Liputan6.com, Jakarta - Di era yang dipenuhi citra visual dan arus informasi tanpa henti, seniman Jepang NEUNOA menghadirkan ruang refleksi melalui pameran solo bertajuk Inside & Outside. Berlangsung di Vice & Virtue Gallery dan Rika Contemporary, Jakarta Art Hub, Gondangdia, Menteng, pameran yang berlangsung sampai 5 Juli 2026 itu mengajak publik meninjau kembali cara mereka memahami seseorang di tengah dominasi penilaian yang sering kali berangkat dari tampilan luar.
Melalui rangkaian karya yang memadukan lukisan, kayu, dan bordir, NEUNOA mengeksplorasi hubungan antara identitas personal, persepsi publik, serta pengaruh lingkungan sosial dalam membentuk cara pandang manusia. Kurator sekaligus pemilik Vice & Virtue Gallery, Robin, menjelaskan bahwa konsep pameran berangkat dari fenomena manusia kerap menilai berdasarkan yang terlihat di permukaan.
Figur-figur yang hadir dalam karya NEUNOA dibalut lapisan warna tebal, guratan ekspresif, dan elemen abstrak. Itu merepresentasikan berbagai tekanan eksternal, mulai dari ekspektasi sosial, stereotip, hingga derasnya informasi yang terus mengelilingi kehidupan modern.
Pameran ini tidak hanya menghadirkan pengalaman visual, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai bagaimana citra seseorang dibangun, diterima, dan dipahami oleh masyarakat.
"Kalau kita lihat, figur-figur dalam karya NEUNOA selalu dikelilingi elemen abstrak. Itu menggambarkan kebisingan yang hadir di sekitar manusia dan memengaruhi cara kita memahami diri sendiri maupun orang lain," ujar Robin saat media tour pembukaan pameran, Jumat, 5 Juni 2026.
Identitas dalam Era Citra Visual
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7845194/original/063260500_1780667390-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_20.23.30.jpeg)
Perbesar
Dalam praktik artistiknya, NEUNOA kerap menggunakan figur publik dari dunia musik, film, politik, dan budaya populer sebagai titik awal penciptaan karya. Alih-alih menampilkan sosok tersebut secara utuh, ia justru mengaburkan detail tertentu melalui lapisan warna, tekstur, dan bentuk visual yang kompleks.
Pendekatan ini berangkat dari ketertarikannya terhadap cara masyarakat mengonsumsi informasi visual. Di tengah perkembangan media dan teknologi digital, figur publik sering kali berubah menjadi simbol yang direproduksi berulang kali tanpa benar-benar dipahami sebagai individu yang memiliki pengalaman dan cerita yang berlapis.
Melalui karya-karyanya, NEUNOA berupaya menggeser perhatian dari sosok yang ditampilkan menuju proses pembentukan persepsi itu sendiri. Ia mempertanyakan bagaimana opini terbentuk, bagaimana label diberikan, dan bagaimana identitas seseorang sering kali disederhanakan menjadi citra yang mudah dikenali.
Dalam teks kuratorial pameran disebutkan bahwa NEUNOA sengaja menghilangkan penanda seperti usia, gender, kewarganegaraan, maupun ras. Pilihan tersebut dilakukan untuk mengarahkan fokus pengunjung pada aspek kemanusiaan yang lebih universal dan melampaui kategori-kategori sosial yang selama ini digunakan untuk mendefinisikan seseorang.
Keberagaman Medium sebagai Bagian dari Narasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7845195/original/072506600_1780667390-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_20.23.29.jpeg)
Perbesar
Salah satu daya tarik utama Inside & Outside terletak pada keberanian NEUNOA menggunakan berbagai medium dalam satu rangkaian pameran. Berbeda dengan banyak seniman yang memilih fokus pada satu pendekatan visual, NEUNOA justru menerjemahkan gagasannya melalui material yang beragam.
Kanvas menjadi medium yang paling dominan dalam pameran ini. Melalui lapisan cat yang tebal dan sapuan warna yang ekspresif, ia membangun karakter visual yang menjadi ciri khas praktik artistiknya. Namun, eksplorasinya tidak berhenti di sana.
Pada sejumlah karya, NEUNOA menggunakan kayu bukan hanya sebagai permukaan untuk melukis, melainkan sebagai material yang dibentuk secara langsung sesuai kebutuhan konsep. Bentuk fisik karya menjadi bagian penting dari narasi yang ingin disampaikan.
"Yang membedakan pameran ini adalah keberagaman media yang digunakan. Dia tidak hanya melukis di atas kanvas, tetapi juga menggunakan kayu dan bordir. Bahkan beberapa karya kayunya dibentuk langsung mengikuti ide yang ingin diwujudkan," kata Robin.
Keberagaman medium tersebut menunjukkan bahwa gagasan artistik tidak selalu bergantung pada satu material tertentu. Setiap medium menawarkan karakter yang berbeda dan memungkinkan pesan yang sama hadir melalui pengalaman visual yang beragam.
Ruang Pertemuan Budaya Jepang dan Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7845196/original/081758400_1780667390-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_20.23.29__1_.jpeg)
Perbesar
Selain menghadirkan refleksi personal, Inside & Outside juga menjadi ruang dialog antara budaya Jepang dan Indonesia. Pemilihan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan dinilai relevan dengan tema yang diangkat karena kota ini menjadi titik pertemuan berbagai latar belakang sosial, budaya, dan nilai yang terus berkembang.
Dalam teks kuratorial pameran disebutkan bahwa hubungan panjang antara Indonesia dan Jepang turut menjadi konteks penting dalam kolaborasi ini. Melalui pertemuan dua perspektif budaya yang berbeda, pameran menghadirkan kesempatan bagi publik untuk melihat bagaimana pengalaman sosial dan lingkungan dapat memengaruhi cara seorang seniman memandang dunia.
Robin menilai seni memiliki kemampuan untuk menjembatani perbedaan tanpa harus bergantung pada bahasa verbal. "Karya seorang seniman pasti dipengaruhi lingkungan tempat dia tumbuh. Ketika karya itu dipamerkan di negara lain, orang bisa melihat cara pandang yang berbeda dan belajar dari pengalaman budaya tersebut," katanya.
Semangat tersebut juga diperluas melalui pameran kolektif bertajuk Parallel Conversation yang berlangsung di ASTHA District 8, Jakarta Selatan. Pameran tersebut mempertemukan lebih dari 20 seniman dari Indonesia dan Jepang dengan sekitar 100 karya seni yang ditampilkan dalam satu ruang bersama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396512/original/066602000_1761738450-Jam_Gadang_Minangkabau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263853/original/028857400_1782022457-0133b3c2-60e7-4be8-801d-6afac4888b08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263849/original/069137000_1782021950-Untitledo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263779/original/092763300_1782011943-LJS_x_Ocean_Star_200_Event_Photo__3_.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263806/original/081132800_1782015144-DSC04934.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263774/original/069400600_1782010535-063_2282237261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263679/original/093612000_1781955257-nasi_lemak_ayam_taliwang_singapura.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263666/original/036517800_1781954973-Kafe_view_merapi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263527/original/076575300_1781937053-Wisata_Ramah_Muslim.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284532/original/043691700_1752640844-Depositphotos_230872812_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323152/original/050875700_1755763529-Screenshot_2025-08-21_145805.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263516/original/090623400_1781935713-IMG_0406.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262539/original/083653300_1781835444-paola_serena.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259424/original/022929600_1781500210-Depositphotos_249180064_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4995094/original/059731900_1730979049-WhatsApp_Image_2024-11-07_at_03.06.59.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4803268/original/031399500_1713261102-WhatsApp_Image_2024-04-16_at_16.41.58_6874e0c4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8218085/original/041138200_1781077635-15475646451035007697.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519756/original/016723500_1772595902-unnamed__22_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511163/original/089854700_1771897892-Menggoreng_kacang_telur_kribo__Gemini_AI_.jpg)