Resep Kue Bugis Kukus dengan Isian Kelapa Manis, Lembut dan Legit di Setiap Gigitan

1 week ago 44

Liputan6.com, Jakarta - Resep kue Bugis kukus dengan isian kelapa manis merupakan salah satu warisan kuliner tradisional Indonesia yang digemari banyak kalangan. Jajanan ini menawarkan perpaduan rasa manis dari isian kelapa dan gurih dari adonan ketan, menjadikannya pilihan menarik untuk dicoba di rumah.

Kehadirannya sering menjadi pelengkap di berbagai acara atau sekadar camilan sore. Proses pembuatannya melibatkan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan, sehingga membuatnya dapat diakses oleh siapa saja.

Tekstur kue yang kenyal dan lembut memberikan pengalaman rasa khas. Aroma daun pisang sebagai pembungkus juga menambah daya tarik tersendiri. Dengan panduan tepat, siapa saja dapat menciptakan hidangan ini di dapur sendiri. Berikut resep kue Bugis kukus dengan isian kelapa manis, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (10/6/2026).

Mengenal Kue Bugis Kukus

Kue Bugis merupakan salah satu jajanan pasar tradisional yang populer di berbagai daerah di Indonesia. Kue ini berasal dari suku Bugis di Sulawesi Selatan dan telah menjadi bagian dari kekayaan kuliner Nusantara. Di beberapa daerah, terutama di Pulau Jawa, kue Bugis juga dikenal dengan nama kue mendut karena memiliki bentuk dan karakteristik yang serupa.

Kue tradisional ini kerap hadir sebagai sajian dalam acara keluarga, syukuran, hingga berbagai perayaan adat. Kue Bugis dibuat dari adonan tepung ketan yang menghasilkan tekstur lembut dan kenyal setelah dikukus. Bagian dalamnya diisi campuran kelapa parut dan gula merah yang memberikan rasa manis serta aroma khas.

Sebelum dikukus, adonan biasanya dibungkus dengan daun pisang yang menambah keharuman alami pada kue. Perpaduan tekstur yang lembut dengan isian kelapa manis menjadikan kue Bugis tetap digemari dari generasi ke generasi.

Bahan-Bahan Pilihan untuk Kue Bugis

Pembuatan kue Bugis kukus memerlukan dua komponen utama, yaitu kulit dan isian. Pemilihan bahan berkualitas akan memengaruhi hasil akhir.

Bahan Kulit:

  • Tepung ketan putih: 250-500 gram.
  • Santan kental: 200 ml (atau 100-440 ml).
  • Garam: 1/4 - 1/2 sendok teh.
  • Gula pasir: 1-2 sendok makan (opsional).
  • Minyak goreng: 1 sendok makan (opsional).
  • Pewarna hijau (opsional, dari air daun suji atau pasta pandan).
  • Kentang kukus, haluskan: 1 buah (opsional, 50-100 gram).
  • Tepung beras: 25-50 gram (opsional).
  • Mentega: 60-70 gram (opsional).

Bahan Isian (Unti Kelapa):

  • Kelapa parut (setengah tua): 200-400 gram.
  • Gula merah, sisir halus: 100-300 gram.
  • Gula pasir: 50-75 gram (opsional).
  • Garam: 1/4 - 1 sendok teh.
  • Daun pandan: 1-3 lembar.
  • Air: 50-200 ml.
  • Tepung ketan: 1.5 sendok teh (opsional).

Pembungkus:

  • Daun pisang secukupnya.

Langkah-Langkah Pembuatan yang Tepat

Proses pembuatan kue Bugis kukus terbagi menjadi beberapa tahapan penting. Setiap langkah perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil optimal.

  • Membuat Isian (Unti Kelapa): Campurkan kelapa parut, gula merah, gula pasir, garam, dan daun pandan dalam wajan. Masak campuran tersebut dengan api kecil sambil terus diaduk hingga air menyusut dan isian mengering serta mengental. Angkat isian dari wajan dan biarkan dingin, kemudian bentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.
  • Membuat Adonan Kulit: Dalam wadah terpisah, campurkan tepung ketan, gula pasir, dan garam hingga rata. Tuangkan santan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diuleni. Uleni adonan hingga kalis dan tidak lengket di tangan, serta bisa dibentuk. Jika ingin menambahkan warna, masukkan pewarna makanan atau air daun suji, lalu uleni kembali hingga warna merata.
  • Membentuk Kue: Ambil sedikit adonan kulit, pipihkan di telapak tangan. Letakkan satu bulatan isian kelapa di bagian tengah adonan yang sudah dipipihkan. Tutup isian dengan adonan kulit hingga rapat, lalu bentuk menjadi bulatan.
  • Membungkus: Siapkan daun pisang yang sudah dilayukan di atas api atau direndam air panas, lalu olesi sedikit minyak agar tidak lengket. Letakkan adonan kue yang sudah diisi di atas daun pisang. Bungkus adonan dengan daun pisang, bisa dibentuk segitiga atau kerucut.
  • Mengukus: Panaskan kukusan hingga air mendidih. Tata kue Bugis yang sudah dibungkus di dalam kukusan dengan jarak yang cukup. Kukus kue selama sekitar 15 hingga 25 menit atau sampai matang. Setelah matang, angkat kue dari kukusan dan biarkan sedikit dingin sebelum disajikan.

Tips Mencapai Hasil Kue Bugis Maksimal

Beberapa tips dapat diterapkan untuk memastikan Kue Bugis Kukus memiliki tekstur dan rasa sempurna. Perhatian pada detail kecil dapat membuat perbedaan besar.

  • Gunakan tepung ketan berkualitas baik untuk mendapatkan tekstur kulit yang kenyal dan lembut.
  • Pastikan santan yang digunakan tidak terlalu encer agar adonan tidak terlalu basah atau lembek.
  • Uleni adonan kulit hingga benar-benar kalis dan tidak lengket di tangan.
  • Layukan daun pisang di atas api atau rendam dalam air panas, lalu olesi sedikit minyak untuk mencegah kue menempel.
  • Kukus kue dengan api sedang agar matang merata dan kulitnya tidak pecah.
  • Simpan kue dalam wadah tertutup di suhu ruang untuk 1-2 hari atau di dalam kulkas untuk waktu yang lebih lama.
  • Masak isian kelapa (unti) hingga kering dan bisa dibulatkan agar tidak mudah basi dan rasanya legit.
  • Aduk terus-menerus santan saat dimasak hingga mengental untuk menghindari santan pecah.
  • Olesi cetakan atau loyang dengan sedikit minyak sebelum mengukus agar kue tidak menempel.
  • Penggunaan daun pandan pada isian akan menambah aroma khas.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Kue Bugis Kukus

Q: Kue Bugis berasal dari mana?

A: Kue Bugis berasal dari suku Bugis, Sulawesi Selatan.

Q: Berapa lama Kue Bugis bisa bertahan?

A: Kue Bugis dapat bertahan 1-2 hari pada suhu ruang dan hingga 5-7 hari jika disimpan dalam kulkas.

Q: Apakah Kue Bugis bisa dibekukan?

A: Ya, Kue Bugis bisa dibekukan hingga 1-2 bulan.

Q: Bisakah tepung ketan diganti tepung beras biasa?

A: Tidak disarankan, karena tepung ketan memberikan kekenyalan khas pada Kue Bugis.

Q: Mengapa Kue Bugis lembek?

A: Kue Bugis bisa menjadi lembek jika perbandingan tepung ketan dan air tidak sesuai, atau terlalu banyak air dalam adonan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |