Sepatu Valentino Rp 18 Juta Mirip Kuku Babi Picu Kontroversi, Apa yang Terjadi?

11 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Sepatu hak tinggi kerap menarik perhatian para pencinta mode. Kali ini sorotan tertuju pada Open Toe Révélé Suede Pumps 105 mm dari rumah mode Valentino Garavani yang dibanderol sekitar USD 1.100 (setara Rp 17 juta).

Melansir New York Post, Rabu, 3 Juni 2026, sepatu tersebut semakin populer setelah dikenakan sejumlah selebriti ternama, termasuk Hailey Bieber dan Tyla. Meski begitu, desainnya yang tidak biasa justru memicu kontroversi di media sosial.

Sorotan utamanya adalah bentuk ujung sepatu yang dinilai banyak warganet menyerupai kuku babi. Sebagian bahkan menyebut desainnya membuat kaki pemakainya terlihat seperti kaki babi yang membengkak.

"Sepatu yang sempurna untuk pulang sambil mengeong," tulis salah seorang pengguna media sosial. Komentar tersebut muncul di kolom unggahan video viral seorang influencer asal New York yang memperagakan sepatu kontroversial tersebut, merujuk pada lagu anak-anak populer This Little Piggy.

Meski banyak dikritik, tidak sedikit pula penggemar fesyen yang mengapresiasi desain avant-garde Valentino dan menganggapnya sebagai bentuk ekspresi kreatif yang berani serta berbeda dari sepatu hak tinggi pada umumnya. Sepatu hak tinggi setinggi 10,5 cm itu dilengkapi tali transparan berbahan polimer yang membentang di bagian depan.

Detail tersebut menciptakan efek barely there atau seolah kaki tidak mengenakan alas apa pun, sekaligus menjadi ciri khas desain yang mencuri perhatian. Selain siluetnya yang unik, sepatu ini juga dihiasi aksesori VLogo Signature dengan sentuhan kuningan antik yang mempertegas identitas khas Valentino Garavani.

Model sepatu itu tersedia dalam beberapa pilihan warna, mulai dari hitam, cokelat kemerahan, hingga biru kehijauan, dengan ukuran wanita yang berkisar dari 5 hingga 12.

Tyla dan Hailey Bieber Ikut Populerkan Sepatu Valentino yang Kontroversial

Sepatu Valentino itu semakin menjadi sorotan setelah dikenakan sejumlah selebritas ternama. Salah satunya adalah penyanyi peraih Grammy, Tyla, yang tampil memukau di Met Gala 2026 dengan gaun aquamarine rancangan khusus Valentino.

Pelantun lagu Water tersebut memadukan sepatu kontroversial itu dengan busana karya Alessandro Michele yang terdiri dari atasan transparan berhias kristal dan rok turquoise terang dengan belahan tinggi. Detail tersebut membuat sepatu Valentino menjadi salah satu pusat perhatian dalam penampilannya di karpet merah.

Tak hanya Tyla, Hailey Bieber juga turut memperkuat popularitas desain tersebut. Saat mempromosikan lini kecantikannya, Rhode, pada musim semi tahun ini, Hailey terlihat mengenakan versi hitam dari sepatu tersebut yang menonjolkan siluet kaki jenjangnya. Kehadiran dua figur berpengaruh ini semakin mengukuhkan status sepatu Valentino sebagai salah satu item fashion yang paling banyak diperbincangkan tahun ini.

Kontroversi Sepatu Berdesain Unik

Valentino bukan satu-satunya rumah mode mewah yang menghadapi kritik tajam publik akibat desain alas kaki yang dianggap tidak biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah merek fashion ternama juga sempat menjadi sasaran perdebatan di media sosial karena menghadirkan sepatu dengan konsep yang dinilai terlalu eksperimental.

Salah satunya adalah sepatu hak tinggi berbahan renda dari Loewe yang viral saat pertama kali diperkenalkan pada 2023. Sepatu seharga USD 1.850 (setara Rp 33 juta) tersebut dihiasi aksen balon lateks yang tampak mengempis, sehingga memicu beragam komentar sinis dari para pencinta mode. Banyak warganet menilai desainnya lebih mirip alat pel lantai dibandingkan alas kaki mewah.

Kontroversi serupa juga dialami Chanel melalui koleksi sandal rancangan Mathieu Blazy yang diperkenalkan pada April 2026. Desain sandal tersebut menuai kritik karena tampil sangat minimalis dan dianggap kurang fungsional. Alas kaki itu hanya terdiri dari platform tipis pada bagian tumit yang dipadukan dengan tali yang melilit pergelangan kaki, sehingga nyaris tidak memberikan perlindungan bagi pemakainya.

Kolaborasi Nike dan Swarovski

Sementara, Nike dan Swarovski kembali berkolaborasi sejak menjalin kemitraan pada 2013. Terbaru, mereka meluncurkan Air Jordan 1 High OG wanita yang bertabur kristal Swarovski pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Mengutip WWD, Minggu, 22 Maret 2026, sepatu Nike pertama Michael Jordan itu disebut berbeda dari koleksi kolaborasi sebelumnya, seperti Air Max 97, Air Force 1 hingga Air Jordan 1 Low. Sepatu itu tidak menggunakan hiasan kristal yang berlebihan dalam berbagai ukuran, tetapi hanya sebagian dari lapisan atas kulit yang dihiasi kristal sehingga sentuhan abu-abu dan putih yang halus tetap terlihat.

Topografi rumit dari material khas Swarovski yang dibuat di Austria dengan presisi dan (disempurnakan dengan logo Jumpman yang ditinggikan membuat harganya cukup tinggi. Anda perlu mengeluarkan kocek USD 1.005 (sekitar Rp17 juta) untuk sepatu tersebut.

Tidak hanya estetika yang diperhatikan, produsen juga memastikan fitur-fitur fungsional pada sepatu disempurnakan untuk membuat nyaman penggunanya. Kerah pergelangan kaki yang empuk, bantalan ringan di midsole, dukungan 360 derajat, dan sol luar dengan daya cengkeram tinggi untuk menjaga keseimbangan di permukaan apa pun, dari lapangan basket hingga trotoar.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |