:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5004924/original/095755100_1731561783-45028.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Trik membuat acar rumahan bisa dikuasi guna menyajikan acar yang dapat disimpan lebih lama, memiliki asam segar, serta tetap enak dikonsumsi. Acar sering hadir sebagai pelengkap berbagai hidangan, mulai dari makanan berkuah hingga menu bakaran. Namun, tidak sedikit yang menghadapi masalah acar yang cepat berubah rasa, mengeluarkan banyak air, atau tidak bertahan lama saat disimpan.
Masa simpan acar sebenarnya tidak hanya ditentukan oleh penggunaan cuka. Pemilihan bahan, cara memotong, kebersihan wadah, hingga teknik penyimpanan memiliki peran dalam menjaga kualitas acar. Kesalahan kecil pada tahap awal sering membuat acar kehilangan cita rasa dan tidak dapat disimpan dalam waktu yang diharapkan.
Melalui sejumlah langkah sederhana berikut, siapa pun dapat menerapkan trik membuat acar rumahan yang lebih tahan lama tanpa pengawet. Prosesnya mudah dipraktikkan di dapur rumah dan dapat membantu menghasilkan acar dengan rasa yang seimbang serta tetap nyaman dikonsumsi dalam jangka waktu lebih panjang. Simak selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Kamis (25/6).
1. Pilih Bahan Segar dan Berkualitas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5005129/original/028675200_1731568569-timun.jpg)
Perbesar
Langkah awal dalam trik membuat acar rumahan adalah menentukan bahan yang akan digunakan. Bahan yang dipilih akan memengaruhi rasa, tekstur, dan masa simpan acar. Karena itu, pemilihan bahan tidak boleh dilakukan secara sembarangan agar hasil akhirnya sesuai harapan.
Bahan yang masih segar cenderung menghasilkan acar yang lebih stabil saat disimpan. Selain itu, bahan yang dipilih dengan tepat juga membantu proses perendaman berjalan lebih baik sehingga bumbu dapat menyatu dengan seluruh isi acar.
Cara Memilih Bahan
- Pilih timun hibrida karena memiliki biji lebih sedikit.
- Pilih wortel muda yang mudah dipotong.
- Gunakan bawang merah yang masih utuh.
- Pilih cabai rawit sesuai kebutuhan rasa.
- Gunakan nanas segar untuk membantu memberikan rasa asam alami.
- Pastikan seluruh bahan dicuci hingga bersih sebelum digunakan.
Takaran Bahan
- Timun hibrida 2 buah
- Wortel muda 2 buah
- Bawang merah 100 gram
- Cabai rawit 100 gram
- Nanas 1 buah
- Cuka putih 3–4 sendok makan
- Gula pasir 8–10 sendok makan
- Garam 1 sendok teh
Bahan-bahan tersebut dapat menjadi dasar dalam trik membuat acar rumahan yang mudah diterapkan untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.
2. Buang Biji Timun Agar Tidak Cepat Basi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5410415/original/011254400_1762932466-acar_timun.jpg)
Perbesar
Kemudian, hal yang sering dilewatkan dalam membuat acar rumahan adalah membuang bagian biji timun. Padahal bagian ini menyimpan banyak kandungan air yang dapat memengaruhi masa simpan acar ketika dibiarkan bercampur dengan bahan lain dalam waktu lama.
Langkah Membuang Biji Timun
- Cuci timun hingga bersih.
- Potong timun menjadi dua bagian memanjang.
- Ambil sendok kecil.
- Keruk bagian tengah yang berisi biji.
- Buang seluruh biji hingga tersisa bagian daging timun.
- Potong timun menjadi ukuran sekitar 1 sentimeter.
- Sisihkan untuk proses berikutnya.
Cara ini dikenal sebagai langkah penting dalam buang biji timun acar tahan lama karena membantu mengurangi air berlebih. Selain membantu menghasilkan acar timun tidak cepat basi, langkah ini juga mendukung tekstur acar saat disimpan dalam wadah tertutup.
3. Siapkan Air Panas Mendidih dan Cuka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485793/original/009161600_1769558842-acar_timun5.jpg)
Perbesar
Larutan rendaman menjadi bagian utama dalam trik membuat acar rumahan. Larutan ini berfungsi membantu menyatukan rasa dari seluruh bahan yang digunakan sekaligus mendukung masa simpan acar ketika disimpan dengan benar.
