Resep Sate Klatak Empuk dan Tidak Bau Prengus, Hidangan Lezat Khas Yogyakarta

10 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Sate klatak, sebuah hidangan ikonik dari Yogyakarta, menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dari sate pada umumnya. Keunikan sate ini terletak pada kesederhanaan bumbu yang menonjolkan kualitas daging kambing muda, serta penggunaan tusuk sate dari jeruji besi. Panduan ini akan membahas secara tuntas resep sate klatak empuk dan tidak bau prengus yang dapat Anda praktikkan di dapur.

Penggunaan tusuk sate berbahan besi bukan tanpa alasan, melainkan memiliki fungsi krusial dalam proses pematangan daging. Panas yang dihantarkan oleh besi membantu daging matang secara merata dari dalam ke luar, menjaga tekstur daging tetap lembut. Pendekatan ini menghasilkan sate yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki karakteristik khas yang sulit ditiru.

Panduan ini menyajikan informasi lengkap untuk membuat sate klatak di rumah, mulai dari sejarah singkat, daftar bahan-bahan yang dibutuhkan, langkah-langkah pembuatan, hingga tips untuk mendapatkan hasil maksimal. Simak cara lengkap membuatnya berikut ini, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jum'at (21/5/2026).

Sejarah Sate Klatak yang Melegenda

Sate klatak merupakan kuliner khas dari Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, yang telah dikenal sejak puluhan tahun lalu. Salah satu tokoh yang kerap disebut sebagai perintisnya adalah Mbah Ambyah dari Jejeran, Wonokromo, Pleret, yang mulai berjualan sekitar tahun 1940-an. Namun, ada pula catatan yang menyebut sate klatak telah tercantum dalam pustaka tulis Departemen Pertanian pada tahun 1967.

Nama "klatak" diyakini berasal dari suara "klatak-klatak" yang muncul ketika lemak kambing menetes ke bara api saat proses pembakaran. Versi lain menyebut nama tersebut berkaitan dengan buah melinjo yang banyak berjatuhan di sekitar lokasi warung Mbah Ambyah pada masa awal berdirinya usaha sate ini.

Keunikan sate klatak terletak pada penggunaan jeruji besi sepeda sebagai tusuk sate, bukan bambu seperti sate pada umumnya. Jeruji besi membantu menghantarkan panas hingga ke bagian dalam daging sehingga matang lebih merata. Selain itu, bumbu yang digunakan sangat sederhana, umumnya hanya garam dan sedikit merica, sehingga cita rasa asli daging kambing tetap terasa. 

Bahan-Bahan untuk Sate Klatak Empuk

Untuk membuat sate klatak yang otentik dan lezat, pemilihan bahan-bahan berkualitas adalah kunci utama. Berikut adalah daftar bahan yang diperlukan, termasuk untuk kuah gulai sebagai pelengkap.

Bahan Sate:

  • Daging kambing muda atau domba, potong dadu ukuran sekitar 2 x 2 cm (sekitar 500-600 gram).
  • Bawang putih, haluskan (sekitar 5-6 siung atau 50 gram).
  • Garam (sekitar 1 sendok teh atau secukupnya).
  • Air perasan jeruk limau atau jeruk nipis (sekitar 1-2 sendok makan).
  • Tusuk sate berbahan besi atau stainless steel.

Bumbu Olesan (opsional):

  • Margarin (sekitar 150-250 gram).
  • Kecap manis (sekitar 100-170 ml).
  • Bawang putih, dipanggang dan dihaluskan (sekitar 3-6 siung atau 50 gram).
  • Jahe, haluskan (sekitar 25 gram atau 3 cm).

Bahan Kuah Gulai (sebagai pelengkap):

  • Tetelan daging kambing, iris tipis (sekitar 300 gram).
  • Tulang kambing (sekitar 500 gram).
  • Santan cair (sekitar 500-750 ml).
  • Santan kental (sekitar 80-200 ml).
  • Serai, memarkan (sekitar 1-2 batang).
  • Daun jeruk (sekitar 2-3 lembar).
  • Bumbu halus untuk gulai (bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kemiri, lengkuas, jintan, garam, merica).
  • Bumbu bubuk (cengkeh, kayu manis, ketumbar, jintan).
  • Air asam jawa (sekitar 1 sendok makan).
  • Minyak goreng (sekitar 3 sendok makan).

Panduan Lengkap Cara Membuat Sate Klatak

Proses pembuatan sate klatak melibatkan beberapa tahapan penting, mulai dari persiapan daging hingga pembakaran dan penyajian. Ikuti langkah-langkah ini untuk menghasilkan sate yang matang sempurna dan lezat.

Persiapan Daging:

  • Potong daging kambing dengan ukuran dadu sekitar 2x2 cm.
  • Lumuri daging kambing dengan bawang putih halus, garam, dan air perasan jeruk limau atau nipis secara merata.
  • Diamkan daging dalam lemari pendingin selama 40 menit hingga 2 jam agar bumbu meresap.

Membuat Kuah Gulai (opsional):

  • Tumis bumbu halus, serai, dan daun jeruk hingga harum.
  • Masukkan irisan tetelan daging dan tumis hingga setengah matang.
  • Tambahkan bumbu bubuk (cengkeh, kayu manis, ketumbar, jintan) lalu tuang santan cair.
  • Tambahkan santan kental dan masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga kuah mengental dan matang.

Menyusun dan Membakar Sate:

  • Campurkan bahan-bahan olesan (margarin, kecap manis, bawang putih panggang, jahe) jika menggunakan.
  • Tusuk potongan daging kambing ke tusuk sate besi.
  • Panaskan bara arang atau grill pan.
  • Bakar sate di atas bara, sesekali diolesi bumbu olesan dan dibalik hingga matang merata.

Penyajian:

  • Sajikan sate klatak dengan kuah gulai hangat dan pelengkap seperti acar, irisan kol, tomat, cabai rawit, dan bawang goreng.

Tips Sate Klatak Empuk dan Tidak Bau Prengus

Pemilihan Daging:

  • Pilih daging kambing muda atau domba karena cenderung lebih lembut dan memiliki aroma khas yang tidak terlalu kuat.
  • Penggunaan kambing betina juga dapat membantu mengurangi aroma khas yang lebih kuat pada kambing jantan.
  • Bagian paha belakang, punggung, dan has dalam memiliki serat otot yang lebih sedikit, sehingga lebih mudah diolah.

Penanganan Daging:

  • Hindari mencuci daging kambing karena dapat mempertajam aroma khas dan membuat daging berisiko menjadi alot.
  • Jika daging terlanjur dicuci, penggunaan jeruk nipis dapat membantu mengurangi aroma khas.
  • Baluri daging dengan garam dan diamkan sekitar satu jam untuk membantu mengurangi aroma khas.
  • Buang lapisan lemak berlebih pada daging, namun tidak perlu sampai bersih total karena lemak memberikan rasa gurih.
  • Potong daging melintang atau berlawanan dengan serat untuk mengurangi aroma khas dan membuat daging lebih lembut.

Proses Marinasi dan Pembakaran:

  • Marinasi daging dengan bumbu selama 40 menit hingga 2 jam di lemari pendingin agar bumbu meresap.
  • Nanas dapat digunakan untuk melunakkan daging, namun perendaman tidak boleh terlalu lama (sekitar 15-20 menit) agar daging tidak lembek.
  • Bakar sate menggunakan arang dengan api yang panas dan stabil.
  • Proses pembakaran yang cepat (sekitar lima menit) membantu menjaga sari daging tetap di dalam, menghasilkan sate yang lembut.

Pertanyaan Umum Seputar Sate Klatak

Apa yang membuat sate klatak berbeda dari sate lainnya?

Sate klatak memiliki bumbu minimalis (garam dan merica) dan menggunakan tusuk sate dari jeruji besi sepeda.

Mengapa sate klatak menggunakan tusuk besi?

Tusuk besi menghantarkan panas secara merata ke seluruh bagian daging, memastikan sate matang sempurna dari dalam ke luar.

Bagaimana cara menghilangkan aroma khas pada daging kambing untuk sate klatak?

Beberapa cara meliputi tidak mencuci daging, membaluri dengan garam atau perasan jeruk nipis, serta memilih daging kambing muda atau betina.

Apakah sate klatak selalu disajikan dengan kuah gulai?

Sate klatak umumnya disajikan dengan kuah gulai hangat sebagai pelengkap, meskipun ada juga yang menyajikannya dengan sambal kecap.

Bagian daging kambing mana yang paling cocok untuk sate?

Bagian paha belakang, punggung, dan has dalam merupakan pilihan terbaik untuk sate kambing karena memiliki serat yang lebih halus, tekstur lebih empuk, dan aroma yang tidak terlalu kuat.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |