Liputan6.com, Jakarta - Krengsengan merupakan hidangan daging khas dari Surabaya, Jawa Timur, yang dikenal luas berkat perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedasnya. Secara tradisional, masakan ini mengandalkan petis udang sebagai salah satu bumbu utama untuk menghasilkan kedalaman rasa dan warna gelap yang khas. Namun, bagi sebagian penikmat kuliner yang tidak menyukai petis atau memiliki alergi, krengsengan daging tanpa petis muncul sebagai alternatif populer yang tetap menjanjikan kelezatan dan kekayaan rasa otentik.
Modifikasi resep ini bertujuan untuk mempertahankan esensi cita rasa krengsengan asli, meskipun tanpa kehadiran petis udang. Kunci utama pengganti petis dalam krengsengan versi ini terletak pada kombinasi bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, dan jahe, yang diperkaya dengan kecap manis dan asam jawa. Penggunaan kecap manis yang cukup berperan vital dalam memberikan warna gelap dan rasa manis karamel, sementara asam jawa menyeimbangkan rasa manis dengan sentuhan segar. Proses memasak yang tepat, seperti menumis bumbu hingga harum dan memasak daging sampai empuk, juga krusial untuk menghasilkan krengsengan lezat tanpa petis.
Lantas bagaimana resep krengsengan daging tanpa petis ala rumahan yang tetap lezat dan kaya rasa? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (10/6/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Memilih Bahan dan Meracik Bumbu Kunci Cita Rasa
Untuk menghasilkan krengsengan daging tanpa petis yang istimewa, pemilihan bahan-bahan berkualitas dan perpaduan bumbu halus yang tepat menjadi fondasi utama. Daging sapi yang ideal untuk hidangan ini adalah bagian yang memerlukan waktu masak lebih lama agar empuk, seperti sandung lamur (brisket), sengkel (shank), atau has dalam (tenderloin). Pemotongan daging menjadi ukuran yang seragam juga penting untuk memastikan kematangan yang merata.
Bahan-bahan Utama:
- Daging Sapi: 500 gram, potong dadu atau sesuai selera.
- Minyak Goreng: Secukupnya, untuk menumis.
- Air: 200-300 ml, atau secukupnya untuk mengempukkan daging.
Bumbu halus merupakan inti dari cita rasa krengsengan, yang harus dihaluskan hingga benar-benar halus agar aromanya keluar maksimal dan meresap sempurna ke dalam daging. Kemiri yang disangrai sebelum dihaluskan akan mengeluarkan aroma lebih kuat dan membuat bumbu lebih gurih.
Bumbu Halus:
- Bawang Merah: 8-10 siung, ukuran sedang.
- Bawang Putih: 4-5 siung.
- Cabai Merah Besar: 3-5 buah, buang bijinya jika tidak ingin terlalu pedas.
- Cabai Rawit Merah: 5-10 buah, atau sesuai selera pedas.
- Kemiri Sangrai: 3-4 butir.
- Jahe: 2 cm.
- Kunyit (opsional): 1 cm.
Selain bumbu halus, bumbu pelengkap dan bahan lainnya memiliki peran krusial dalam membentuk karakter rasa krengsengan daging tanpa petis. Kecap manis adalah bumbu wajib yang memberikan warna gelap dan rasa manis khas. Sementara itu, asam jawa memberikan rasa segar dan menyeimbangkan rasa manis dari kecap.
Bumbu Pelengkap:
- Kecap Manis: 5-7 sendok makan, atau sesuai selera.
- Asam Jawa: 1 sendok teh, larutkan dengan sedikit air panas.
- Garam: 1 sendok teh, atau sesuai selera.
- Gula Pasir (opsional): 1/2 - 1 sendok teh (jika dirasa kurang manis).
- Kaldu Bubuk (opsional): 1/2 sendok teh, rasa sapi atau ayam.
Penambahan tomat tidak hanya memberikan kesegaran, tetapi juga membantu mengempukkan daging dan memperkaya saus. Rempah-rempah seperti daun salam, lengkuas, dan serai berfungsi sebagai aromatik alami yang membuat masakan semakin menggugah selera.
Bahan Lainnya:
- Daun Salam: 2 lembar.
- Lengkuas: 2 cm, memarkan.
- Serai: 1 batang, memarkan bagian putihnya.
- Tomat Merah: 1 buah, potong-potong.
- Cabai Rawit Utuh (opsional): Beberapa buah.
- Bawang Goreng: Untuk taburan saat disajikan.
Cara Memasak Krengsengan Tanpa Petis
Proses pembuatan krengsengan daging tanpa petis dimulai dengan persiapan daging dan bumbu, dilanjutkan dengan menumis bumbu hingga matang sempurna. Tahap ini sangat penting untuk memastikan semua bumbu mengeluarkan aroma terbaiknya dan tidak langu.
Cara Membuat:
- Persiapan Daging: Cuci bersih 500 gram daging sapi, lalu potong dadu atau sesuai selera. Untuk mempercepat proses pengempukan dan mengurangi bau amis, Anda bisa merebus daging terlebih dahulu hingga setengah matang, kemudian buang air rebusan pertama. Sisihkan.
- Menghaluskan Bumbu: Haluskan semua bumbu halus (bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai rawit merah, kemiri sangrai, jahe, dan kunyit jika digunakan) menggunakan blender atau ulekan hingga benar-benar halus dan tercampur rata.
- Menumis Bumbu: Panaskan sedikit minyak goreng dalam wajan atau panci dengan api sedang. Masukkan bumbu halus yang sudah dihaluskan, tumis hingga harum dan matang, ditandai dengan aroma kuat dan warna yang sedikit lebih gelap. Tambahkan daun salam, lengkuas memarkan, dan serai memarkan. Aduk rata dan tumis hingga semua bumbu layu dan aromanya keluar.
- Memasukkan Daging: Masukkan potongan daging sapi ke dalam tumisan bumbu. Aduk rata hingga daging berubah warna dan terbalut bumbu. Proses ini membantu daging menyerap bumbu awal dan mengunci sari-sarinya.
- Menambahkan Cairan dan Bumbu Pelengkap: Tuangkan air ke dalam wajan hingga daging terendam atau sesuai kebutuhan. Masukkan larutan asam jawa, kecap manis, garam, gula pasir (jika dipakai), dan kaldu bubuk (jika dipakai). Tambahkan potongan tomat dan cabai rawit utuh (jika dipakai). Aduk rata semua bahan hingga tercampur sempurna.
- Memasak Hingga Empuk dan Meresap: Tutup wajan dan masak dengan api kecil hingga sedang. Biarkan daging empuk dan bumbu meresap sempurna ke dalam daging. Proses ini bisa memakan waktu sekitar 45-90 menit, tergantung jenis dan potongan daging. Sesekali aduk agar bumbu tidak gosong di dasar wajan dan daging matang merata. Jika air menyusut terlalu banyak dan daging belum empuk, tambahkan sedikit air panas lagi.
- Koreksi Rasa: Setelah daging empuk dan kuah mengental, cicipi dan koreksi rasa. Tambahkan garam, gula, atau kecap manis jika diperlukan hingga mencapai keseimbangan rasa manis, gurih, dan sedikit asam yang diinginkan.
- Penyelesaian: Masak terus hingga kuah mengental dan bumbu benar-benar meresap, serta daging terlihat mengkilap. Angkat dan sajikan krengsengan daging tanpa petis selagi hangat dengan taburan bawang goreng.
Tips Jitu untuk Krengsengan Daging Tanpa Petis yang Sempurna
Untuk memastikan krengsengan daging tanpa petis Anda tetap lezat dan kaya rasa, ada beberapa tips dan trik yang bisa diterapkan. Berikut tips jitu untuk krengsengan daging tanpa petis yang sempurna
- Dalam pemilihan daging, gunakan daging sapi segar berkualitas baik. Jika menggunakan daging beku, pastikan sudah dicairkan sempurna sebelum diolah. Untuk hasil yang lebih empuk, Anda bisa memarinasi daging dengan sedikit nanas parut selama 15-30 menit atau menggunakan metode presto.
- Kualitas kecap manis juga sangat mempengaruhi rasa krengsengan tanpa petis. Pastikan bumbu halus ditumis hingga benar-benar matang dan harum. Bumbu yang kurang matang akan menghasilkan rasa langu pada masakan. Gunakan api sedang agar bumbu tidak cepat gosong.
- Kesabaran adalah kunci dalam proses memasak daging hingga empuk dan bumbu meresap sempurna. Jangan terburu-buru; memasak dengan api kecil dan waktu yang cukup akan menghasilkan daging yang lebih empuk dan bumbu yang lebih meresap. Selalu cicipi masakan dan koreksi rasa secara bertahap, menyesuaikan kadar garam, gula, dan kecap manis hingga sesuai selera pribadi.
- Untuk variasi tambahan, Anda bisa menambahkan potongan kentang yang digoreng setengah matang ke dalam masakan saat daging sudah empuk. Kentang akan menyerap bumbu dan menambah tekstur. Potongan tahu atau tempe goreng juga bisa ditambahkan untuk variasi protein, atau irisan cabai hijau besar di akhir proses memasak untuk aroma yang berbeda.
- Sajikan krengsengan daging tanpa petis selagi hangat dengan nasi putih pulen. Taburan bawang goreng di atasnya akan menambah aroma dan tekstur renyah yang menggugah selera, memberikan kenikmatan maksimal.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Krengsengan Daging Tanpa Petis ala Rumahan
1. Apa itu krengsengan daging?
Krengsengan adalah masakan daging khas Surabaya, Jawa Timur, yang memiliki cita rasa manis, gurih, dan sedikit pedas. Secara tradisional, hidangan ini menggunakan petis udang sebagai bumbu utamanya.
2. Mengapa resep krengsengan daging tanpa petis menjadi populer?
Resep ini populer sebagai alternatif bagi mereka yang tidak menyukai petis udang atau memiliki alergi terhadapnya, namun tetap ingin menikmati kelezatan krengsengan dengan modifikasi bumbu yang seimbang.
3. Bumbu apa yang menggantikan petis udang dalam krengsengan tanpa petis?
Dalam krengsengan tanpa petis, kecap manis menjadi bumbu utama yang memberikan warna gelap dan rasa manis gurih, sementara asam jawa digunakan untuk menyeimbangkan rasa.
4. Bagaimana cara membuat daging sapi empuk untuk krengsengan?
Anda bisa memilih daging sapi bagian sandung lamur, sengkel, atau has dalam. Untuk mempercepat pengempukan, daging bisa direbus setengah matang terlebih dahulu, dimarinasi dengan sedikit nanas parut (15-30 menit), atau dimasak menggunakan panci presto.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263984/original/093060500_1782040813-raisaa_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263827/original/013105800_1782018644-LJS_x_Ocean_Star_200_Event_Photo__5_.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263884/original/097006900_1782027970-f2b61d3a-cbbb-452d-917a-7dccf72e2ced.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263903/original/058231700_1782032038-hotel_sofyan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396512/original/066602000_1761738450-Jam_Gadang_Minangkabau.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263853/original/028857400_1782022457-0133b3c2-60e7-4be8-801d-6afac4888b08.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263849/original/069137000_1782021950-Untitledo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263779/original/092763300_1782011943-LJS_x_Ocean_Star_200_Event_Photo__3_.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263806/original/081132800_1782015144-DSC04934.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263774/original/069400600_1782010535-063_2282237261.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7845193/original/053062200_1780667390-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_20.23.28.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263679/original/093612000_1781955257-nasi_lemak_ayam_taliwang_singapura.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263666/original/036517800_1781954973-Kafe_view_merapi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263527/original/076575300_1781937053-Wisata_Ramah_Muslim.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5284532/original/043691700_1752640844-Depositphotos_230872812_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323152/original/050875700_1755763529-Screenshot_2025-08-21_145805.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8263516/original/090623400_1781935713-IMG_0406.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8262539/original/083653300_1781835444-paola_serena.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259424/original/022929600_1781500210-Depositphotos_249180064_L.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530503/original/013584800_1773455795-Tepung_Terigu_Matang_Disangrai.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517728/original/058219800_1772438128-ruam_campak_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512483/original/085737900_1771981557-IMG-20260224-WA0053.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527628/original/088045100_1773208952-taruna_idul_fitri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4378255/original/070392100_1680235430-luisa-brimble-aFzg83dvnAI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1622111/original/030016800_1497325545-telor-ceplok-673x373px.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5315665/original/049375700_1755165938-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__2_of_75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511163/original/089854700_1771897892-Menggoreng_kacang_telur_kribo__Gemini_AI_.jpg)