Liputan6.com, Jakarta Resep ayam kukus saus tiram adalah pilihan tepat saat kamu ingin lauk gurih tanpa harus berkutat dengan gorengan berminyak. Teknik kukus membuat daging matang perlahan sehingga tetap juicy, empuk, dan menyerap bumbu sampai ke serat terdalam. Hasilnya, satu lauk rumahan yang ringan, praktis untuk menu harian maupun bekal, sekaligus ramah untuk kamu yang sedang menjaga pola makan.
Hidangan ini tumbuh dari tradisi masak Tionghoa yang sudah lama berbaur di banyak dapur Indonesia, terutama lewat penggunaan saus tiram sebagai penguat rasa. Alih-alih menutupi rasa asli ayam dengan bumbu berat, resep ini justru mengandalkan kesederhanaan, biar rasa alami daging tetap jadi bintang utamanya.
Berikut bahan, cara marinasi, sampai teknik mengukus yang benar. Ada pula tips anti-gagal dan beberapa variasi supaya kamu bisa menyesuaikannya dengan selera keluarga, dirangkum Liputan6.com pada Minggu (13/9/2026).
Sekilas tentang Ayam Kukus Saus Tiram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347060/original/099348000_1789268775-5853d00c-fb39-43b7-ae55-b11758d3bd74.jpg)
Perbesar
Ayam kukus saus tiram adalah interpretasi rumahan dari teknik masak Tionghoa yang menonjolkan rasa asli bahan. Sebagaimana dilansir dari laman China Sichuan Food, masyarakat di Provinsi Guangdong dan Guangxi gemar menyajikan ayam kukus karena metode ini menjaga cita rasa alami daging yang kaya komponen umami, dan proses mengukus mampu mempertahankan rasa itu semaksimal mungkin. Inilah yang membedakannya dari ayam saus tiram tumis atau goreng yang mengandalkan minyak panas dan api besar.
Kunci karakternya terletak pada saus tiram. Mengutip laman Great British Chefs, saus tiram justru tergolong penemuan yang relatif baru dibanding kecap kedelai, dan pertama kali dibuat pada 1888 oleh Lee Kum Sheung di kawasan Nanshui, Guangdong. Saus ini bahkan sudah dibawa hingga ke luar angkasa. Rasanya yang gurih-manis pekat membuatnya jadi bumbu andalan untuk melapisi ayam.
Sebagaimana dilaporkan The Woks of Life, ayam yang dimasak dengan saus tiram biasanya dipadukan dengan trio aromatik khas Tionghoa, yaitu daun bawang, jahe, dan bawang putih, untuk membangun lapisan rasa umami yang kaya. Jahe pada saat bersamaan juga membantu menyamarkan aroma amis khas unggas. Perpaduan inilah yang kita tiru dalam versi kukus agar hasilnya tetap harum tanpa perlu banyak bumbu.
Bahan-Bahan Ayam Kukus Saus Tiram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347061/original/005630600_1789268776-288c1bce-5cb6-4aea-b362-fc64df319ec0.jpg)
Perbesar
Bahan utama
- 600 gram paha ayam fillet tanpa tulang, potong 3-4 cm
- 3 cm jahe, iris tipis memanjang
- 2 batang daun bawang, potong 3 cm
Bumbu marinasi
- 3 sdm saus tiram
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdt minyak wijen
- 2 siung bawang putih, cincang halus
- 1 sdt jahe parut
- 1 sdm tepung maizena
- 1 sdm air matang
- 1/2 sdt lada putih bubuk
- 1/4 sdt gula pasir
Pelengkap
- 1 batang daun bawang, iris halus untuk taburan
- 1 buah cabai merah, iris serong (opsional)
- 1 sdm minyak sayur, panaskan (opsional untuk siraman)
Cara Membuat Ayam Kukus Saus Tiram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347062/original/013613300_1789268776-00fc5341-32eb-42a7-84d1-ddbc90bb87f7.jpg)
Perbesar
- Cuci paha ayam sampai bersih, tiriskan, lalu keringkan permukaannya dengan tisu dapur agar bumbu menempel sempurna.
- Campur saus tiram, kecap asin, minyak wijen, bawang putih, jahe parut, tepung maizena, air, lada putih, dan gula dalam mangkuk, lalu aduk hingga larut dan tidak menggumpal.
- Masukkan potongan ayam ke dalam bumbu, aduk hingga seluruh permukaannya terbalut rata, lalu diamkan minimal 30 menit di dalam kulkas.
- Tata ayam dalam satu lapisan di piring tahan panas, sisakan sedikit jarak antarpotongan, lalu letakkan irisan jahe dan potongan daun bawang di atasnya.
- Didihkan air dalam panci kukusan dengan api besar hingga beruap deras, dan pastikan tinggi air sekitar 2-3 cm.
- Masukkan piring berisi ayam, tutup rapat, lalu kukus selama 20-25 menit hingga daging matang dan tidak lagi berwarna merah muda di bagian tertebal.
- Angkat ayam, sisihkan air kukusan yang mengumpul di dasar piring karena kaya rasa dan bisa dijadikan saus.
- Taburi ayam dengan irisan daun bawang dan cabai merah, lalu siram dengan minyak sayur panas agar aromanya keluar.
- Sajikan ayam kukus saus tiram selagi hangat bersama nasi putih.
Mengacu pada panduan keamanan pangan USDA, semua bagian ayam aman disantap setelah suhu internalnya mencapai 74 derajat Celsius (165 F). Kalau kamu punya termometer daging, tusukkan ke bagian paling tebal tanpa mengenai tulang untuk memastikannya.
Tips agar Hasil Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5458127/original/010553800_1767071414-Daging_Ayam.jpg)
Perbesar
- Pilih paha, bukan dada.
Merujuk laman Omnivore's Cookbook, paha ayam tanpa tulang dan kulit tetap juicy setelah dikukus sehingga lebih aman dari risiko kering dibanding dada.
- Manfaatkan trik velveting.
Tambahan tepung maizena pada marinasi bukan sekadar pengental. Sebagaimana dikutip dari RecipeTin Eats, teknik velveting ala restoran Tionghoa memecah serat daging sehingga teksturnya jadi jauh lebih lembut, baik di bagian dalam maupun di permukaan.
- Jangan mengukus berlebihan.
Ketika ayam dimasak melewati titik matangnya.
- Pastikan uap sudah deras.
Isi kukusan dengan air 2-3 cm, panaskan hingga beruap penuh dengan api besar sebelum ayam masuk, dan tata potongan dalam satu lapisan agar panas menyebar merata.
- Jangan buang air kukusan.
Cairan yang menetes di dasar piring kaya rasa. Kentalkan sedikit dengan sisa larutan maizena untuk dijadikan saus siram yang mengilap.
Variasi dan Substitusi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347063/original/025861000_1789268776-c3ee8578-c37c-430d-8baa-e7321916a0f9.jpg)
Perbesar
- Tanpa angciu.
Resep ini sama sekali tidak memakai arak masak. Bila kamu menemukan versi lain yang memakainya, gantilah dengan sedikit air perasan jeruk nipis atau kaldu ayam supaya rasa tetap segar.
- Versi jamur dan sosis.
Tambahkan irisan jamur shiitake dan sedikit sosis Tionghoa (lap cheong) di atas ayam sebelum dikukus. Keduanya melepaskan rasa gurih ekstra yang meresap ke daging selama proses pengukusan.
- Versi pedas.
Selipkan irisan cabai rawit atau cabai merah ke dalam marinasi dan tambahkan lagi di atas ayam. Sensasi pedasnya menyeimbangkan rasa gurih-manis saus tiram.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Ayam Kukus Saus Tiram
Bagian ayam apa yang paling cocok untuk dikukus?
Paha adalah pilihan teraman karena kandungan lemaknya menjaga daging tetap lembap. Dada tetap bisa dipakai, tetapi kukus lebih singkat dan andalkan trik maizena agar tidak alot.
