Infeksi Clostridium perfringens paling sering menimbulkan gejala dalam waktu 8–12 jam dan berlangsung kurang dari 24 jam.
Bagi sebagian orang, penyakit bawaan makanan dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, bahkan rawat inap. Jika telah atau menduga memakan ayam mentah atau setengah matang, Anda harus menunggu dan melihat apakah gejala penyakit bawaan makanan muncul.
Tidak disarankan untuk mencoba memaksakan muntah, karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan yang tidak perlu pada usus. Menurut Poison Control AS, jika seseorang mengalami keracunan makanan, mereka harus memastikan bahwa mereka tetap terhidrasi.
Jika orang tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, mereka harus mencari bantuan medis. Jika seseorang mengalami diare berdarah, mereka harus menemui dokter.
Apa yang Harus Dilakukan Bila Makan Daging Ayam Mentah?
Orang-orang dalam kategori risiko tinggi mungkin memerlukan perawatan antibiotik. Mereka yang mungkin berisiko lebih tinggi mengalami penyakit parah jika mengalami keracunan makanan meliputi:
- Orang yang berusia di atas 65 tahun
- Perempuan hamil
- Bayi dan anak-anak di bawah usia 5 tahun
- Mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah
Biasanya, gejala penyakit apapun setelah memakan ayam mentah akan hilang tanpa perlu perawatan medis. Namun, orang-orang harus memastikan bahwa mereka minum banyak cairan, terutama jika mengalami muntah atau diare. Demi mengganti cairan dan elektrolit, seseorang dapat minum:
- Air mineral
- Jus buah encer
- Kaldu bening
- Larutan rehidrasi oral
Di kasus di atas, Kepala SDI Waingapu 3, Hamuli Ngguna Manggil, mengatakan pada Rabu, 26 Februari 2025 bahwa menu ayam yang masih mentah tersebut disajikan pihak SPPG Waingapu pada hari ketiga pelaksanaan MBG di Sumba Timur.
Para siswa, kata Hamuli, diberitahu teman lainnya untuk memeriksa terlebih dahulu daging ayamnya yang akan disantap, karena sebelumnya siswa tersebut sempat mendapati daging ayam yang sudah dikonsumsinya masih mentah di bagian dalamnya.
"Saat dibuka memang terlihat dagingnya masih kelihatan merah di bagian dalam," kata Hamuli menirukan ucapan siswa.
Tidak Hanya Daging Masih Mentah
Para siswa kemudian melaporkan ke guru kelas mereka. Guru itu kemudian meminta siswa membuka kotak tersebut dan menunjukkan menu ayam yang masih mentah tersebut, lalu divideokan dan difoto sebagai barang bukti.
Guru tersebut kemudian membawa kotak makanan tersebut ke kepala sekolah untuk menunjukkan daging mentah tersebut. Temuan itu jadi viral karena diunggah oleh guru kelas siswa tersebut. Setelah viral di media sosial, pihak SPPG mengkomplain dan mempertanyakan alasan pihak sekolah memviralkan video itu ke media sosial.
Pada kepala sekolah, pihak vendor membantah, dengan menyebut bahwa kotak MBG tersebut bukan milik SPPG. "Jadi seolah-olah kami sekolah merekayasa dan memberi pewarna lagi ke itu makanan," ujar Hamuli.
Ia mengaku, keesokan harinya, Kamis, 27 Februari 2025, juga ditemukan rambut di dalam kotak makanan yang terselip dalam nasi dari MBG yang dibagikan. Setelah dua kejadian itu, pihak vendor langsung menegaskan SDI Waingapu 3 dan SDK Andaluri tidak lagi mendapat MBG.
Saat itu, ujar Hamuli, pihaknya sempat mempertanyakan alasan sekolahnya tak lagi diberi MBG. Pihak Vendor beralasan MBG yang dibagikan tersebut disediakan menggunakan uang pribadinya.
"Apa yang kami sampaikan, semuanya adalah fakta, mulai dari makanan mentah dan daging masih berdarah di bagian dalam hingga rambut yang berada dalam nasi itu benar, semuanya fakta," pungkasnya.