Penggunaan air panas bersama cuka juga membantu proses pencampuran gula dan garam menjadi lebih merata. Karena itu, tahap ini sebaiknya dilakukan dengan takaran yang sesuai agar rasa acar tidak terlalu dominan pada satu unsur tertentu.
Cara Membuat Larutan
- Siapkan air panas yang baru mendidih.
- Masukkan cuka putih sebanyak 3–4 sendok makan.
- Tambahkan gula pasir 8–10 sendok makan.
- Tambahkan garam 1 sendok teh.
- Aduk hingga seluruh bahan larut.
- Diamkan beberapa saat hingga suhu mulai turun.
Tips Penting
- Cuka membantu menjaga kualitas acar selama penyimpanan.
- Jika tidak ingin rasa cuka terlalu terasa, gunakan perasan lemon sebagai alternatif.
- Pastikan gula dan garam telah larut sebelum digunakan.
- Gunakan larutan setelah suhu tidak terlalu panas.
- Langkah air panas cuka acar tahan lama ini menjadi bagian yang sering digunakan dalam berbagai resep acar karena membantu menjaga hasil akhir selama masa penyimpanan.
4. Sterilisasi Wadah Kaca 10–15 Menit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4766618/original/060175000_1709892924-cucumber-stir-fried-with-tomatoes-red-beans-frying-pan.jpg)
Perbesar
Wadah penyimpanan memiliki peran penting dalam trik membuat acar rumahan. Wadah yang tidak dibersihkan dengan baik dapat memengaruhi kualitas acar selama penyimpanan. Karena itu, proses sterilisasi perlu dilakukan sebelum seluruh bahan dimasukkan ke dalam wadah.
Cara Sterilisasi Wadah
- Siapkan wadah kaca dan tutupnya.
- Cuci hingga bersih.
- Rebus atau kukus wadah selama 10–15 menit.
- Angkat dengan hati-hati.
- Letakkan pada permukaan bersih.
- Biarkan hingga kering.
- Pastikan tidak ada sisa air di dalam wadah.
- Siapkan untuk digunakan.
Wadah yang telah melalui proses ini membantu mengurangi risiko kontaminasi selama penyimpanan. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting agar acar dapat disimpan lebih lama tanpa pengawet tambahan.
5. Campurkan Semua Bahan Secara Merata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5020607/original/045530700_1732528278-cara-bikin-acar-timun-wortel.jpg)
Perbesar
Setelah seluruh bahan dan larutan siap, langkah berikutnya adalah mencampurkan semuanya dalam wadah yang telah disterilkan. Proses pencampuran perlu dilakukan secara merata agar setiap potongan bahan mendapatkan larutan dengan jumlah yang seimbang sehingga rasa tidak hanya terkumpul pada bagian tertentu saja.
Masukkan timun, wortel, bawang merah, cabai rawit, dan nanas ke dalam wadah, lalu tuangkan larutan yang telah dibuat sebelumnya hingga seluruh bahan terendam. Pastikan tidak ada bagian yang terlalu padat agar proses peresapan dapat berlangsung dengan lebih merata ketika acar didiamkan sebelum disimpan.
6. Rendam Acar 15 Menit Agar Bumbu Meresap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485790/original/082491000_1769558841-acar_timun.jpg)
Perbesar
Tahap perendaman menjadi bagian yang membantu menyatukan rasa seluruh bahan dalam trik membuat acar rumahan. Setelah semua bahan masuk ke dalam wadah dan terendam larutan, diamkan selama kurang lebih 15 menit sebelum disimpan.
Waktu tersebut membantu gula, garam, cuka, serta sari dari bahan lain mulai bercampur sehingga rasa yang dihasilkan lebih seimbang. Cara ini juga membantu mengurangi kesan rasa asam yang terlalu terasa pada awal pembuatan dan membuat acar lebih nyaman disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan.
7. Simpan di Kulkas Agar Tahan 1 Minggu hingga 3 Bulan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7151318/original/013492500_1779939784-Menyimpan_Acar_1.jpg)
Perbesar
Penyimpanan menjadi tahap terakhir yang menentukan keberhasilan trik membuat acar rumahan. Acar yang sudah selesai dibuat sebaiknya tidak langsung ditutup saat masih panas karena dapat menghasilkan uap air di dalam wadah. Biarkan terlebih dahulu hingga suhu turun sebelum dipindahkan ke tempat penyimpanan.