Bagaimana cara menyimpan sisa ayam kukus saus tiram?
Simpan dalam wadah kedap udara di kulkas dan habiskan dalam 2-3 hari. Panaskan kembali sampai benar-benar panas merata sebelum disantap, dan tambahkan sedikit air agar teksturnya tidak kering.
Apakah bisa dibuat tanpa saus tiram?
Bisa. Untuk rasa umami serupa, kombinasikan kecap asin dengan sedikit gula dan kecap manis. Ada pula saus tiram berbahan jamur yang cocok untuk kamu yang vegetarian.
Kenapa ayam kukus jadi berair dan hambar?
Biasanya karena air kukusan menetes ke daging atau potongan menumpuk sehingga panas tidak merata. Gunakan piring bertepi, tata satu lapis, dan pastikan marinasi cukup lama agar bumbu benar-benar meresap.
Dengan langkah sederhana ini, kamu bisa menghadirkan ayam kukus saus tiram yang lembut, harum, dan bersih dari minyak berlebih di meja makan. Sesuaikan tingkat asin dan pedasnya dengan selera keluarga, lalu nikmati bersama nasi hangat selagi sausnya masih mengilap.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346495/original/002322500_1789151585-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_21.38.28.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346802/original/085481400_1789204597-d154433a-52e7-4abd-aa9b-a54d6f4886e4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346796/original/007517700_1789204323-HL_tongseng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2394877/original/078535900_1540792222-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346628/original/019021600_1789186392-ChatGPT_Image_Sep_12__2026__11_10_17_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1970844/original/077411500_1520420504-Bandara_Juanda_T2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9344200/original/064650000_1788938480-01M20XACWY287MYD00WYF096GK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346258/original/032207800_1789118514-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_4.15.06_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420349/original/004770300_1763769447-000_84L4263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346267/original/068579300_1789119196-2042b8b6-f71e-4edd-9c42-cb9377eab965.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346227/original/058841500_1789117445-ati_ampela_geprek_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346219/original/047108100_1789117069-1bb9bbb3-7ce6-485c-a275-ac72cae0c9e5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4827890/original/074325300_1715333465-IMG_0167.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346213/original/033535800_1789116633-6fca1209-3ea3-4397-92b1-263b6dba0b81.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3110307/original/039289700_1587627848-bui-thanh-tam-MeddGoGS_sI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346096/original/025234200_1789109856-WhatsApp_Image_2026-09-11_at_13.05.47__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345852/original/069561400_1789097273-japanese-man-spending-time-outdoors-alone.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345933/original/028611100_1789099676-pexels-stiven-rivera-326722901-36242671.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9346012/original/081331200_1789105021-filip-rankovic-grobgaard-030ny3GAaY4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9345720/original/042718800_1789057947-000_C7RG2QL.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6610471/original/011715300_1779444215-ep-06-semua-demi-keluarga-28c099.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6682149/original/080813600_1779504411-20260522_095154.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5232439/original/082617800_1748237422-WhatsApp_Image_2025-05-26_at_12.21.20_3b863ea9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528537/original/052440100_1773287361-Gemini_Generated_Image_lplkyclplkyclplk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6102452/original/016280000_1778988285-Cara_Efektif_Menyimpan_Beras_25_Kg_Agar_Tidak_Berkutu_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3214945/original/091194600_1597992177-TAHU_KRISPI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9111011/original/024501100_1783051379-20260702_105924.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214050/original/035537300_1746710170-fe0e2972-05e3-4639-9e7a-5aa3593a8548.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6505400/original/089646500_1779362850-RS_Muhammadiyah_Lamongan_dan_Lazismu_Jatim_menggelar_makan_bakso_gratis_di_Yayasan_Bberkas_Bersinar_Abadi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8518325/original/097874700_1782444664-cropped-b1b071e0-12bb-43b0-b0ba-7c97cfd1f1e9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6585873/original/001610400_1779426788-portrait-asian-woman-exercising-work-out-gym.jpg)