Suhu penyimpanan yang stabil membantu menjaga kualitas bahan selama masa simpan. Karena itu, penggunaan kulkas atau chiller menjadi pilihan yang umum digunakan untuk mempertahankan rasa serta bentuk bahan di dalam acar.
Cara Menyimpan
- Pastikan acar sudah tidak panas.
- Tutup wadah hingga rapat.
- Simpan di kulkas atau chiller sekitar 4°C.
- Hindari membuka wadah terlalu sering.
- Gunakan alat bersih saat mengambil acar.
- Tutup kembali setelah digunakan.
Tips Penyimpanan
- Acar dapat bertahan lebih dari satu minggu dalam kulkas.
- Masa simpan dapat mencapai tiga bulan jika tidak menggunakan tambahan air.
- Simpan dalam wadah tertutup rapat.
- Hindari paparan suhu ruang terlalu lama setelah dikeluarkan dari kulkas.
Dengan penyimpanan yang tepat, trik membuat acar rumahan dapat membantu menghasilkan acar yang tetap layak dikonsumsi dalam waktu lebih panjang tanpa memerlukan pengawet.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Membuat Acar Rumahan Tahan Lama Tanpa Pengawet
1. Kenapa acar timun cepat basi?
Acar timun cepat basi biasanya disebabkan oleh kandungan air berlebih, wadah yang tidak steril, atau penyimpanan pada suhu yang tidak sesuai.
2. Apakah biji timun harus dibuang saat membuat acar?
Ya, biji timun sering dibuang karena mengandung banyak air yang dapat memengaruhi masa simpan acar.
3. Berapa lama acar rumahan bisa bertahan?
Acar rumahan dapat bertahan lebih dari satu minggu di kulkas dan bisa mencapai sekitar tiga bulan jika disimpan dengan benar.
4. Apakah acar harus menggunakan cuka?
Tidak harus. Cuka dapat diganti dengan perasan lemon sesuai selera.
5. Bagaimana cara menyimpan acar agar tahan lama?
Gunakan wadah kaca yang telah disterilkan, tutup rapat, lalu simpan dalam kulkas atau chiller dengan suhu sekitar 4°C.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8473130/original/002077600_1782382370-unnamed__11_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8472862/original/055512400_1782378467-1565466072115617269.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561573/original/005592000_1776752523-anastasiia-chepinska-qZ6uvJHLHFc-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8468232/original/013921600_1782370463-WhatsApp_Image_2026-06-25_at_12.48.06.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5449567/original/096151900_1766071524-pexels-macarius-draftstudio-851034634-23879736.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8468722/original/048915200_1782371121-f4ca0a36-7d38-4a3e-84a5-6b4000858f07.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8470770/original/054863600_1782373697-tahu_sakura_enak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8465984/original/005004700_1782367337-18187903363673619421.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8464588/original/082741800_1782365373-Jaket_Parasut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8465112/original/027272600_1782366316-hl2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8459003/original/031327800_1782358123-rose_x_puma.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8460938/original/080469600_1782360515-cropped-e87dc091-ee03-417b-b46f-48329977c6a8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8464246/original/047571100_1782365011-soft_chewy_cookies.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8466410/original/010404000_1782367803-54a753c9-f024-4768-b3a6-d3afc664c160.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474545/original/072821600_1768484569-WhatsApp_Image_2026-01-14_at_21.42.52__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8461796/original/021036400_1782361606-b78b83ec-5fad-46a1-9e1f-ca81f01fb000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8457463/original/028807700_1782355949-cropped-41370f3f-f82d-4716-9acf-cc7f83dd3929.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8463410/original/055570200_1782363951-2172548214653296817.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8460579/original/006143600_1782360072-cropped-10945b1d-0b67-419c-9e31-ac95f778d2c7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4053699/original/004680000_1655281227-pexels-dario-fernandez-ruz-6827322.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4760147/original/069717400_1709453620-000_34KK8VE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523071/original/048232900_1772787980-Deluxe_plus_Model.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4276088/original/087489800_1672296030-20221229-Revitalisasi-Pasar-Faizal-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515230/original/078819900_1772166925-IMG_20260227_113226_459.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516147/original/045962400_1772261219-ruam.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514152/original/097193900_1772081929-unnamed__82_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4799575/original/075150300_1712765385-Screenshot__658_.jpg)